MATAPEDIA6.com, BATAM – Upaya meningkatkan kualitas pendidikan terus digencarkan di Kota Batam. Sebanyak 230 guru Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) mengikuti pelatihan peningkatan kompetensi yang digelar Dinas Pendidikan Kota Batam di Golden View Hotel, Senin (20/4/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat kapasitas tenaga pendidik sebagai ujung tombak proses pembelajaran di sekolah.
Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi guru agar mampu menjawab tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.
“Pelatihan ini merupakan inisiatif yang sangat baik. Kami berharap kapasitas para guru semakin meningkat, sehingga proses pembelajaran di kelas menjadi lebih profesional, efektif, dan mudah dipahami oleh siswa,” ujarnya usai membuka kegiatan.
Menurutnya, peningkatan kualitas guru akan berdampak langsung pada cara penyampaian materi di kelas. Hal itu sekaligus membantu siswa dalam menyerap pelajaran secara lebih optimal.
Baca juga: Disdik Batam Siapkan Solusi untuk 1.039 Calon Siswa Tak Tertampung
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan, menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang dengan tiga fokus utama.
Pertama, peningkatan kemampuan guru dalam melakukan penilaian formatif dan sumatif. Kedua, penguatan kompetensi dalam membimbing siswa berkebutuhan khusus atau inklusi.
Ketiga, peningkatan kompetensi umum guru dalam menghadapi dinamika pendidikan modern.
“Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 20 hingga 22 April 2026, dan dibagi dalam tiga sesi. Total ada 230 guru yang mengikuti pelatihan ini,” jelas Hendri.
Ia menambahkan, Dinas Pendidikan juga terus mendorong transformasi menuju sistem pembelajaran berbasis digital.
Namun, implementasinya saat ini masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait keterbatasan sarana dan prasarana di beberapa sekolah.
“Kita memang mengarah ke digitalisasi pembelajaran. Sebagian sekolah sudah mulai menerapkan, tetapi belum merata karena keterbatasan fasilitas,” ungkapnya.
Meski demikian, Hendri memastikan bahwa peningkatan kualitas pendidikan akan terus dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.
Program serupa sebelumnya telah dilaksanakan di jenjang PAUD, dan ke depan akan diperluas hingga tingkat Sekolah Dasar (SD).
Melalui pelatihan ini, para guru diharapkan semakin adaptif terhadap perubahan, mampu memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran, serta menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan efektif bagi siswa.
Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

















