Harga Pertamax di Batam FTZ Melonjak Jadi Rp15.500 per Liter, Pertalite dan Biosolar Tetap

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Operator SPBU di wilayah Medan tengah isi BBM beberapa hari lalu. Foto:Istimewa

Operator SPBU di wilayah Medan tengah isi BBM beberapa hari lalu. Foto:Istimewa

72 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com,BATAM – Pengguna Pertamax di kawasan Free Trade Zone (FTZ) Batam harus merogoh kocek lebih dalam. PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga Pertamax (RON 92) dari Rp11.750 per liter menjadi Rp15.500 per liter mulai 10 Juni 2026.

Kenaikan tersebut hanya berlaku untuk Pertamax di wilayah FTZ Batam. Sementara harga BBM subsidi, yakni Pertalite dan Biosolar, tetap dipertahankan sesuai ketentuan pemerintah.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan penyesuaian harga dilakukan melalui mekanisme evaluasi berkala yang mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia dan harga pasar keekonomian.

“Penyesuaian harga BBM non-subsidi dilakukan sesuai mekanisme evaluasi berkala yang mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia dan harga pasar keekonomian. Sementara itu, harga BBM subsidi yaitu Pertalite dan Biosolar tetap sesuai ketetapan pemerintah,” kata Fahrougi dalam keterangan resminya, Rabu (10/6/2026).

Meski terjadi kenaikan harga Pertamax, Pertamina memastikan pasokan dan distribusi seluruh produk BBM di Batam tetap aman. Perusahaan juga menjamin stok BBM tersedia di seluruh jaringan SPBU untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi daerah.

Baca juga:Investasi Batam Tembus Rp69,3 Triliun, Amsakar-Li Claudia Fokus Benahi Infrastruktur dan Banjir

Fahrougi menegaskan pihaknya terus memperkuat pasokan melalui penerimaan produk secara rutin agar distribusi BBM berjalan lancar.

“Kami memastikan pasokan seluruh produk BBM tetap aman serta tersedia di jaringan SPBU Pertamina. Masyarakat dapat memperoleh informasi harga BBM terbaru melalui kanal resmi Pertamina maupun aplikasi MyPertamina,” ujarnya.

Dalam penyaluran BBM subsidi, Pertamina tetap menjual Pertalite seharga Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.

Berikut daftar harga BBM di wilayah FTZ Batam per 10 Juni 2026:

  • Pertamax Series
  • Pertamax (RON 92): Rp15.500 per liter (naik dari Rp11.750 per liter)
    Pertamax Turbo (RON 98): Rp19.700 per liter
  • Dex Series
  • Dexlite (CN 51): Rp21.850 per liter
    Pertamina Dex (CN 53): Rp23.550 per liter

Baca juga:RSBP Batam Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Perkuat Akses Layanan bagi Pekerja yang Alami Kecelakaan Kerja   

Editor:Zalfirega 

Berita Terkait

RSBP Batam Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Perkuat Akses Layanan bagi Pekerja yang Alami Kecelakaan Kerja
PELNI Beri Diskon Tiket Kapal 30 Persen Selama Libur Sekolah, Berlaku hingga 15 Agustus
Menteri P2MI Resmikan Migrant Center di BTP, Mahasiswa Disiapkan Tembus Pasar Kerja Internasional
Ketua DPRD Batam Respons Permohonan RDP Warga Kampung Belian Terkait Rencana Relokasi
BP BUMN Perkuat Sinergi dengan PLN Batam Dukung Keandalan Energi
Gustian Juanda Putra Resmi Jabat Kasi Intel Kejari Batam, Gantikan Priandi Firdaus
10 Tahun Lumpuh dan Dirawat Keluarga, Daniel di Sagulung Akhirnya Dapat Perhatian Pemko Batam
KSOP Batam Evakuasi 9 Awak MV Golden Star 1 yang Tenggelam di Selat Singapura

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:09 WIB

Harga Pertamax di Batam FTZ Melonjak Jadi Rp15.500 per Liter, Pertalite dan Biosolar Tetap

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:22 WIB

RSBP Batam Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Perkuat Akses Layanan bagi Pekerja yang Alami Kecelakaan Kerja

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:47 WIB

PELNI Beri Diskon Tiket Kapal 30 Persen Selama Libur Sekolah, Berlaku hingga 15 Agustus

Selasa, 9 Juni 2026 - 00:39 WIB

Menteri P2MI Resmikan Migrant Center di BTP, Mahasiswa Disiapkan Tembus Pasar Kerja Internasional

Senin, 8 Juni 2026 - 19:07 WIB

Ketua DPRD Batam Respons Permohonan RDP Warga Kampung Belian Terkait Rencana Relokasi

Berita Terbaru