Dua Nelayan Terombang-ambing di Perairan Perbatasan Karimun-Malaysia, Tim SAR Temukan Selamat

Senin, 13 Juli 2026 - 22:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dua nelayan yang sempat terombang-ambing di perairan perbatasan Karimun Anak-Malaysia akhirnya berhasil diselamatkan Tim SAR Gabungan, Sabtu (11/7) malam. Foto: Basarnas Tanjungpinang

Dua nelayan yang sempat terombang-ambing di perairan perbatasan Karimun Anak-Malaysia akhirnya berhasil diselamatkan Tim SAR Gabungan, Sabtu (11/7) malam. Foto: Basarnas Tanjungpinang

68 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, KARIMUN – Dua nelayan yang sempat terombang-ambing di perairan perbatasan Karimun Anak-Malaysia akhirnya berhasil diselamatkan Tim SAR Gabungan, Sabtu (11/7) malam.

Keduanya bertahan di tengah laut setelah longboat yang mereka gunakan mengalami mati mesin dan aki kering.

Korban, Iwan dan Reza, berangkat menjaring ikan sekitar pukul 14.00 WIB. Namun, sekitar pukul 17.15 WIB, mesin kapal mendadak mati sehingga longboat kehilangan tenaga dan hanyut di perairan.

Keduanya sempat berusaha meminta pertolongan kepada kapal feri yang melintas. Upaya itu tidak membuahkan hasil hingga akhirnya informasi kejadian diteruskan pihak Bea Cukai kepada Pos SAR Tanjung Balai Karimun pada pukul 20.50 WIB.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, Fazzli, mengatakan tim langsung merespons laporan tersebut dengan berkoordinasi bersama unsur Potensi SAR.

“Personel Pos SAR Tanjung Balai Karimun kemudian bergerak menggunakan speedboat milik Lanal Tanjung Balai Karimun menuju lokasi yang berjarak sekitar 11,2 mil laut dari dermaga,” ujarnya dalam keterangannya, Senin (13/7/2026).

Baca juga:OJK Limpahkan Tersangka Kasus BPR SAWA ke Kejari Sidoarjo, Diduga Manipulasi Kredit Rp5,8 Miliar

Pencarian berlangsung kurang lebih satu jam. Pada pukul 21.55 WIB, tim menemukan Iwan dan Reza dalam kondisi selamat di koordinat 1°04’32.8″ LU–103°34’08.5″ BT atau sekitar 1,8 mil laut dari titik awal laporan kejadian (Last Known Position).

Petugas selanjutnya mengevakuasi kedua nelayan menuju Pulau Buru untuk memastikan kondisi mereka tetap aman.

Keberhasilan evakuasi tersebut menandai berakhirnya Operasi SAR hari pertama. Tim SAR Gabungan kemudian menggelar debriefing guna mengevaluasi jalannya operasi sebelum menutup misi pencarian.

Seluruh unsur SAR yang terlibat telah kembali ke satuan masing-masing. Basarnas Tanjungpinang menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh personel yang terlibat sehingga proses penyelamatan berlangsung cepat, aman, dan berhasil menyelamatkan seluruh korban.

Baca juga:Paspor Simpatik Diserbu Warga, Imigrasi Batam Layani 190 Pemohon di Akhir Pekan

Editor:Zalfirega

 

Berita Terkait

PEB Gandeng PLN Nusa Daya, Tambah Daya Listrik Karimun Lewat Pembangkit Sewa 7 MW
Satpolairud Karimun Gagalkan 9,5 Ton Timah Ilegal, Dua Pelaku Dibekuk
TNI AL dan BAIS TNI Gagalkan Penyelundupan PMI Non Prosedural di Perairan Karimun
Bea Cukai Kepri Gagalkan Penyelundupan 104 Ribu Benih Lobster ke Malaysia, HSC Kandas di Karimun
Pameral Hidupkan Warisan Melayu Lewat Festival Jong Nusantara 2026
Pameral Akan Gelar Perlombaan Jong Nusantara 2026 di Karimun

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 22:18 WIB

Dua Nelayan Terombang-ambing di Perairan Perbatasan Karimun-Malaysia, Tim SAR Temukan Selamat

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:23 WIB

PEB Gandeng PLN Nusa Daya, Tambah Daya Listrik Karimun Lewat Pembangkit Sewa 7 MW

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:07 WIB

Satpolairud Karimun Gagalkan 9,5 Ton Timah Ilegal, Dua Pelaku Dibekuk

Sabtu, 25 April 2026 - 21:44 WIB

TNI AL dan BAIS TNI Gagalkan Penyelundupan PMI Non Prosedural di Perairan Karimun

Kamis, 5 Februari 2026 - 12:46 WIB

Bea Cukai Kepri Gagalkan Penyelundupan 104 Ribu Benih Lobster ke Malaysia, HSC Kandas di Karimun

Berita Terbaru