MATAPEDIA6.com, BATAM – Kebakaran melanda kawasan hutan lindung Mata Kucing, Kelurahan Kibing, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam, Minggu (8/2/2026) malam.
Api yang menjalar di lereng berbukit menghanguskan belasan hektare lahan dan sempat mengkhawatirkan warga sekitar.
Kobaran api terlihat menyala di antara pepohonan disertai kepulan asap tebal yang menerangi area sekitar.
Kuatnya hembusan angin membuat api cepat meluas, sementara akses menuju titik kebakaran yang cukup sulit menyulitkan kendaraan pemadam menjangkau lokasi.
Seorang warga mengaku api sudah terlihat sekitar pukul 20.00 WIB.
“Kurang tahu persis mulai jam berapa, tapi sekitar jam delapan malam saat saya pulang kerja, mobil damkar sudah merapat ke lokasi,” ujarnya.
Baca juga: Belasan Kios Kuliner di Mega Legenda Batam Hangus Terbakar, Polisi Masih Lidik Penyebab Kebakaran
Petugas pemadam kebakaran dari BP Batam dan Pemko Batam langsung melakukan upaya pemadaman.
Aparat kepolisian dari Brimob dan Satsamapta Polda Kepri turut membantu dengan mengerahkan mobil water cannon serta kendaraan khusus penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Direktur Samapta Polda Kepri, Kombes Pol Joko Adi Nugroho, menjelaskan laporan awal kebakaran diterima sekitar pukul 22.25 WIB.
Menindaklanjuti laporan tersebut, sebanyak 26 personel Ditsamapta langsung dikerahkan ke lokasi.
“Sekitar pukul 23.30 WIB personel tiba di lokasi bersama satu unit Rantis Karhutla, satu unit Rantis AWC, dan satu unit Rantis SAR. Kami langsung berkoordinasi dengan Damkar Kota Batam dan menempatkan personel di area belakang perumahan yang berbatasan langsung dengan titik kebakaran,” jelasnya.
Selain membantu pemadaman, petugas juga melakukan pengamanan di sekitar lokasi untuk mencegah api merembet ke kawasan permukiman warga serta memastikan situasi tetap kondusif.
Baca juga: Tak Ada Korban Jiwa, Kapal Tanker KM Elsa Regent Terbakar di Galangan ASL Batam
Upaya pemadaman berlangsung sepanjang malam hingga akhirnya api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 05.00 WIB.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Setelah api padam, dilakukan apel konsolidasi guna memastikan kesiapan serta kelengkapan personel dan peralatan,” kata Joko.
Penulis: Luci |Editor: Zalfirega


















