MATAPEDIA6.com, MEDAN — PT Pertamina Patra Niaga mempercepat penguatan infrastruktur energi nasional melalui proyek revitalisasi Terminal LPG di Fuel Terminal (FT) Medan, Belawan, Sumatera Utara. Untuk memastikan proyek strategis itu berjalan aman dan tepat sasaran, Pertamina menggandeng Bidang Intelijen Kejaksaan Agung (Kejagung) RI melalui dukungan Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS).
Direktur Optimasi Hilir dan Distribusi PT Pertamina Patra Niaga, Hari Purnomo, menegaskan revitalisasi Terminal LPG Belawan menjadi langkah penting dalam memperkuat rantai distribusi energi di Sumatera Utara. Proyek tersebut dikerjakan oleh Pertamina Maintenance and Construction (PertaMC).
Menurut Hari, suplai LPG ke Terminal LPG Belawan nantinya akan menggunakan kapal berkapasitas besar dari Terminal LPG Arun di Lhokseumawe.
“Kami targetkan keseluruhan proyek revitalisasi Terminal LPG Belawan selesai pada 2027,” ujar Hari saat melakukan monitoring dan kunjungan lapangan di lokasi proyek, Selasa (19/5/2026).
Baca juga:Kemenag Batam Perkuat Skill dan Integritas 387 Guru dan Tenaga Pendidikan
Kunjungan itu turut dihadiri Direktur IV Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejagung RI Abdullah Noer Deny, Direktur Utama PertaMC Yardinal, serta Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Sunardi. Mereka meninjau langsung progres pembangunan terminal yang saat ini terus berjalan.
Sunardi menilai revitalisasi Terminal LPG Belawan akan menjadi tulang punggung distribusi LPG di Sumatera Utara. Selain memperkuat ketahanan energi, terminal tersebut juga diproyeksikan meningkatkan keandalan pasokan LPG bagi masyarakat.
“Kami memastikan ketersediaan energi tetap terjaga melalui revitalisasi Terminal LPG Belawan. Kehadiran terminal ini akan memperkuat pasokan sekaligus mendukung kelancaran distribusi LPG di Sumut,” kata Sunardi.
Sinergi Pertamina Patra Niaga bersama Kejagung RI dan para pemangku kepentingan diharapkan mampu mempercepat penyelesaian proyek secara optimal dan tepat waktu. Revitalisasi Terminal LPG Belawan juga menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus menjamin kebutuhan energi masyarakat secara berkelanjutan.
Baca juga:JLC Race Award 2025: JNE Beri Mobil BYD dan Umrah untuk Pelaku UKM Berprestasi
Editor: Zalfirega

















