IMM Kepri Apresiasi Iman Sutiawan dan Polda Kepri atas Kontribusi Pendidikan dan Keamanan

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

IMM Kepri mengapresiasi Iman Sutiawan atas dukungan pendidikan di Pulau Kasu serta Polda Kepri. Foto:Istimewa

IMM Kepri mengapresiasi Iman Sutiawan atas dukungan pendidikan di Pulau Kasu serta Polda Kepri. Foto:Istimewa

63 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM– Pembangunan Kepulauan Riau tidak cukup hanya mengandalkan investasi. Di balik pertumbuhan ekonomi, ada dua hal yang ikut menentukan masa depan daerah: akses pendidikan hingga wilayah hinterland dan situasi keamanan yang memberi kepastian bagi dunia usaha.

Dua isu itu menjadi sorotan Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kepulauan Riau (DPD IMM Kepri) saat memberikan apresiasi kepada Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan dan Polda Kepri beserta seluruh jajaran Polres.

IMM menilai Iman Sutiawan menunjukkan perhatian terhadap pemerataan pendidikan melalui dukungannya terhadap pembangunan Pondok Pesantren Nur Iman di Pulau Kasu, Kecamatan Belakang Padang, Batam.

Peresmian pesantren tersebut turut menghadirkan ulama nasional Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf dan Ketua MPR RI Ahmad Muzani. Bagi IMM, kehadiran tokoh nasional di Pulau Kasu memperlihatkan bahwa pembangunan pendidikan di wilayah kepulauan memiliki posisi strategis.

“Pembangunan pendidikan di wilayah kepulauan memiliki arti strategis bagi masa depan bangsa. Peradaban tidak hanya lahir dari kota-kota besar, tetapi juga dari pulau-pulau terdepan Indonesia,” ujar Ketua DPD IMM Kepri Adhanan Fadli, SE., C.Med dikutip dalam keterangannya pada wartawan, Senin (10/8/2026).

Menurut Adhanan, perhatian terhadap pendidikan di kawasan hinterland menjadi bagian penting dari upaya mempersempit kesenjangan pembangunan sumber daya manusia di Kepri.

Ia menilai investasi pendidikan memiliki dampak yang jauh lebih panjang dibanding pembangunan fisik semata.

“Seorang pemimpin akan dikenang melalui warisan yang ditinggalkannya. Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang manfaatnya akan dirasakan lintas generasi. Karena itu, komitmen Pak Iman Sutiawan layak diapresiasi,” katanya.

IMM kemudian menempatkan isu keamanan sebagai fondasi lain yang tak kalah penting bagi pertumbuhan ekonomi Kepri.

Polda Kepri bersama jajaran Polres mendapat apresiasi karena dinilai mampu menjaga keamanan, ketertiban, dan kepastian hukum di tengah aktivitas ekonomi dan investasi yang terus berkembang.

Baca juga:Berawal dari Janji 10 Tahun Lalu, Ahmad Muzani Resmikan Ponpes Nur Iman di Pulau Kasu

Adhanan mengatakan dunia usaha membutuhkan kepastian sebelum menanamkan modal. Karena itu, stabilitas keamanan menjadi salah satu faktor yang menentukan daya tarik investasi di daerah.

“Investasi membutuhkan rasa aman. Investor akan datang ketika melihat adanya kepastian hukum, keamanan, dan pelayanan publik yang baik,” ujarnya.

Menurut dia, kerja kepolisian menjaga stabilitas daerah ikut menciptakan ruang yang lebih kondusif bagi dunia usaha, perdagangan, industri, hingga pariwisata.

IMM Kepri menilai pembangunan daerah membutuhkan sinergi yang lebih luas. Pemerintah, aparat penegak hukum, pelaku usaha, tokoh masyarakat, dan masyarakat sipil harus bergerak dalam satu arah agar potensi Kepri bisa berkembang maksimal.

Adhanan menegaskan apresiasi tersebut tidak berkaitan dengan dukungan politik kepada pihak tertentu. IMM ingin penghargaan diberikan sebagai bentuk pengakuan terhadap kerja nyata yang berdampak bagi masyarakat.

“Kritik adalah bagian dari demokrasi, tetapi setiap kerja nyata juga patut mendapatkan penghargaan. Ketika pendidikan dibangun, keamanan dijaga, investasi tumbuh, dan masyarakat merasakan manfaatnya, maka itulah wujud pembangunan yang sesungguhnya,” katanya.

Baca juga:Program Cadiak Pandai Pertamina Raih Platinum TJSL & CSR Award 2026

Editor:Zalfirega

 

Berita Terkait

506 Ribu Batang Rokok Ilegal Digagalkan Bea Cukai Batam, 2 Speedboat Disita di Perairan Pulau Bulan
Perselisihan Parkir Mobil di Ruko Kavling Baru Sagulung Sempat Viral, Dua Pihak Berdamai
Polisi Bongkar Pembuatan 15 SIM C Palsu di Batam, Tarif Rp600 Ribu
Lahan 5,4 Hektare di Batam Dipersoalkan, Ahli Waris Daking Tuntut Kompensasi dari Dua Perusahaan
Puluhan Mobil Terjaring Razia di Batam, Program Pengampunan Pajak Tinggal 5 Hari Lagi
Sekolah Terintegrasi Merah Putih Mulai Dibangun di Rempang, Target Rampung 2028
Data Center di Batam Bakal Bangun SWRO Mandiri hingga 1.000 Liter per Detik
Tim Tabur Kejari Batam Amankan Terpidana Kasus Perdagangan Orang di Virgo Club

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 20:09 WIB

506 Ribu Batang Rokok Ilegal Digagalkan Bea Cukai Batam, 2 Speedboat Disita di Perairan Pulau Bulan

Jumat, 25 September 2026 - 19:01 WIB

Perselisihan Parkir Mobil di Ruko Kavling Baru Sagulung Sempat Viral, Dua Pihak Berdamai

Jumat, 25 September 2026 - 18:40 WIB

Polisi Bongkar Pembuatan 15 SIM C Palsu di Batam, Tarif Rp600 Ribu

Jumat, 25 September 2026 - 15:27 WIB

Lahan 5,4 Hektare di Batam Dipersoalkan, Ahli Waris Daking Tuntut Kompensasi dari Dua Perusahaan

Jumat, 25 September 2026 - 11:15 WIB

Sekolah Terintegrasi Merah Putih Mulai Dibangun di Rempang, Target Rampung 2028

Berita Terbaru