MATAPEDIA6.com, BATAM– Aksi dugaan perusakan fasilitas umum di kawasan Terowongan Pelita memantik perhatian Anggota DPRD Batam dari Fraksi Gerindra, Anwar Anas. Ia mengajak masyarakat ikut menjaga aset publik dan tidak ragu melaporkan setiap tindakan vandalisme yang merugikan kepentingan bersama.
Ajakan itu disampaikan setelah beredar video yang memperlihatkan seseorang diduga merusak penutup parit di kawasan Terowongan Pelita pada Sabtu (13/6/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.
Fasilitas tersebut merupakan bagian dari penataan infrastruktur yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan warga.
Menurut Anwar Anas, perusakan fasilitas umum bukan sekadar menimbulkan kerugian material, tetapi juga berpotensi membahayakan masyarakat yang melintas dan memanfaatkan sarana tersebut setiap hari.
“Fasilitas dan infrastruktur yang ada di Batam dibangun menggunakan anggaran negara untuk kepentingan masyarakat. Karena itu, sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga dan merawatnya, bukan malah merusaknya,” ujar Anwar Anas, Senin (15/6/2026).
Ia menegaskan, Batam saat ini tengah menjalani berbagai proyek pembangunan dan penataan kota di sejumlah sektor. Upaya tersebut dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih tertata, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Karena itu, kata Anwar, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif warga dalam menjaga fasilitas yang telah dibangun.
“Kami mengajak seluruh warga Batam untuk menjadi bagian dari pengawasan sosial. Jika melihat tindakan yang merusak fasilitas umum atau aset pemerintah, segera laporkan kepada pihak berwajib melalui layanan kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti,” katanya.
Anwar menilai, keterlibatan masyarakat dalam mengawasi dan melindungi aset publik menjadi faktor penting agar hasil pembangunan dapat dinikmati dalam jangka panjang.
Kesadaran bersama untuk menjaga fasilitas umum juga dinilai mampu menciptakan lingkungan yang lebih tertib serta menekan potensi tindakan kriminal terhadap aset negara.
Ia berharap peristiwa dugaan perusakan di Terowongan Pelita menjadi pengingat bahwa menjaga fasilitas publik merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
“Batam sedang dibangun dan ditata sebaik mungkin. Jangan sampai upaya besar ini dirusak oleh ulah segelintir oknum yang tidak bertanggung jawab. Mari kita jaga bersama kota yang kita cintai ini demi masa depan Batam yang lebih maju,” tutupnya.
Editor:Zalfirega














