Rapatkan Barisan, Gempar Kota Batam Solid di Bawah Kepemimpinan Rizky Fernando Koto

Rabu, 7 Agustus 2024 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus Gempar. Foto:Istimewa

Pengurus Gempar. Foto:Istimewa

MATAPEDIA6.com, BATAM – Generasi Muda Pariaman (Gempar) Kota Batam menggelar rapat konsolidasi anggota, pada Selasa (6/8) kemarin.

Dalam rapat internal tersebut, sejumlah isu terkait masa depan organisasi menjadi pembahasan Utama.

Satu di antaranya adalah ulah segelintir oknum yang berupaya untuk memecah belah kepengurusan DPW Gempar Provinsi Kepri.

“Kami tetap solid di bawah kepemimpinan Rizky Fernando Koto selaku Ketua DPW Gempar Kepri. Inilah menjadi komitmen seluruh anggota dalam rapat,” ujar Ketua DPD Gempar Kota Batam, Hendry Susandry, Rabu (7/8/2024).

Ia juga mengajak seluruh anggota Gempar di kabupaten/kota lainnya untuk tetap kompak guna mencegah upaya provokasi dari banyak pihak.

Mengingat, kekompakan dan sinergi yang maksimal antar pengurus di tiap kabupaten/kota menjadi faktor penting dalam mendukung kemajuan Gempar Provinsi Kepri ke depannya.

“Kami menegaskan jika Gempar saat ini tidak berafiliasi dengan kepentingan politik pihak manapun. Kami satu komando untuk menolak upaya pecah belah di tubuh DPW Gempar Kepri,” tegasnya lagi.

Dalam waktu dekat, Hendry menegaskan jika pihaknya akan menggelar rapat konsolidasi dan koordinasi yang lebih luas dengan melibatkan pengurus di kabupaten/kota lain.

Hal ini bertujuan untuk menyatukan persepsi terkait gejolak di tubuh DPW Gempar Provinsi Kepri hari ini.

“Kami juga menolak jika ada pihak yang tiba-tiba menerbitkan SK reshuffle tanpa melibatkan pengurus Gempar yang ada. Ini telah melecehkan mekanisme organisasi,” tuturnya.

Senada, Ketua DPC Gempar Batam Kota, Sudirman Tanjung menegaskan jika seluruh pengurus untuk tetap menjaga situasi kondusif di tengah situasi saat ini.

Menurut Sudirman, permasalahan dapat terselesaikan apabila ada komunikasi yang tepat.

“Kita punya AD-ART sebagai pedoman organisasi. Artinya, mekanisme sudah jelas,” ujarnya saat didampingi Sekretaris Gempar Batam Kota, Dipa Nusantara.

Cek berita artikel lainnya di Google News 

Penulis:DN|Editor:Mizon

Berita Terkait

Imigrasi Batam Deportasi 24 WN Tiongkok Usai Operasi Wira Waspada di Opus Bay
Polda Kepri Bongkar Judi Online di Batam, Operator Kelola 212 Ribu Akun Bot
KKJ Kepri Kecam Penghalangan Aksi Hari Kebebasan Pers di Depan Pemko Batam
Ketua DPD Gerindra Kepri Iman Sutiawan Minta Publik Lihat Polemik Li Claudia Secara Utuh
DPRD Batam Hadiri May Day 2026, Buruh Serukan UU Ketenagakerjaan Baru dan Tolak Outsourcing
AJI Indonesia Desak Hentikan Sensor dan Swasensor, Soroti Ancaman Serius bagi Kebebasan Pers
Patroli Malam, Satlantas Polresta Barelang Tindak 35 Motor Knalpot Brong
BP Batam Kaji Penataan Lahan Puskopkar, Warga Tunggu Kepastian UWT dan HGB

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:29 WIB

Imigrasi Batam Deportasi 24 WN Tiongkok Usai Operasi Wira Waspada di Opus Bay

Senin, 4 Mei 2026 - 20:44 WIB

Polda Kepri Bongkar Judi Online di Batam, Operator Kelola 212 Ribu Akun Bot

Senin, 4 Mei 2026 - 17:57 WIB

KKJ Kepri Kecam Penghalangan Aksi Hari Kebebasan Pers di Depan Pemko Batam

Senin, 4 Mei 2026 - 13:20 WIB

Ketua DPD Gerindra Kepri Iman Sutiawan Minta Publik Lihat Polemik Li Claudia Secara Utuh

Senin, 4 Mei 2026 - 11:12 WIB

DPRD Batam Hadiri May Day 2026, Buruh Serukan UU Ketenagakerjaan Baru dan Tolak Outsourcing

Berita Terbaru