Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Lion Group Batalkan Sejumlah Rute hingga Sore

Senin, 7 September 2026 - 12:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawat Lion Air gagal mendarat di Bandara Hang Nadim Batam karena kondisi cuaca buruk dan jarak pandang terbatas. Matapedia6.com/ Istimewa

Pesawat Lion Air gagal mendarat di Bandara Hang Nadim Batam karena kondisi cuaca buruk dan jarak pandang terbatas. Matapedia6.com/ Istimewa

65 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, JAKARTA — Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengganggu aktivitas penerbangan dari dan menuju Jakarta. Lion Group membatalkan sejumlah penerbangan melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) dan Bandara Internasional Halim Perdanakusuma (HLP) hingga pukul 18.00 WIB, Senin (7/9/2026).

Corporate Communications Strategic Lion Group Danang Mandala Prihantoro mengatakan keputusan tersebut mengikuti pemberitahuan resmi otoritas penerbangan sipil yang menetapkan kedua bandara berstatus closed sementara akibat dampak abu vulkanik.

“Keselamatan dan keamanan pelanggan serta seluruh awak pesawat tetap menjadi prioritas utama,” kata Danang dalam keterangan tertulis, Senin (7/9/2026).

Berdasarkan NOTAM, Bandara Soekarno-Hatta berstatus closed mulai pukul 08.28 WIB hingga estimasi pukul 18.00 WIB. Status serupa berlaku di Bandara Halim Perdanakusuma sejak pukul 08.16 WIB hingga estimasi waktu yang sama.

Baca juga:BEI Resmi Luncurkan 5 ETF Emas Perdana, In Pvestasi Emas Kini Bisa Lewat Bursa

Lion Group kemudian menyesuaikan operasional penerbangan yang terdampak. Maskapai memilih tidak menerbangkan pesawat jika kondisi wilayah udara belum memungkinkan dan aspek keselamatan belum dapat dipastikan.

Abu vulkanik menjadi perhatian serius dalam penerbangan karena dapat memengaruhi pengoperasian pesawat serta kondisi wilayah udara yang dilalui. Kondisi tersebut juga dapat berdampak terhadap kesehatan.

Lion Group terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau, termasuk arah dan kecepatan angin serta kondisi wilayah udara. Keputusan operasional akan mengikuti informasi terbaru dari otoritas terkait.

Bagi penumpang yang penerbangannya terdampak, Lion Group menyediakan opsi reschedule atau refund sesuai ketentuan yang berlaku.

Lion Group juga mengingatkan penumpang agar mewaspadai penipuan yang mengatasnamakan perusahaan.

Penumpang diminta tidak memberikan data pribadi, kode booking, kode OTP, atau melakukan transaksi kepada pihak yang tidak resmi.

Informasi penerbangan selanjutnya akan disampaikan mengikuti perkembangan kondisi dan pemberitahuan resmi otoritas penerbangan.

 

Baca juga:Jarak Pandang Terbatas, Pesawat Lion Air Gagal Mendarat di Batam

Editor:Zalfirega

 

 

Berita Terkait

Kenal Pamit Kapolda Kepri, Suhendri Tekankan Keamanan dan Kenyamanan Warga  
Irjen Suhendri Jadi Kapolda Kepri, Siap Lanjutkan Inovasi dan Perkuat Pelayanan Publik
Kata PN Batam soal Aturan Peliputan di Ruang Sidang
Polisi Perkuat Pemberantasan Premanisme untuk Jaga Kepastian Hukum Dunia Usaha
Korban Ditikam 7 Kali di Dekat Golden Prawn, Polisi Tangkap Pria 30 Tahun
Kebutuhan Air Batam Meningkat, Lingga Masuk Radar BP Batam
Imigrasi Batam Tahan Keberangkatan 1.009 Penumpang Diduga PMI Nonprosedural
Tiga Bulan Krisis Air, Warga Sambau Blokade Akses Nongsa Digital Park: “Kami Cuma Mau Air”

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Kenal Pamit Kapolda Kepri, Suhendri Tekankan Keamanan dan Kenyamanan Warga  

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Irjen Suhendri Jadi Kapolda Kepri, Siap Lanjutkan Inovasi dan Perkuat Pelayanan Publik

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Kata PN Batam soal Aturan Peliputan di Ruang Sidang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Korban Ditikam 7 Kali di Dekat Golden Prawn, Polisi Tangkap Pria 30 Tahun

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Kebutuhan Air Batam Meningkat, Lingga Masuk Radar BP Batam

Berita Terbaru

juru bicara atau Humas PN Batam, Vabianes Stuart Wattimena, saat bertemu dengan sejumlah awak media dalam kegiatan Forum Wartawan Bayang (FWB) di The BCC Hotel & Residence Batam, Jumat (9/10/2026). Foto:Rega/matapedia

News

Kata PN Batam soal Aturan Peliputan di Ruang Sidang

Jumat, 9 Okt 2026 - 18:15 WIB