Dadan Hindayana Ditahan, Kejagung Usut Dugaan Penyimpangan MBG

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kejaksaan Agung menahan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kepala BGN, Sonny Sonjaya dan Lodewyk Pusung, usai menjalani pemeriksaan di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu (3/6/2026). Foto:Kumparan

Kejaksaan Agung menahan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kepala BGN, Sonny Sonjaya dan Lodewyk Pusung, usai menjalani pemeriksaan di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu (3/6/2026). Foto:Kumparan

66 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, JAKARTA-Kejaksaan Agung menahan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kepala BGN, Sonny Sonjaya dan Lodewyk Pusung, usai menjalani pemeriksaan di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu (3/6/2026).

Penyidik menggiring ketiganya ke mobil tahanan dengan mengenakan rompi tahanan berwarna merah muda. Kejagung kemudian menempatkan Dadan di Rutan Salemba untuk kepentingan penyidikan.

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejaksaan Agung, Syarief Sulaeman Nahdi, mengatakan penyidik menetapkan ketiganya sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyimpangan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Penyidik menduga Dadan memiliki yayasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mengelola dapur program MBG,” ujarnya dikutip dari Kumparan, Rabu (3/6/2026).

Dalam penyidikan, Kejagung menemukan indikasi bahwa sejumlah yayasan mitra SPPG yang terafiliasi dengan para tersangka tetap lolos menjadi mitra meski tidak memenuhi persyaratan.

Baca juga:Air Bersih Keruh di Tiban Pascainterkoneksi Pipa Ladi, BP Batam Lakukan Flushing Jaringan

Menurut Syarief, yayasan-yayasan tersebut diduga memperoleh akses melalui pengaturan proses verifikasi pada portal mitra BGN.

Dugaan itu membuka peluang bagi yayasan yang terafiliasi dengan para tersangka untuk mengelola program MBG di berbagai daerah.

Kejagung juga mengungkap bahwa yayasan yang terafiliasi dengan Dadan, Sonny, dan Lodewyk diduga menerima insentif hingga miliaran rupiah setiap hari.

Penyidik kini masih menelusuri jumlah yayasan yang terlibat serta menghitung potensi kerugian yang ditimbulkan.

Untuk memperdalam penyidikan, Kejagung akan berkoordinasi dengan BGN guna menginventarisasi seluruh yayasan yang memiliki keterkaitan dengan para tersangka.

Kasus ini menjadi sorotan karena menyentuh tata kelola Program Makan Bergizi Gratis, salah satu program strategis pemerintah yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

Baca juga:Yusrin Azwan Perkuat Transformasi Hotel Santika Batam, Hadirkan Inovasi dan Pengalaman Menginap yang Lebih Berkesan

Editor:Trio 

 

 

Berita Terkait

Dugaan Penyimpangan Dana BPR DCN Malang Capai Rp54,9 Miliar, OJK Serahkan Dua Direksi ke Jaksa
Investasi Bukan Sekadar Cari Cuan, BEI Dorong Investor Lebih Tangguh Hadapi Fluktuasi
OJK Dorong Industri Asuransi dan Dana Pensiun Perkuat Bisnis Berkelanjutan hingga 2030
Pendapatan AI Indosat Tembus US$50 Juta, Bidik Dua Kali Lipat hingga Akhir 2026
Satgas PASTI Tindak 330 Aktivitas Keuangan Ilegal, 11 Pergadaian Ditutup
TelkomGroup Siapkan 4 Teknologi Digital, dari AI hingga Marketplace UMKM
OJK Jatuhkan Denda Rp2,52 Triliun kepada Pelanggar Pasar Modal, DSSA-BREN-CUAN Didenda Rp2,1 Triliun
Prabowo Siapkan Pembiayaan Rp400 Triliun pada 2027 untuk Petani hingga UMKM

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 11:06 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana BPR DCN Malang Capai Rp54,9 Miliar, OJK Serahkan Dua Direksi ke Jaksa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Investasi Bukan Sekadar Cari Cuan, BEI Dorong Investor Lebih Tangguh Hadapi Fluktuasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:34 WIB

OJK Dorong Industri Asuransi dan Dana Pensiun Perkuat Bisnis Berkelanjutan hingga 2030

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Pendapatan AI Indosat Tembus US$50 Juta, Bidik Dua Kali Lipat hingga Akhir 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Satgas PASTI Tindak 330 Aktivitas Keuangan Ilegal, 11 Pergadaian Ditutup

Berita Terbaru