OJK Desak BNI Tuntaskan Kasus Dana Nasabah KCP Aek Nabara, Rp7 Miliar Sudah Dikembalikan

Sabtu, 18 April 2026 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar OJK. Foto:Istimewa/matapedia6

Gambar OJK. Foto:Istimewa/matapedia6

65 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan mendesak Bank Negara Indonesia segera menuntaskan kasus dugaan penyimpangan dana nasabah di KCP Aek Nabar.

Kepala Departemen Surveillance dan Kebijakan Sektor Jasa Keuangan Terintegrasi OJK – Agus Firmansyah, mengatakan percepatan penyelesaian untuk menjaga pelindungan konsumen dan kepercayaan publik terhadap sektor keuangan.

“OJK memanggil direksi dan manajemen BNI, meminta penjelasan sekaligus menekan langkah penyelesaian yang cepat, transparan, menyeluruh, dan bertanggung jawab. Regulator menegaskan, pelindungan nasabah menjadi prioritas utama,” ujarnya dalam keterangannya, Sabtu (18/4/2026).

BNI diminta memverifikasi seluruh data nasabah secara menyeluruh, memenuhi hak-hak nasabah sesuai ketentuan, serta rutin melaporkan perkembangan penanganan kepada OJK.

Baca juga:Terseret Arus Saat Berenang, Remaja 13 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Golden Beach Bengkong

Dalam proses berjalan, BNI berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk mengamankan aset yang diduga berkaitan dengan kasus.

“Langkah ini diarahkan untuk melindungi kepentingan nasabah sekaligus menjaga akuntabilitas proses penyelesaian,” katanya.

Hingga kini, BNI telah memverifikasi dan mengembalikan dana nasabah sebesar Rp7 miliar. OJK memastikan proses verifikasi sisa dana terus berjalan dan diawasi ketat agar berlangsung adil dan transparan.

OJK juga menekan BNI menggelar investigasi internal secara menyeluruh, termasuk mengaudit aspek kepatuhan, pengendalian internal, dan tata kelola. Tujuannya, mengungkap akar masalah dan menutup celah agar kasus serupa tidak terulang.

BNI menyatakan komitmennya menuntaskan kasus ini secara penuh. OJK menegaskan akan terus mengawasi dan tidak ragu mengambil tindakan jika ditemukan pelanggaran.

OJK turut mengimbau semua pihak menjaga komunikasi yang konstruktif dan menghormati proses hukum. Nasabah dapat mengakses informasi atau menyampaikan pengaduan melalui layanan resmi BNI atau Kontak OJK 157.

Baca juga:Sidak BBM Subsidi di Sumbar, Pertamina–BPH Migas Pastikan Distribusi Tepat Sasaran

Editor:Miezon

 

Berita Terkait

Dugaan Penyimpangan Dana BPR DCN Malang Capai Rp54,9 Miliar, OJK Serahkan Dua Direksi ke Jaksa
Investasi Bukan Sekadar Cari Cuan, BEI Dorong Investor Lebih Tangguh Hadapi Fluktuasi
Investasi Batam Capai Rp59,73 Triliun, BP Batam Apresiasi Kontribusi 19 Kategori Investor
Jangkau 5 Wilayah di Kepulauan Nias, Pertamina Perkuat Distribusi BBM Jelang Nataru
Arus Barang dan Penumpang Meningkat, Pelabuhan Batam Perkuat Posisi Jalur Logistik Internasional
OJK Dorong Industri Asuransi dan Dana Pensiun Perkuat Bisnis Berkelanjutan hingga 2030
Pendapatan AI Indosat Tembus US$50 Juta, Bidik Dua Kali Lipat hingga Akhir 2026
BP Batam Gandeng Wiraraja Kembangkan Kawasan Industri Hijau di Galang, Targetkan Ribuan Tenaga Kerja
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 11:06 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana BPR DCN Malang Capai Rp54,9 Miliar, OJK Serahkan Dua Direksi ke Jaksa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Investasi Bukan Sekadar Cari Cuan, BEI Dorong Investor Lebih Tangguh Hadapi Fluktuasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Investasi Batam Capai Rp59,73 Triliun, BP Batam Apresiasi Kontribusi 19 Kategori Investor

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Jangkau 5 Wilayah di Kepulauan Nias, Pertamina Perkuat Distribusi BBM Jelang Nataru

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:23 WIB

Arus Barang dan Penumpang Meningkat, Pelabuhan Batam Perkuat Posisi Jalur Logistik Internasional

Berita Terbaru