DPRD Kepri Soroti Keamanan Penangkaran Buaya Lepas di Pulau Bulan

Jumat, 31 Januari 2025 - 21:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kepri dan anggota DPRI RI saat meninjau penangkaran buaya di Pulau Bulan Batam, Jumat (31/1). Foto:Dok/Bangun

Ketua DPRD Kepri dan anggota DPRI RI saat meninjau penangkaran buaya di Pulau Bulan Batam, Jumat (31/1). Foto:Dok/Bangun

MATAPEDIA6.com, BATAM- Ketua DPRD Kepri, Iman Sutiawan, menyoroti buaya yang lepas dari penangkaran di Pulau Bulan, Kota Batam beberapa hari lalu.

“Jadi dalam diskusi dengan manajer PT PJK, Toni, kita menekankan perlunya peninjauan kondisi kolam penangkaran dan meminta pertanggungjawaban perusahaan agar insiden serupa tidak terulang,” ujarnya Iman bersama anggota DPR RI Dapil Kepri, Endipat Wijaya dalam kunjungan ke Pulau Bulan, Jumat (31/1/2025).

Politikus Gerindra itu menyebut, dari 105 buaya yang kabur, 38 ekor berhasil ditangkap, 3 ditemukan mati, dan 66 ekor masih di penangkaran. Perusahaan mengeklaim hanya satu ekor yang hilang akibat jebol penangkaran saat hujan kala itu.

Iman meragukan jumlah tersebut. Ia meminta perusahaan menghitung kembali dan mengidentifikasi buaya yang ada.
Imam juga menyoroti dampak insiden ini pada nelayan yang kini takut melaut.

“Kita meminta perusahaan memberikan kompensasi kepada masyarakat terdampak, namun perusahaan masih mempertimbangkan hal tersebut,” ungkap dia lagi.

Iman mengusulkan tutup operasional PT PJK di Pulau Bulan sementara. Ia menilai penangkaran buaya yang sudah 36 tahun ini tidak memberikan kontribusi nyata.

“Melihat kondisi saat ini, tempat ini sebenarnya tidak lagi layak. Oleh karena itu, kami menyarankan agar lebih baik ditutup,” katanya.

“DPRD Kepri berikan waktu satu minggu kepada PT PJK untuk menjawab tuntutan resmi,” tambah dia.

Baca juga:Tim Terpadu Amankan 36 Buaya Lepas di Pulau Bulan, Tiga Masih Berkeliaran

Cek berita artikel lainnya di Google News

Penulis:Rega|Editor:Miezon

Berita Terkait

Viral Dugaan Pungli di Lapas Perempuan Batam, Kanwil Ditjenpas Kepri Turunkan Tim Investigasi
Aktivitas Belajar SDN 016 Sagulung Kembali Normal Setelah Sehari Diliburkan akibat Kabut Asap
Kejari Batam Periksa 35 Saksi dalam Penyidikan Pengelolaan Dana BOS SMA Yos Sudarso
Kapolda Kepri Tegaskan Penegakan Hukum dalam Konflik Lahan Setokok Batam
Bawa Spirit ‘DNA Pejuang’, PWI Kepri Resmi Dilantik 
Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara
Hampir Setahun Air Tak Mengalir, Warga Kampung Tua Dapur 12 Datangi Kantor ABH
Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 19:32 WIB

Viral Dugaan Pungli di Lapas Perempuan Batam, Kanwil Ditjenpas Kepri Turunkan Tim Investigasi

Jumat, 18 September 2026 - 18:26 WIB

Aktivitas Belajar SDN 016 Sagulung Kembali Normal Setelah Sehari Diliburkan akibat Kabut Asap

Jumat, 18 September 2026 - 14:37 WIB

Kejari Batam Periksa 35 Saksi dalam Penyidikan Pengelolaan Dana BOS SMA Yos Sudarso

Kamis, 17 September 2026 - 23:23 WIB

Kapolda Kepri Tegaskan Penegakan Hukum dalam Konflik Lahan Setokok Batam

Kamis, 17 September 2026 - 23:07 WIB

Bawa Spirit ‘DNA Pejuang’, PWI Kepri Resmi Dilantik 

Berita Terbaru