MATAPEDIA6.com, BATAM – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago menilai stabilitas keamanan di Provinsi Kepulauan Riau menjadi modal penting untuk menjaga kepercayaan investor sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi di wilayah perbatasan.
Penilaian itu ia sampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke Gedung Lancang Kuning Polda Kepri, Jumat (3/7/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Djamari mengapresiasi sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan yang selama ini mampu menjaga situasi keamanan tetap kondusif.
“Pertumbuhan ekonomi harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, keamanan yang terjaga akan memperkuat kepercayaan investor sekaligus mendorong sektor perdagangan dan pariwisata berkembang lebih cepat,” ujarnya dikutip dalam siaran pers Polda Kepri.
Baca juga:Ketua DPRD Batam Dukung Program FPK Perkuat Persatuan dan Harmoni Masyarakat
Ia juga mengajak seluruh pemerintah daerah, TNI-Polri, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen bangsa memperkuat sinergi untuk menjaga keamanan wilayah perbatasan.
Selain itu, Djamari meminta seluruh pihak aktif menangkal penyebaran disinformasi serta mendukung program strategis Presiden Republik Indonesia guna mewujudkan pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin mengatakan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kepri hingga kini tetap terkendali.
“Situasi tersebut lahir dari kolaborasi erat antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menghadapi berbagai ancaman,” ujarnya.
Ia menyebut tantangan yang terus menjadi perhatian antara lain tindak pidana perdagangan orang (TPPO), penyelundupan, serta berbagai kejahatan transnasional yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan sekaligus menghambat iklim investasi di Kepri.
Pada kesempatan yang sama, Kapolda Kepri juga menyerahkan secara simbolis dokumen hasil penegakan hukum terkait penguasaan lahan milik negara tanpa hak kepada Kepala BP Batam.
Langkah itu menjadi bentuk dukungan kepolisian dalam menghadirkan kepastian hukum, melindungi aset negara, serta menciptakan iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan.
Dalam kegiatan itu, hadir Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, Kepala BP Batam ex officio Amsakar Achmad, Wakil Kepala BP Batam ex officio Li Claudia Chandra, unsur Forkopimda, Wakapolda Kepri beserta jajaran pejabat utama Polda Kepri, pimpinan instansi vertikal, kepala daerah, hingga tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat.
Rangkaian kunjungan ditutup dengan penyerahan cenderamata, dialog bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta foto bersama sebagai simbol penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas keamanan Kepri.
Baca juga:379 Jemaah Haji Kloter 25 Debarkasi Batam Tiba, Sekda Ajak Jaga Kemabruran Lewat IPHI
Editor: Zalfirega










