66 Penerima Alokasi Tanah BP Batam Laporkan Pemanfaatan Lahan lewat LMS

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota/Deputi Bidang Pengelolaan Kawasan BP Batam, Syarlin Joyo. Foto:Istimewa

Anggota/Deputi Bidang Pengelolaan Kawasan BP Batam, Syarlin Joyo. Foto:Istimewa

66 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM – Sebanyak 66 penerima alokasi tanah telah melaporkan pemanfaatan lahannya secara mandiri melalui Land Management System (LMS) BP Batam) dalam tiga hari sejak pengumuman dimulai pada 11 Agustus 2026.

Respons tersebut menjadi sinyal positif bagi upaya BP Batam memperkuat tata kelola lahan melalui basis data yang lebih akurat. Pelaporan mandiri masih terbuka hingga 31 Agustus 2026.

Selain laporan melalui LMS, BP Batam juga telah mengirim surat panggilan reguler kepada 75 penerima alokasi tanah. Sebanyak 46 penerima telah memenuhi panggilan tersebut.

Anggota/Deputi Bidang Pengelolaan Kawasan BP Batam, Syarlin Joyo, mengatakan data dari penerima alokasi menjadi bagian penting dalam mengevaluasi pemanfaatan lahan.

“Kami mengapresiasi penerima alokasi tanah yang telah melakukan pelaporan secara mandiri. Ini menunjukkan adanya kesadaran bersama untuk mendukung tata kelola lahan yang lebih baik. Data yang disampaikan juga menjadi bagian penting bagi BP Batam dalam melakukan evaluasi pemanfaatan lahan secara objektif,” ujarnya, Kamis (13/8/2026).

Menurut Syarlin, pelaporan tersebut bukan sekadar instrumen pengawasan. BP Batam juga memanfaatkannya untuk membangun komunikasi dengan penerima alokasi tanah sekaligus memastikan lahan digunakan sesuai peruntukan dan ketentuan yang berlaku.

Baca juga:45 Tahun Santika Indonesia, Hotel Santika Batam Hadirkan Promo Diskon hingga 45 Persen

“Prinsipnya adalah bagaimana lahan yang telah dialokasikan dapat dimanfaatkan secara baik dan optimal serta sesuai peruntukannya. Oleh karena itu, kami terus membuka ruang komunikasi dan mengajak penerima alokasi tanah untuk melakukan pelaporan secara mandiri,” katanya.

Kelengkapan data, lanjut dia, akan membantu BP Batam melakukan evaluasi dan penataan berdasarkan kondisi di lapangan serta ketentuan yang berlaku.

“Semakin lengkap data yang kami terima, semakin baik pula proses evaluasi dan penataan pemanfaatan lahan yang dapat dilakukan. Tujuannya tentu untuk menciptakan tata kelola lahan yang tertib, memberikan kepastian proses, sekaligus mendukung kegiatan investasi di Batam,” ujarnya.

BP Batam masih memberikan kesempatan kepada penerima alokasi tanah yang belum melaporkan pemanfaatan lahannya untuk menggunakan LMS hingga 31 Agustus 2026.

Syarlin memperkirakan jumlah penerima yang melapor secara mandiri maupun memenuhi panggilan akan terus bertambah hingga batas waktu tersebut.

“Kami mengimbau agar penerima alokasi tanah yang belum menyampaikan laporan untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai bagian dari upaya bersama dalam memperkuat basis data dan tata kelola pemanfaatan lahan,” tutupnya.

 

Baca juga:Pledoi Kasus Kebakaran MT Federal II, PH Minta Terdakwa Bebas dengan Pertimbangan Usia dan Perdamaian

Editor:Zalfirega 

Berita Terkait

Amsakar: APBD Batam 2027 ke Program Berdampak, Banjir hingga Lapangan Kerja Jadi Prioritas
APBD Batam 2027 Disiapkan untuk Tekan Banjir, Perkuat UMKM dan Serap Tenaga Kerja Lokal
TMA Waduk Nongsa Turun 4,5 Meter, BP Batam Percepat Interkoneksi untuk Jaga Pasokan Air
BP Batam Kebut Pipa Duriangkang ke Nongsa, Aliran Air Dipulihkan Bertahap
Pancasila Jadi Perekat Batam yang Heterogen, Amsakar: Kemajuan Kota Bertumpu pada Kebersamaan
PLN Batam Siapkan Listrik Andal untuk Dorong Industri Data Center
Konektivitas Batam Naik Kelas, Peluang Investasi dan Perdagangan Internasional Makin Terbuka
Amsakar Paparkan Investasi Hampir Rp40 Triliun dan 15 Program Prioritas

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:33 WIB

Amsakar: APBD Batam 2027 ke Program Berdampak, Banjir hingga Lapangan Kerja Jadi Prioritas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:23 WIB

APBD Batam 2027 Disiapkan untuk Tekan Banjir, Perkuat UMKM dan Serap Tenaga Kerja Lokal

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:23 WIB

TMA Waduk Nongsa Turun 4,5 Meter, BP Batam Percepat Interkoneksi untuk Jaga Pasokan Air

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:16 WIB

BP Batam Kebut Pipa Duriangkang ke Nongsa, Aliran Air Dipulihkan Bertahap

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:59 WIB

Pancasila Jadi Perekat Batam yang Heterogen, Amsakar: Kemajuan Kota Bertumpu pada Kebersamaan

Berita Terbaru

juru bicara atau Humas PN Batam, Vabianes Stuart Wattimena, saat bertemu dengan sejumlah awak media dalam kegiatan Forum Wartawan Bayang (FWB) di The BCC Hotel & Residence Batam, Jumat (9/10/2026). Foto:Rega/matapedia

News

Kata PN Batam soal Aturan Peliputan di Ruang Sidang

Jumat, 9 Okt 2026 - 18:15 WIB