Dua Bulan di Tahun 2024 Ditlantas, Polda Kepri Catat 212 Kecelakaan 21 Meninggal Dunia

Jumat, 1 Maret 2024 - 17:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dirlantas Polda Kepri Kombes Pol Tri Yulianto

Dirlantas Polda Kepri Kombes Pol Tri Yulianto

MATAPEDIA6.com, BATAM – Selama dua bulan di Tahun 2024 Direktorat Reserse Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kepri catat sebanyak 212 kali terjadi kecelakaan di Provinsi Kepri dan 21 korban meninggal Dunia.

Angka kecelakaan di Provinsi Kepri hingga saat ini masih cukup tinggi khususnya di Batam, Bintan dan Tanjungpinang, sementara daerah yang paling rendah angka kecelakaannya di Kepri adalah Anambas dan Lingga.

Dirlantas Polda Kepri Kombes Pol Tri Yulianto menjelaskan Ditlantas Polda Kepri bersama Lantas di Polresta dan Polres yang ada di Kepri terus berusaha untuk menekan angka kecelakaan.

Dia mengatakan upaya yang dilaksanakan mulai dari memberikan himbauan kepada pengendara, pemasangan ETLE dan juga pemasangan spanduk himbauan di jalan.

Untuk penyebab kecelakaan menurut Tri karena kurangnya pemahaman pengendara terhadap keselamatan berlalu lintas. “Kita masih banyak temukan pengendara yang tidak memahami aturan lalulintas, diantaranya kelengkapan kendaraan,” kata Tri.

Selain itu saat berkendara di jalan raya kurangnya kehati-hatian, dan tidak memperhatikan rambu-rambu jalan raya.

“Di Batam inikan jalan sudah lebar dan mulus, jadi kadang pengendara ini tidak menyadari bahwa jalan sudah lebar, sementara posisinya lambat. Namun tetap berada di lajur tengah,” kata Tri.

Selain itu untuk pengendara sepeda motor masih banyak yang jalan di lajur tengah sementara lajur tengah tersebut untuk mendahului.

Sementara di daerah lainnya kata Tri kecelakaan terjadi karena sempitnya jalan dan kondisi jalan yang kurang bagus.

Tri juga mengatakan selama tahun 2023 Ditlantas Polda Kepri mencatat sebanyak 1.219 kecelakaan, dimana 173 korban meninggal dunia, 393 orang korban luka berat dan 1.266 orang korban luka ringan.

Sementara dua bulan di tahun 2024 Ditlantas Polda Kepri mencatat 212 kecelakaan, dimana 21 orang meninggal dunia, 97 orang luka berat dan 174 orang luka ringan.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

 

Penulis: Luci | Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Kabut Asap Masih Terlihat di Batam
Bea Cukai Batam Gagalkan Pengiriman 11,3 Kg Bubuk Emas ke Singapura, Nilainya Rp 29,23 Miliar
AMSI Kepri Apresiasi Amsakar, BP Batam Perkuat Sinergi dengan Media
Beasiswa Penuh untuk 180 Pelajar, SMA Kemala Taruna Bhayangkara Buka Pendaftaran 2027/2028
Krisis Air Batam Meluas, Warga Keluhkan Air Mati Berhari-hari dan Tarif Naik
Ngaji Kebangsaan, Kapolri Tekankan Sinergi Ulama dan Polri Jaga Persatuan
Dari Rak Gebyar Melayu Pesisir Mart hingga Panggung Nasional: Cerita di Balik Geliat UMKM Kepri
Fesmed Selat Malaka AJI 2026 di Batam Bahas Kebebasan Pers dan Isu Publik Asia Tenggara

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 21:33 WIB

Kabut Asap Masih Terlihat di Batam

Senin, 28 September 2026 - 17:31 WIB

Bea Cukai Batam Gagalkan Pengiriman 11,3 Kg Bubuk Emas ke Singapura, Nilainya Rp 29,23 Miliar

Senin, 28 September 2026 - 15:57 WIB

AMSI Kepri Apresiasi Amsakar, BP Batam Perkuat Sinergi dengan Media

Senin, 28 September 2026 - 14:18 WIB

Beasiswa Penuh untuk 180 Pelajar, SMA Kemala Taruna Bhayangkara Buka Pendaftaran 2027/2028

Minggu, 27 September 2026 - 17:41 WIB

Krisis Air Batam Meluas, Warga Keluhkan Air Mati Berhari-hari dan Tarif Naik

Berita Terbaru

Kabut asap masih terlihat di sejumlah ruas jalan dan kawasan permukiman Kota Batam pada Senin (28/9/2026). Foto:El/matapedia

News

Kabut Asap Masih Terlihat di Batam

Senin, 28 Sep 2026 - 21:33 WIB