Kerahkan Total Sumber Daya, TelkomGroup Pacu Pemulihan BTS di Wilayah Bencana Sumatra

Selasa, 16 Desember 2025 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teknisi Telkom melakukan pemulihan jaringan pasca bencana longsor dan banjir bandang di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat. Foto:Telkom

Teknisi Telkom melakukan pemulihan jaringan pasca bencana longsor dan banjir bandang di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat. Foto:Telkom

MATAPEDIA6.com, JAKARTA– TelkomGroup mengerahkan seluruh kemampuan jaringan untuk memulihkan layanan telekomunikasi pascabencana banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Hingga Sabtu (13/12), Telkom telah mengaktifkan kembali kantor Sentral Telepon Otomat (STO) di tiga provinsi tersebut dan kini memfokuskan percepatan pemulihan base transceiver station (BTS).

Di Sumatra Utara dan Sumatra Barat, TelkomGroup berhasil mengaktifkan sekitar 90 persen BTS. Sementara Aceh menjadi titik krusial dengan tingkat pemulihan baru mencapai 50 persen.

Baca juga: Spin-off InfraNexia Disetujui, Telkom Perkuat Kendali Bisnis Infrastruktur

“Kerusakan BTS terparah ada di Aceh. Kami fokuskan seluruh sumber daya TelkomGroup untuk mempercepat pemulihan. Target kami, 75 persen cakupan jaringan di setiap kota bisa aktif hari ini atau besok,” ujar Direktur Network Telkom Nanang Hendarno saat meninjau STO Telkom di Kuala Simpang, Aceh Tamiang, Sabtu (13/12/2025).

Peninjauan tersebut didampingi EVP Telkom Regional I Sumatra Dwi Pratomo Juniarto. Keesokan harinya, tim melanjutkan inspeksi jaringan ke Pangkalan Brandan, Tanjung Pura, dan Tanjung Mulia di Sumatra Utara guna memastikan kesiapan infrastruktur secara menyeluruh.

Direktur Network Telkom Indonesia Nanang Hendarno saat memberikan bantuan kepada korban bencana Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat, beberapa waktu lalu. Foto:Telkom

Nanang menegaskan, TelkomGroup tidak hanya mengandalkan Telkomsel, tetapi juga mengerahkan seluruh anak usaha untuk mempercepat pengaktifan BTS yang masih terganggu. Di Kuala Simpang, ia mendapati kantor STO masih tertutup lumpur sisa banjir.

“Prioritas kami jelas: pulihkan layanan pelanggan secepat mungkin. Recovery layanan ke customer menjadi fokus utama,” tegasnya.

Di Kota Langsa, TelkomGroup membuka akses internet dan layanan pengisian daya gratis di sejumlah titik access point (AP). Fasilitas ini dimanfaatkan warga di tengah padamnya listrik secara menyeluruh.

“Animo masyarakat tinggi. Kami akan menambah titik AP dan charger gratis untuk memenuhi kebutuhan komunikasi dan perangkat warga,” kata Nanang.

Pemulihan jaringan di Langsa menunjukkan progres lebih cepat dibandingkan Kuala Simpang. Tim teknis TelkomGroup terus bekerja tanpa henti dengan target 75 persen cakupan BTS di Aceh kembali aktif pada Senin.

Ke depan, TelkomGroup memusatkan percepatan pemulihan di Aceh. Jaringan di Sumatra Utara dan Sumatra Barat dinilai relatif stabil. Strategi di Aceh dilakukan melalui pembangunan umbrella coverage agar satu kota atau kabupaten kembali terlayani secara menyeluruh. Namun, proses ini masih bergantung pada kestabilan pasokan listrik di wilayah terdampak.

Selain memulihkan jaringan, TelkomGroup juga menyalurkan bantuan kemanusiaan ke RS Adam Malik dan Aceh Tamiang.

Bantuan meliputi serum anti tetanus, tabung oksigen, regulator, kursi roda, masker oksigen, berbagai obat-obatan, serta popok dewasa dan anak untuk mendukung layanan kesehatan warga terdampak bencana.

Baca jugaNeuCentrIX Resmi Hadir di Jayapura, Telkom Mantapkan Papua sebagai Hub Digital Timur Indonesia

Editor:Zalfirega

 

Berita Terkait

AJI Indonesia Desak Hentikan Sensor dan Swasensor, Soroti Ancaman Serius bagi Kebebasan Pers
Patroli Malam, Satlantas Polresta Barelang Tindak 35 Motor Knalpot Brong
BP Batam Kaji Penataan Lahan Puskopkar, Warga Tunggu Kepastian UWT dan HGB
Polda Kepri Bagikan 200 Helm Gratis untuk Pekerja Saat May Day di Batam
Perpanjangan UWT Rumah Puskopkar Batu Aji, BP Batam Belum Terima Tahap Awal dari Pengembang
Ketua IKTD Batam 2004–2009 H. Isnur Fauzi Wafat, H. Arlon Veristo Kenang Sosok Pemersatu Perantau
May Day 2026 Batam Diisi Aksi Bersih Lingkungan, Amsakar–Claudia Apresiasi Peran Buruh
Amsakar Dorong Kadin Batam Percepat Investasi, Ekonomi Tembus Rp69,3 Triliun

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:23 WIB

AJI Indonesia Desak Hentikan Sensor dan Swasensor, Soroti Ancaman Serius bagi Kebebasan Pers

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:43 WIB

Patroli Malam, Satlantas Polresta Barelang Tindak 35 Motor Knalpot Brong

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:15 WIB

BP Batam Kaji Penataan Lahan Puskopkar, Warga Tunggu Kepastian UWT dan HGB

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:03 WIB

Polda Kepri Bagikan 200 Helm Gratis untuk Pekerja Saat May Day di Batam

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:47 WIB

Ketua IKTD Batam 2004–2009 H. Isnur Fauzi Wafat, H. Arlon Veristo Kenang Sosok Pemersatu Perantau

Berita Terbaru