BI Kukuhkan Rony Widijarto, Dorong Penguatan Ekonomi dan Digitalisasi Daerah

Jumat, 18 Juli 2025 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Upacara pengukuhan dipimpin langsung Deputi Gubernur BI, Juda Agung, di Kantor Perwakilan BI Kepri, Jumat (18/7/2025). Foto:Humas BI

Upacara pengukuhan dipimpin langsung Deputi Gubernur BI, Juda Agung, di Kantor Perwakilan BI Kepri, Jumat (18/7/2025). Foto:Humas BI

MATAPEDIA6.com, BATAM — Bank Indonesia (BI) resmi mengukuhkan Rony Widijarto P. sebagai Kepala Perwakilan BI Provinsi Kepulauan Riau, menggantikan Suryono yang kini menjabat Deputi Kepala Perwakilan BI Sumatera Utara.

Upacara pengukuhan dipimpin langsung Deputi Gubernur BI, Juda Agung, di Kantor Perwakilan BI Kepri, Jumat (18/7/2025).

Peralihan kepemimpinan ini dinilai strategis dalam memperkuat sinergi antara BI dan pemerintah daerah, terutama dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi dan mendorong digitalisasi di wilayah Kepulauan Riau.

Dalam sambutannya, Juda Agung menyampaikan apresiasi atas kinerja Suryono selama menjabat, sekaligus menekankan lima arahan strategis kepada Rony Widijarto untuk memperkuat peran BI di Kepri.

Baca juga:BI Kepri: Transaksi QRIS Tembus Rp 3,34 Triliun

Pertama, mendorong penguatan ekspor produk unggulan industri Kepri di tengah tekanan tarif dari Amerika Serikat. Kedua, memperluas akses bagi Foreign Direct Investment (FDI). Ketiga, melanjutkan sinergi pengendalian inflasi bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Keempat, memperkuat pengawasan Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing (KUPVA) di Batam sebagai gerbang perdagangan internasional. Kelima, mendukung pengembangan infrastruktur, industri, dan pariwisata daerah.

Juda juga mengapresiasi dukungan Gubernur Kepri, kepala daerah, dan seluruh pemangku kepentingan atas kolaborasi yang terjalin bersama BI.

Ia menyoroti capaian ekonomi Kepri yang tumbuh lebih tinggi dibandingkan nasional dalam tiga triwulan terakhir, serta inflasi yang terjaga dalam rentang target 2,5 ± 1 persen hingga 2024 dan diproyeksikan stabil hingga 2025.

Sementara itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan terima kasih kepada Suryono atas kontribusinya dalam pengendalian inflasi dan penguatan ekosistem digital, termasuk implementasi QRIS lintas negara dan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).

Ansar berharap, di bawah kepemimpinan Rony Widijarto, kolaborasi antara BI dan pemerintah daerah semakin solid, khususnya dalam mendorong UMKM naik kelas melalui kurasi produk, digitalisasi, dan perluasan akses pasar.

Baca juga:Video: BI Kepri Sebut Transaksi QRIS Tembus Rp 3,34 Triliun

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

PNBP BP Batam Tembus Rp899 Miliar, Amsakar Fokus Percepat Infrastruktur
Bank Indonesia Naikkan BI-Rate ke 5,75 Persen untuk Jaga Rupiah dan Kendalikan Inflasi
Telkom Perkuat Transformasi Bisnis dan ESG Lewat Sustainability Report 2025
Andre Rosiade Sebut BP Batam Jadi Contoh Pengelolaan Anggaran Berbasis PNBP
Investasi Batam Lampaui Target, Data Centre Jadi Mesin Baru Ekonomi
Investasi Batam Tembus Rp69,3 Triliun, Amsakar-Li Claudia Fokus Benahi Infrastruktur dan Banjir
BEI Gelar Public Expose Live 2026, 8 Emiten Siap Paparkan Strategi Bisnis ke Investor
Bakrie Group Jajaki Investasi Energi di Batam, BP Batam Tawarkan Potensi Kawasan Strategis 

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:43 WIB

PNBP BP Batam Tembus Rp899 Miliar, Amsakar Fokus Percepat Infrastruktur

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:38 WIB

Bank Indonesia Naikkan BI-Rate ke 5,75 Persen untuk Jaga Rupiah dan Kendalikan Inflasi

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:02 WIB

Telkom Perkuat Transformasi Bisnis dan ESG Lewat Sustainability Report 2025

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:23 WIB

Andre Rosiade Sebut BP Batam Jadi Contoh Pengelolaan Anggaran Berbasis PNBP

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:50 WIB

Investasi Batam Lampaui Target, Data Centre Jadi Mesin Baru Ekonomi

Berita Terbaru