BEI Gandeng Maskapai, Dorong Pilot dan Awak Kabin Jadi Investor Saham

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kolaborasi itu diwujudkan melalui program “Awak Pesawat Investor Saham” yang diluncurkan di Main Hall BEI, Kamis (21/5/2026).

Kolaborasi itu diwujudkan melalui program “Awak Pesawat Investor Saham” yang diluncurkan di Main Hall BEI, Kamis (21/5/2026).

72 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, JAKARTA — PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menggandeng sejumlah perusahaan aviasi untuk mendorong pekerja sektor penerbangan menjadi investor pasar modal.

Kolaborasi itu diwujudkan melalui program “Awak Pesawat Investor Saham” yang diluncurkan di Main Hall BEI, Kamis (21/5/2026).

Program tersebut melibatkan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) bersama anak usahanya PT Citilink Indonesia, PT AirAsia Indonesia Tbk (CMPP), serta PT Jaya Trishindo Tbk (HELI).

PT Korea Investment Sekuritas Indonesia dan PT Phintraco Sekuritas turut mendukung program yang menjadi bagian dari pembukaan Sharia Investment Week (SIW) 2026 itu.

BEI memanfaatkan kolaborasi dengan industri aviasi untuk memperluas literasi keuangan dan investasi pasar modal di kalangan pekerja penerbangan.

Sasaran program mencakup pilot, pramugara, pramugari, hingga personel operasional penerbangan lainnya.

Baca juga:BP Batam Siapkan LMS Baru, Pengurusan Lahan Kini Lebih Cepat dan Transparan

Pjs Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, mengatakan program tersebut bertujuan membantu pekerja aviasi membangun perencanaan keuangan yang lebih matang, termasuk menyiapkan masa pensiun dan menghindari investasi ilegal.

“Melalui program Awak Pesawat Investor Saham, kami ingin mendorong pekerja industri aviasi agar semakin memahami pentingnya pengelolaan keuangan dan investasi yang legal, terukur, serta sesuai tujuan keuangan masing-masing,” ujar Jeffrey dalam keterangannya, Kamis (21/5/2026).

BEI terus memperluas edukasi investasi ke berbagai profesi seiring pertumbuhan jumlah investor pasar modal Indonesia.

Hingga 30 April 2026, jumlah investor pasar modal tercatat mencapai 26.486.735 Single Investor Identification (SID), atau naik 30,17 persen dibanding akhir 2025.

Sementara itu, jumlah investor saham mencapai 9.562.675 SID atau tumbuh 11,14 persen dibanding posisi akhir tahun lalu.

BEI berharap pertumbuhan tersebut diikuti meningkatnya partisipasi investor dari berbagai sektor pekerjaan, termasuk industri penerbangan.

Peluncuran program ditandai dengan penyematan pin “Aku Investor Saham” kepada perwakilan pekerja aviasi.

BEI juga menyerahkan cendera mata kepada pimpinan perusahaan aviasi serta dukungan simbolis pembukaan rekening investasi.

Ke depan, kegiatan edukasi pasar modal akan disesuaikan dengan kebutuhan dan kebijakan internal masing-masing perusahaan.

Program edukasi bakal digelar secara luring melalui kunjungan ke perusahaan maupun Gedung BEI, serta secara daring melalui platform digital.

BEI menargetkan program ini mampu menjangkau ribuan pekerja industri aviasi secara bertahap.

Kolaborasi berkelanjutan antara bursa, perusahaan, institusi, asosiasi, dan komunitas diharapkan dapat memperluas literasi pasar modal sekaligus memperkuat inklusi keuangan di Indonesia.

Baca juga:Botasupal Kepri Musnahkan 5.454 Lembar Uang Palsu, BI Perkuat Perang Lawan Rupiah Tidak Asli

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

OJK Dorong Pelajar Mulai Menabung Sejak Dini untuk Hindari FOMO
Laris Manis di KKI 2026, UMKM Unggulan Kepri Kantongi Omzet Rp 5,3 Miliar
OJK Akselerasi Inovasi dan Pengawasan Keuangan Digital lewat Digination Day 2026
BATIC 2026 Bahas Autonomous AI dan Penguatan Infrastruktur Digital Asia Pasifik
30,3 Juta Investor Pasar Modal Indonesia, Minat Investasi Terus Tumbuh
BP Batam dan Polri Perkuat Keamanan serta Kepastian Hukum untuk Dukung Investasi di Batam
Tembus Rp38,9 Triliun, Investasi Batam Melonjak 62 Persen di Semester I 2026
BI Tahan Suku Bunga 5,75 Persen: Jaga Rupiah-Dorong Ekonomi

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:26 WIB

OJK Dorong Pelajar Mulai Menabung Sejak Dini untuk Hindari FOMO

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Laris Manis di KKI 2026, UMKM Unggulan Kepri Kantongi Omzet Rp 5,3 Miliar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:26 WIB

OJK Akselerasi Inovasi dan Pengawasan Keuangan Digital lewat Digination Day 2026

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:30 WIB

BATIC 2026 Bahas Autonomous AI dan Penguatan Infrastruktur Digital Asia Pasifik

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:06 WIB

30,3 Juta Investor Pasar Modal Indonesia, Minat Investasi Terus Tumbuh

Berita Terbaru