MATAPEDIA6.com, BATAM – Suasana mencekam kembali menyelimuti area PT ASL Shipyard di Tanjunguncang, Kota Batam, setelah insiden kebakaran melanda sebuah kapal yang sedang menjalani perbaikan, Minggu (25/1/2026) sore.
Kejadian ini menambah catatan kelam rentetan insiden serupa di galangan kapal tersebut.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 14.30 WIB di lambung kapal Energez Trusted yang sedang bersandar di pelabuhan PT ASL.
Dari sejumlah video yang beredar luas di media sosial, terutama WhatsApp, terlihat kobaran api hebat dan asap tebal membubung tinggi dari bagian belakang kapal.
Hingga berita ini dibuat, penyebab kebakaran dan ada tidaknya korban jiwa masih menjadi tanda tanya besar.
Pihak perusahaan maupun instansi terkait juga belum mengeluarkan keterangan resmi mengenai kronologi dan dampak insiden ini.
Sebuah video berdurasi 2 menit 48 detik yang direkam dari arah laut memperlihatkan kepanikan dan suasana di lokasi.
Terdengar suara percakapan melalui handy talky (HT) serta komentar dari perekam yang menyoroti ketidakpedulian sejumlah pekerja di tongkang.
“Itu kapal putih ya, itu ban ya yang terbakar, tapi yang kerja di tongkang itu santai saja ya,” kata suara dalam video. Ada pula komentar pedas yang menyebut, “ASL ini memang parah.”
Seorang pekerja di kapal lain di lokasi yang sama mengungkapkan, pihak manajemen melalui petugas Safety langsung mengambil langkah ketat pascakebakaran. Seluruh pekerja dilarang keras merekam atau memotret kejadian.
Baca juga: DPRD Batam Gelar RDPU, Cari Solusi Tragedi di PT ASL, Tak Ingin Musibah Terulang Lagi
“Tadi dari pihak Safety menginformasikan ada kebakaran, jadi seluruh pekerja diminta untuk tidak mengambil gambar dan video,” tutur sumber tersebut.
“Bahkan sudah ada ultimatum dari kantor, jika ada yang melanggar akan diblacklist dan dikeluarkan.” Kata sumber.
Insiden ini kembali menyoroti keselamatan kerja di PT ASL Shipyard, mengingat kebakaran bukanlah peristiwa pertama di sana.
Beredarnya video-video di media sosial juga menunjukkan tingginya perhatian dan keresahan publik terhadap keamanan operasional di galangan kapal tersebut.
Masyarakat menunggu kejelasan dan transparansi dari PT ASL Shipyard dan pihak berwenang mengenai penyebab kebakaran, langkah pencegahan di masa depan, dan yang terpenting, kepastian mengenai keselamatan para pekerja.
Sementara mengenai kebakaran yang terjadi di PT ASL, hingga berita ini diterbitkan belum ada pernyataan dari pihak perusahaan.
Baca juga: Buruh Demo di PT ASL Shipyard Batam, Desak Penegakan K3 dan Tolak Sistem Outsourcing
Media ini juga masih berusaha mencari konfirmasi kepada pihak perusahaan atas kejadian tersebut.
Penulis: Luci |Editor: Zalfirega


















