Bea Cukai Batam Gagalkan 1,79 Kg Sabu dan Ringkus Empat Kurir di Pelabuhan dan Bandara

Selasa, 2 Desember 2025 - 16:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bea cukai Batam bongkar dua kurir penyelundupan sabu pada Selasa (2/12/2025). Foto:dok/Zalfirega-matapedia

Bea cukai Batam bongkar dua kurir penyelundupan sabu pada Selasa (2/12/2025). Foto:dok/Zalfirega-matapedia

MATAPEDIA6.com, BATAM-Bea Cukai Batam membongkar dua upaya penyelundupan sabu yang menggunakan modus berbeda di Bandara Hang Nadim dan Pelabuhan Harbour Bay beberapa hari belakangan ini.

Dalam operasi beruntun itu, petugas menyita 1.797,7 gram sabu dan menangkap empat kurir yang terhubung jaringan lintas negara.

Kepala Bidang P2 Bea Cukai Batam, Muhtadi, mengatakan penindakan pertama terjadi saat petugas Bandara Hang Nadim mencurigai gerak-gerik AW (27) penumpang rute Batam–Surabaya.

“Pemeriksaan mendalam mengungkap 602 gram sabu yang ia sembunyikan di dalam insole sepatu,” ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Bea Cukai Batam, Selasa (2/12/2025).

Baca juga: 40 Ton Beras Diamankan Kodim 0316 Batam Dilimpahkan ke Bea Cukai

Ia menyebut, pengembangan bersama BNNP Kepri membawa petugas ke AH (50) di Bengkong, yang menyimpan 666 gram sabu di bawah tempat tidurnya.

“Kedua kurir ini mengaku bekerja di bawah kendali seorang bernama MH dari Madura,” ujarnya.

Dua hari kemudian, petugas di Pelabuhan Internasional Harbour Bay kembali mencium gelagat mencurigakan dari MA (30) WNA Malaysia, dan MF (31) WNI.

Pemeriksaan medis mengonfirmasi keduanya membawa 8 paket sabu seberat 529,7 gram yang disembunyikan dalam tubuh. Mereka mengaku dikendalikan seorang WNI berinisial D yang bermukim di Malaysia, dan dijanjikan upah Rp40 juta.

Total barang bukti 1,79 kg ini diperkirakan dapat menyelamatkan sekitar 9.000 jiwa dari paparan narkoba dan mencegah kerugian negara hingga Rp14 miliar.

“Keempat pelaku kini terancam hukuman paling berat dalam UU No. 35/2009 tentang Narkotika,” imbuhnya.

Muhtadi, menegaskan operasi ini menguatkan komitmen aparat dalam menutup jalur masuk jaringan narkoba yang memanfaatkan wilayah Kepri sebagai transit.

Baca juga:Bea Cukai Batam Tindak Tiga Pelanggaran Kepabeanan Beruntun di Jalur Laut

 

Penulis:Zalfirega|Editor:Miezon

Berita Terkait

Relawan dan Pekerja Dapur MBG Batam Deklarasikan Dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis
OJK Kepri Dorong Warga Batam Lebih Bijak Berutang dan Waspada Penipuan Digital
Dugaan Persoalan Administrasi KB Djuwita Prakarsa Dibahas dalam RDPU DPRD Batam
Antisipasi Aksi “Rayap Besi”, Polresta Barelang Pimpin Patroli Gabungan Lintas Instansi
Kisah Sharifah Nur Nafisya, Siswi MTsN 1 Batam yang Tak Pernah Juara Akademik Kini Menjadi Juara 1 WCR 2026
Hampir Seluruh Warga Kepri Terlindungi JKN, Kepesertaan Tembus 97,53 Persen
Pemilik Toko Material, Rika: Tagihan Material Proyek Pulau Kasu Sudah Lunas Sejak Mei 2026
Polda Kepri Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase di Terowongan Pelita Batam, Dijuluki “Rayap Besi”

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 11:32 WIB

Relawan dan Pekerja Dapur MBG Batam Deklarasikan Dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:43 WIB

OJK Kepri Dorong Warga Batam Lebih Bijak Berutang dan Waspada Penipuan Digital

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:37 WIB

Dugaan Persoalan Administrasi KB Djuwita Prakarsa Dibahas dalam RDPU DPRD Batam

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:05 WIB

Antisipasi Aksi “Rayap Besi”, Polresta Barelang Pimpin Patroli Gabungan Lintas Instansi

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:59 WIB

Kisah Sharifah Nur Nafisya, Siswi MTsN 1 Batam yang Tak Pernah Juara Akademik Kini Menjadi Juara 1 WCR 2026

Berita Terbaru

General Manager MaxOne Hotel Batam, Dian,  saat Media Gathering di 1.1 Dining & Lounge Restaurant MaxOne Batam bersama wartawan, Jumat (19/6/2026). Foto:Rega/matapedia

Kuliner Wisata

MaxOne Batam Hotel Bidik Pasar Kuliner dan Small Meeting

Jumat, 19 Jun 2026 - 21:48 WIB