Banjir Bandang dan Longsor Terjang Humbang Hasundutan, Lima Orang Meninggal Empat Masih Hilang

Jumat, 28 November 2025 - 22:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi salah satu jalan yang terputus akibat longsor yang terjadi di Kabupaten Humbang Hasundutan, Provinsi Sumatera Utara, Jumat (28/11/2025). Matapedia6.com/Dok BNPB

Kondisi salah satu jalan yang terputus akibat longsor yang terjadi di Kabupaten Humbang Hasundutan, Provinsi Sumatera Utara, Jumat (28/11/2025). Matapedia6.com/Dok BNPB

MATAPEDIA6.com, HUMBANG HASUNDUTAN – Banjir bandang dan tanah longsor menerjang Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, Selasa (25/11/2025) malam, menimbulkan dampak besar bagi warga.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sedikitnya lima orang meninggal dunia, sementara empat lainnya masih dinyatakan hilang.

Hujan lebat yang dipicu fenomena siklon tropis Senyar disebut menjadi pemicu utama bencana hidrometeorologi tersebut.

Kecamatan Pakkat, khususnya Kelurahan Panggugunan, menjadi wilayah paling terdampak. Ratusan warga terpaksa mengungsi ke lokasi aman yang telah disiapkan oleh pemerintah daerah.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyebutkan selain korban jiwa, tujuh warga mengalami luka berat dan dua lainnya luka ringan setelah terseret arus banjir bandang.

Korban luka telah dievakuasi untuk menjalani perawatan intensif di RSUD Doloksanggul.

“Upaya pencarian masih terus dilakukan. Tim gabungan kembali melanjutkan operasi hari ini dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas,” kata Abdul.

Kerusakan material akibat bencana ini juga cukup besar. Enam rumah warga dilaporkan rusak berat, satu fasilitas ibadah rusak ringan, dan sejumlah ruas jalan tertutup material longsor.

Di titik longsor lainnya, sekitar sebelas akses jalan terputus, sementara jembatan, saluran air, dan tembok penahan tanah ikut terdampak.

Lahan pertanian milik warga juga mengalami kerusakan sehingga mengganggu mata pencaharian masyarakat setempat.

Dampak tanah longsor tercatat merambah sejumlah desa, antara lain Desa Sampean (Kecamatan Doloksanggul), Desa Parbotihan, Sihikkit, Sampetua, dan Janji Nagodang (Kecamatan Onan Ganjang), serta Desa Aek Sopang (Kecamatan Pakkat) dan Desa Janji Hutanapa (Kecamatan Parlilitan).

Tim gabungan dari BPBD, TNI–Polri, relawan, dan instansi terkait bergerak cepat melakukan evakuasi, pembukaan akses jalan dengan bantuan alat berat, serta pembersihan material longsoran.

Dinas Sosial mendirikan dapur umum dan pos pengungsian sementara di rumah-rumah penduduk yang dianggap aman.

Meski upaya penanganan terus berlangsung, kekhawatiran masyarakat masih terasa mengingat cuaca ekstrem diperkirakan belum sepenuhnya mereda.

BNPB mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi banjir bandang susulan dan longsor, mengingat curah hujan di wilayah Sumatera Utara masih berpotensi tinggi.

Sumber: BNPB |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Telkom Perkuat UMKM Perempuan Lewat Program Kartini Digital, Latih 73 Ribu Pelaku Usaha
Satgas PASTI Hentikan 953 Entitas Pinjol dan Investasi Ilegal, Ratusan Miliar Dana Diselamatkan
Kadin Nilai HPM Pasir Kuarsa Kepri Terlalu Tinggi dan Tidak Rasional
TelkomGroup Dukung PP TUNAS, Menkomdigi Tekankan Peran Generasi Muda Jaga Ruang Digital
Satgas PASTI Hentikan Aktivitas PT Malahayati Nusantara Raya
OJK Luncurkan PINTAR Reksa Dana, Bidik Investor Baru dan Perkuat Pasar Modal
OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi dan Kewajiban Pelaporan SLIK
BEI Buka Data Pemilik Saham Besar, Investor Kini Bisa Lacak Kepemilikan Emiten

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 17:50 WIB

Telkom Perkuat UMKM Perempuan Lewat Program Kartini Digital, Latih 73 Ribu Pelaku Usaha

Rabu, 29 April 2026 - 21:04 WIB

Satgas PASTI Hentikan 953 Entitas Pinjol dan Investasi Ilegal, Ratusan Miliar Dana Diselamatkan

Rabu, 29 April 2026 - 16:37 WIB

Kadin Nilai HPM Pasir Kuarsa Kepri Terlalu Tinggi dan Tidak Rasional

Selasa, 28 April 2026 - 18:24 WIB

TelkomGroup Dukung PP TUNAS, Menkomdigi Tekankan Peran Generasi Muda Jaga Ruang Digital

Selasa, 28 April 2026 - 17:10 WIB

Satgas PASTI Hentikan Aktivitas PT Malahayati Nusantara Raya

Berita Terbaru