Operasi Keselamatan Seligi 2024 Berakhir, Ditlantas Polda Kepri Catat 525 Pelanggaran

Senin, 18 Maret 2024 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dirlantas Polda Kepri Kombes Pol Tri Yulianto saat memberikan arahan kepada anggota Ditlantas Polda Kepri, Minggu (17/3/2024). Matapedia6.com/ Dok Humas Polda

Dirlantas Polda Kepri Kombes Pol Tri Yulianto saat memberikan arahan kepada anggota Ditlantas Polda Kepri, Minggu (17/3/2024). Matapedia6.com/ Dok Humas Polda

MATAPEDIA6.com, BATAM – Operasi Keselamatan Seligi 2024, yang digelar Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kepri, berakhir pada Minggu (17/3/2024).kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) tangkap 526 pelanggaran lalu lintas.

Pelaksanaan operasi keselamatan Seligi 2024 tersebut, dilaksanakan di seluruh Kepri dipimpin oleh Dirlantas Polda Kepri Kombes Pol Tri Yulianto.

Pelaksanaan Operasi Keselamatan Seligi 2024 dititik beratkan terhadap pengawasan pelanggaran Lalau lintas melalui kamera. Sementara untuk anggota Ditlantas melaksanakan tugas memberikan himbauan kepada pengendara.

Dirlantas Polda Kepri Kombes Pol Tri Yulianto menjelaskan selam 14 hari pelaksanaan Operasi keselamatan Seligi 2024 berhasil melakukan penindakan yang efektif terhadap 526 pelanggaran-pelanggaran berbagai aturan lalu lintas.

Untuk rinciannya pelanggaran yang ditindak mencakup 344 pelanggaran terkait penggunaan safety belt, 17 pelanggaran menggunakan handphone saat berkendara, 5 pelanggaran terkait pengabaian terhadap rambu dan marka lalu lintas.

Selain itu ada 158 pelanggaran terkait penggunaan helm, serta 2 pelanggaran terkait kelengkapan dokumen kendaraan bermotor (TNKB tidak sah).

Tri Yulianto menyampaikan Ditlantas Polda terus berupaya melakukan penegakan hukum yang intensif untuk memberikan kepada kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas.

Dia juga mengajak masyarakat pengguna jalan agar mematuhi aturan Lalau lintas. “Walaupun Operasi Keselamatan Seligi 2024 berakhir, tetapi upaya untuk meningkatkan kesadaran akan keselamatan berlalu lintas harus terus berlanjut,” kata Tri.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Redaksi

Berita Terkait

Kabut Asap Masih Terlihat di Batam
Bea Cukai Batam Gagalkan Pengiriman 11,3 Kg Bubuk Emas ke Singapura, Nilainya Rp 29,23 Miliar
AMSI Kepri Apresiasi Amsakar, BP Batam Perkuat Sinergi dengan Media
Beasiswa Penuh untuk 180 Pelajar, SMA Kemala Taruna Bhayangkara Buka Pendaftaran 2027/2028
Krisis Air Batam Meluas, Warga Keluhkan Air Mati Berhari-hari dan Tarif Naik
Ngaji Kebangsaan, Kapolri Tekankan Sinergi Ulama dan Polri Jaga Persatuan
Dari Rak Gebyar Melayu Pesisir Mart hingga Panggung Nasional: Cerita di Balik Geliat UMKM Kepri
Fesmed Selat Malaka AJI 2026 di Batam Bahas Kebebasan Pers dan Isu Publik Asia Tenggara

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 21:33 WIB

Kabut Asap Masih Terlihat di Batam

Senin, 28 September 2026 - 17:31 WIB

Bea Cukai Batam Gagalkan Pengiriman 11,3 Kg Bubuk Emas ke Singapura, Nilainya Rp 29,23 Miliar

Senin, 28 September 2026 - 15:57 WIB

AMSI Kepri Apresiasi Amsakar, BP Batam Perkuat Sinergi dengan Media

Senin, 28 September 2026 - 14:18 WIB

Beasiswa Penuh untuk 180 Pelajar, SMA Kemala Taruna Bhayangkara Buka Pendaftaran 2027/2028

Minggu, 27 September 2026 - 17:41 WIB

Krisis Air Batam Meluas, Warga Keluhkan Air Mati Berhari-hari dan Tarif Naik

Berita Terbaru

Kabut asap masih terlihat di sejumlah ruas jalan dan kawasan permukiman Kota Batam pada Senin (28/9/2026). Foto:El/matapedia

News

Kabut Asap Masih Terlihat di Batam

Senin, 28 Sep 2026 - 21:33 WIB