MATAPEDIA6.com, JAKARTA — Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengganggu aktivitas penerbangan dari dan menuju Jakarta. Lion Group membatalkan sejumlah penerbangan melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) dan Bandara Internasional Halim Perdanakusuma (HLP) hingga pukul 18.00 WIB, Senin (7/9/2026).
Corporate Communications Strategic Lion Group Danang Mandala Prihantoro mengatakan keputusan tersebut mengikuti pemberitahuan resmi otoritas penerbangan sipil yang menetapkan kedua bandara berstatus closed sementara akibat dampak abu vulkanik.
“Keselamatan dan keamanan pelanggan serta seluruh awak pesawat tetap menjadi prioritas utama,” kata Danang dalam keterangan tertulis, Senin (7/9/2026).
Berdasarkan NOTAM, Bandara Soekarno-Hatta berstatus closed mulai pukul 08.28 WIB hingga estimasi pukul 18.00 WIB. Status serupa berlaku di Bandara Halim Perdanakusuma sejak pukul 08.16 WIB hingga estimasi waktu yang sama.
Baca juga:BEI Resmi Luncurkan 5 ETF Emas Perdana, In Pvestasi Emas Kini Bisa Lewat Bursa
Lion Group kemudian menyesuaikan operasional penerbangan yang terdampak. Maskapai memilih tidak menerbangkan pesawat jika kondisi wilayah udara belum memungkinkan dan aspek keselamatan belum dapat dipastikan.
Abu vulkanik menjadi perhatian serius dalam penerbangan karena dapat memengaruhi pengoperasian pesawat serta kondisi wilayah udara yang dilalui. Kondisi tersebut juga dapat berdampak terhadap kesehatan.
Lion Group terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau, termasuk arah dan kecepatan angin serta kondisi wilayah udara. Keputusan operasional akan mengikuti informasi terbaru dari otoritas terkait.
Bagi penumpang yang penerbangannya terdampak, Lion Group menyediakan opsi reschedule atau refund sesuai ketentuan yang berlaku.
Lion Group juga mengingatkan penumpang agar mewaspadai penipuan yang mengatasnamakan perusahaan.
Penumpang diminta tidak memberikan data pribadi, kode booking, kode OTP, atau melakukan transaksi kepada pihak yang tidak resmi.
Informasi penerbangan selanjutnya akan disampaikan mengikuti perkembangan kondisi dan pemberitahuan resmi otoritas penerbangan.
Baca juga:Jarak Pandang Terbatas, Pesawat Lion Air Gagal Mendarat di Batam
Editor:Zalfirega











