Kata Kepsek SMKN 1 Batam soal Nasib Calon Siswa yang Belum Tertampung

Kamis, 18 Juli 2024 - 13:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan orangtua calon siswa yang anaknya belum tertampung datangi SMKN 1 Batam, saat ini masih ada ratusan calon siswa belum tertampung baik di SMAN maupun di SMKN. Matapedia6.com/ Luci

Puluhan orangtua calon siswa yang anaknya belum tertampung datangi SMKN 1 Batam, saat ini masih ada ratusan calon siswa belum tertampung baik di SMAN maupun di SMKN. Matapedia6.com/ Luci

MATAPEDIA6.com, BATAM– Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) Deden Suryana mengatakan belum ada penambahan rencana daya tampung (RDT) bagi calon siswa.

“Sampai saat ini kami belum mendapatkan surat rekomendasi terkait penambahan RDT dari dinas,” ujar Deden kepada matapedia6, Kamis (18/7/2024).

Meskipun demikian, Ia memastikan bahwa semua data siswa yang belum sekolah pada pelajaran tahun ini terus diserap serta ditampung.

“Kami akan tetap menyerap dan menampung data siswa yang belum sekolah pada tahun pelajaran ini untuk kami sampaikan ke dinas pendidikan,” ujarnya.

Sayang Deden tak merinci secara detail jumlah calon siswa yang tidak tertampung dalam jalur Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024 baru-baru ini.

Sebelumnya diberitakan ratusan calon siswa sudah daftar ke SMAN/SMKN di Kota Batam, Kepulauan Riau hingga saat masih menunggu kebijakan Gubernur Kepri. Pasalnya belum ada kebijakan dan belum ada kejelasan apakah mereka bisa sekolah atau tidak.

Salah satu orang tua, Hasnawati, menyebut menunggu kebijakan gubernur mengenai nasib anaknya untuk sekolah di SMKN 1 Batam.

“Sebelumnya berkas pendaftaran sudah kita serahkan kepada pihak sekolah, dan sekolah berjanji jika sudah ada kebijakan dari Disdik dan juga pemerintah provinsi akan segera diinformasikan,” imbuhnya.

Ia berharap gubernur segera mengeluarkan kebijakan mengenai nasib calon siswa tidak tertampung di SMKN/SMA Batam.

“Kami harap pak gubernur mengeluarkan kebijakan segera. Agar anak-anak kami bisa sekolah,” harap dia.

Cek berita artikel lainnya di Google News 

Penulis:Rega|Editor:Mizon

Berita Terkait

Kejari Batam Periksa 35 Saksi dalam Penyidikan Pengelolaan Dana BOS SMA Yos Sudarso
Kapolda Kepri Tegaskan Penegakan Hukum dalam Konflik Lahan Setokok Batam
Bawa Spirit ‘DNA Pejuang’, PWI Kepri Resmi Dilantik 
Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara
Hampir Setahun Air Tak Mengalir, Warga Kampung Tua Dapur 12 Datangi Kantor ABH
Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam
Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 14:37 WIB

Kejari Batam Periksa 35 Saksi dalam Penyidikan Pengelolaan Dana BOS SMA Yos Sudarso

Kamis, 17 September 2026 - 23:23 WIB

Kapolda Kepri Tegaskan Penegakan Hukum dalam Konflik Lahan Setokok Batam

Kamis, 17 September 2026 - 23:07 WIB

Bawa Spirit ‘DNA Pejuang’, PWI Kepri Resmi Dilantik 

Kamis, 17 September 2026 - 14:52 WIB

Hampir Setahun Air Tak Mengalir, Warga Kampung Tua Dapur 12 Datangi Kantor ABH

Rabu, 16 September 2026 - 22:11 WIB

Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam

Berita Terbaru