MATAPEDIA6.com, BATAM – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Batam, Muhammad Mustafa, meminta dinas terkait segera mengambil langkah cepat, melakukan perbaikan jalan berlobang di Batam.
Mustafa menegaskan, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air serta Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertamanan (Perkimtan) Kota Batam memiliki anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) yang dapat dimanfaatkan untuk perbaikan darurat.
“Anggaran itu bisa digunakan untuk penambalan jalan berlubang skala kecil. Jadi tidak ada alasan untuk tidak bergerak,” tegas Mustafa.
Menurutnya, dinas teknis harus proaktif turun ke lapangan, terutama jika persoalan tersebut menyangkut keselamatan masyarakat.
Banggar, kata dia, telah mengalokasikan dana BTT yang bisa dimaksimalkan untuk penanganan cepat.
Dia juga menekankan, sebelum dilakukan perbaikan menyeluruh, setidaknya bisa dilakukan tambal sulam sementara guna meminimalkan risiko kecelakaan.
Baca juga: Komisi IV DPRD Batam Telusuri Kendala Kerja Sama BPJS dengan RS Awal Bros Batuaji
Mengingat padatnya aktivitas masyarakat Batam di jalan raya setiap hari, persoalan jalan berlubang dinilai tidak bisa dianggap sepele.
Seperti diketahui Hujan deras yang mengguyur Kota Batam dalam beberapa pekan terakhir tak hanya menyebabkan banjir di sejumlah titik, tetapi juga memicu persoalan baru.
Sejumlah ruas jalan kini dipenuhi lubang akibat aspal yang tergerus genangan air, sehingga membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor.
Pantauan di lapangan, kerusakan terparah terjadi di Jalan R Suprapto, mulai dari kawasan Bukit Daeng hingga Bundaran Base Camp.
Di tanjakan Bukit Daeng, baik dari arah Muka Kuning maupun sebaliknya, lubang-lubang besar menganga dan kerap mengejutkan pengendara yang melintas.
Kondisi serupa juga terlihat di tanjakan sebelum Mall Top 100, ruas Merapi Subur hingga lampu merah Putri Hijau Sagulung. Sementara itu, lubang-lubang kecil namun cukup banyak juga ditemukan di depan ruko Waheng Centre, tepat sebelum Bundaran Simpang Base Camp.
Baca juga: Batam Jadi Panggung Adu Gagasan Otonomi, DPRD Desak Perombakan Relasi Pusat–Daerah
Akibat kerusakan tersebut, sejumlah pengendara dilaporkan terjatuh. Terbaru, pada Senin (2/3/2026) malam, tiga pengendara sepeda motor terjungkal di turunan bukit setelah menghantam lubang di jalan.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, namun satu unit Honda Beat merah mengalami kerusakan cukup parah.
Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Metra Dinata, menyebut pihaknya telah memonitor kondisi kerusakan jalan tersebut.
Dia mengatakan koordinasi juga sudah dilakukan dengan BP Batam untuk penanganan sementara di titik-titik yang dinilai rawan.
Pemerintah diharapkan bergerak cepat sebelum jatuh korban berikutnya. Sebab, bagi masyarakat, jalan yang aman bukan sekadar fasilitas, melainkan kebutuhan utama untuk menunjang aktivitas dan keselamatan sehari-hari.
Penulis: Luci |Editor: Zalfirega



















