MATAPEDIA6.com, BATAM-Sebanyak 379 jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 25 Debarkasi Batam tiba di Tanah Air setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Kedatangan mereka disambut Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, yang mewakili Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, di Aula Arafah I Asrama Haji Batam Centre, Selasa (30/6/2026).
Kloter 25 terdiri atas jemaah asal Kota Batam dan Provinsi Jambi. Berdasarkan data panitia, rombongan yang tiba berjumlah 379 orang, termasuk petugas haji.
Firmansyah menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jemaah yang telah kembali ke Tanah Air. Ia berharap seluruh ibadah yang dijalankan selama di Tanah Suci diterima Allah SWT dan membawa predikat haji mabrur.
“Atas nama Pemerintah Kota Batam, kami mengucapkan selamat datang kembali di Tanah Air kepada seluruh jemaah haji. Semoga seluruh rangkaian ibadah yang telah dilaksanakan diterima Allah SWT dan menjadikan Bapak dan Ibu sebagai haji yang mabrur,” ujar Firmansyah dilansir dari laman media center, Jumat (3/7/2026).
Ia mengingatkan agar nilai-nilai yang diperoleh selama berhaji, seperti kesabaran, keikhlasan, kedisiplinan, dan semangat kebersamaan, tidak berhenti setelah kembali ke Indonesia.
Baca juga:OJK Siapkan Roadmap IAKD 2026–2031, Perkuat Regulasi dan Ekosistem Keuangan Digital
Menurutnya, para jemaah memiliki tanggung jawab moral menjadi teladan di lingkungan masing-masing melalui sikap dan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai keislaman.
Firmansyah juga mengajak para jemaah bergabung dengan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Batam. Menurutnya, organisasi tersebut menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi sekaligus menjaga kemabruran haji melalui berbagai kegiatan pembinaan dan penyuluhan.
“Melalui IPHI, kami berharap silaturahmi antarsesama jemaah tetap terjalin dan nilai-nilai ibadah haji dapat terus dijaga serta diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Firmansyah menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas haji dan panitia yang telah mendampingi jemaah sejak proses keberangkatan, pelaksanaan ibadah di Tanah Suci, hingga kepulangan ke daerah asal.
Ia juga memahami kondisi para jemaah yang baru menyelesaikan perjalanan panjang selama lebih dari satu bulan. Karena itu, ia mengucapkan selamat berkumpul kembali bersama keluarga serta menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam proses penyambutan.
“Kami menyadari Bapak dan Ibu tentu telah melalui perjalanan yang panjang dan melelahkan. Kini saatnya kembali berkumpul bersama keluarga tercinta. Sekali lagi, selamat datang di Tanah Air. Kami juga memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam proses penyambutan,” tutupnya.
Baca juga;Li Claudia Janjikan Bonus Tambahan, Batam Bidik Pertahankan Juara Umum POPDA Kepri 2026
Editor:Zalfirega










