Ditresnarkoba Polda Kepri Gagalkan Penyelundupan Narkoba Jenis Baru dari Malaysia

Jumat, 4 Juli 2025 - 17:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Syafrudin pimpin konferensi pers ungkap kasus Narkoba jenis baru yakni MDMB-4en-PINACA dari Malaysia tujuan Batam, di Lobi Utama Mapolda Kepri, Jumat (4/7/2025). Matapedia6.com/Luci

Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Syafrudin pimpin konferensi pers ungkap kasus Narkoba jenis baru yakni MDMB-4en-PINACA dari Malaysia tujuan Batam, di Lobi Utama Mapolda Kepri, Jumat (4/7/2025). Matapedia6.com/Luci

MATAPEDIA6.com, BATAM – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kepulauan Riau berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis baru MDMB-4en-PINACA, yang merupakan ganja sintetis, dari Malaysia ke Batam.

Ini menjadi pengungkapan pertama narkoba jenis ini di wilayah Kepri.

Pengungkapan ini terjadi pada Kamis (19/6/2025) sekitar pukul 05.30 WIB, di wilayah pesisir Pantai Bahagia, Sambau, Nongsa.

Penangkapan berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan adanya pengiriman narkoba melalui jalur laut dari Malaysia menggunakan kapal carter.

Direktur Resnarkoba Polda Kepri, Kombes Pol Anggoro Wicaksono, menyampaikan bahwa pihaknya berhasil mengamankan satu tersangka berinisial ATA, yang berperan sebagai kurir pengantar narkotika lintas negara.

Baca juga: Polda Kepri Bongkar Sindikat Mafia Lahan, 7 Tersangka Ditangkap dan 247 Warga Jadi Korban

“Barang bukti yang kami amankan berupa 9 bungkus tepung basah, yang diduga kuat merupakan MDMB-4en-PINACA, bahan dasar narkotika sintetis,” ujar Anggoro.

Tak hanya ATA, polisi juga menetapkan tiga tersangka lainnya sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO). Mereka adalah:

AA (pengendali utama), Z (penerima di wilayah Karimun), N (pemilik barang), dan satu orang lainnya yang identitasnya masih dalam penyelidikan.

“Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui bahwa narkoba ini masih berupa bahan mentah, yang rencananya akan dikirim ke Bandung untuk diolah sebelum diedarkan ke pasaran,” jelas Anggoro.

Meski MDMB-4en-PINACA pernah diungkap oleh Polda Metro Jaya pada April 2024, Anggoro menegaskan bahwa tidak ada keterkaitan antara kasus tersebut dengan jaringan yang ditangkap di Kepri ini.

Saat ini, Ditresnarkoba masih melakukan pengembangan kasus dan memburu para tersangka DPO yang disebut berpindah-pindah lokasi untuk menghindari kejaran petugas.

Baca juga: Lima Pengedar Narkoba Diciduk Ditresnarkoba Polda Kepri, Satu Pelaku Miliki Senjata Api

Atas perbuatannya, tersangka ATA dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) atau Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Sidang PNBP Pandu Tunda BP Batam: Saksi Tegaskan Lisa Yulia Tak Kendalikan Keuangan
Pedagang di Jambi Resah, Peredaran Uang Palsu Kembali Marak Jelang Ramadan
Kejadian Berulang, Amsakar Minta Disnaker Batam Beri Teguran Keras ke PT ASL
Rekonstruksi Pembunuhan Kekasih di Batam: 37 Adegan Terungkap, Cekikan Jadi Aksi Mematikan
Kebakaran Kapal Kembali Terjadi PT ASL Shipyard Batam, Korban Jiwa Belum Diketahui
Polisi Tangkap Dua Pelaku Pengeroyokan Jukir di Batam
Remaja di Batam Ditangkap Polisi Terungkap Curi Motor 15 Kali, Aksinya Berakhir di Polsek Sekupang
Belasan Kios Kuliner di Mega Legenda Batam Hangus Terbakar, Polisi Masih Lidik Penyebab Kebakaran

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:10 WIB

Sidang PNBP Pandu Tunda BP Batam: Saksi Tegaskan Lisa Yulia Tak Kendalikan Keuangan

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:12 WIB

Pedagang di Jambi Resah, Peredaran Uang Palsu Kembali Marak Jelang Ramadan

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:53 WIB

Kejadian Berulang, Amsakar Minta Disnaker Batam Beri Teguran Keras ke PT ASL

Senin, 26 Januari 2026 - 21:57 WIB

Rekonstruksi Pembunuhan Kekasih di Batam: 37 Adegan Terungkap, Cekikan Jadi Aksi Mematikan

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:20 WIB

Kebakaran Kapal Kembali Terjadi PT ASL Shipyard Batam, Korban Jiwa Belum Diketahui

Berita Terbaru