Expo Keuangan Kepri: Sinergi OJK dan Pemda Bangun Masyarakat Melek Finansial dan Waspada Pinjol Ilegal

Senin, 27 Oktober 2025 - 22:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kepri Ansar dan Kepala OJK Kepri Sinar diwawancara wartawan, Jumat (3/10/2025). Foto:Zalfirega/matapedia

Gubernur Kepri Ansar dan Kepala OJK Kepri Sinar diwawancara wartawan, Jumat (3/10/2025). Foto:Zalfirega/matapedia

MATAPEDIA6.com, BATAM-Di tengah riuh pameran produk keuangan di mal terbesar Kota Batam, ada pesan yang menggema lebih dalam dari sekadar promosi tabungan atau kredit.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dan perbankan nasional, menyerukan gerakan moral: ‘Melek Finansial, Lawan Pinjol Ilegal.’

Dalam gelaran Expo Keuangan Kepri 2025,OJK tidak hanya menampilkan produk, tapi juga menghadirkan kesadaran — bahwa literasi finansial adalah bentuk perlindungan diri di era digital yang serba cepat.

Dan di usia ke-14 tahun, OJK menegaskan kembali komitmennya sebagai penjaga stabilitas sekaligus pelindung masyarakat.

Batam, kota industri dan perdagangan internasional, adalah potret nyata bagaimana kemajuan ekonomi sering kali berjalan berdampingan dengan risiko keuangan.

Baca juga:Perbankan Kepri Jadi Motor Ekonomi Sumatera: Refleksi 14 Tahun OJK Menjaga Stabilitas dan Kepercayaan

Di balik pertumbuhan UMKM dan transaksi digital yang pesat, OJK mencatat masih banyak masyarakat yang tergoda pinjaman daring ilegal karena minim literasi.

Expo Keuangan hadir untuk menjembatani kesenjangan itu. Ratusan peserta — dari pelajar, pekerja, hingga pelaku usaha — memadati stan edukasi OJK dan lembaga keuangan legal.

Mereka belajar mengenali ciri pinjaman ilegal, memahami hak sebagai konsumen, dan mempelajari cara mengatur keuangan dengan benar.

“Banyak masyarakat terjebak karena mudah percaya pada tawaran cepat cair. Padahal, kemudahan tanpa perlindungan bisa berujung petaka,” ujar Kepala OJK Kepri, Sinar Danandjaya beberapa hari lalu pada wartawan.

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, yang hadir membuka acara, menegaskan bahwa edukasi keuangan adalah bagian dari pembangunan daerah.

“Pertumbuhan ekonomi tak akan berarti jika rakyat masih terjerat pinjol ilegal. OJK dan pemerintah daerah harus bergandengan tangan melindungi masyarakat,” ujarnya.

OJK Kepri menjawab dengan pendekatan edutainment: edukasi dalam bentuk hiburan.
Talkshow, kuis interaktif, hingga simulasi aplikasi keuangan aman menjadi daya tarik bagi pengunjung.

Namun di balik keceriaan itu, pesan yang disampaikan sangat serius: jangan biarkan uang digital menjadi jerat baru bagi rakyat.

Fenomena pinjaman online ilegal menjadi momok di banyak daerah. Kecepatan teknologi tidak diimbangi dengan pemahaman finansial.

Banyak masyarakat yang terjebak bunga tinggi, penagihan kasar, hingga kebocoran data pribadi.
OJK mencatat, ribuan laporan masyarakat terkait pinjol ilegal terus berdatangan setiap tahun. Melalui Satgas PASTI (Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan Terpadu), OJK berupaya memutus rantai kejahatan keuangan digital — namun kunci utamanya tetap pada literasi publik.

“Pinjol ilegal itu seperti racun manis. Sekali dicoba, sulit lepas. Maka, edukasi adalah vaksin terbaik,” ujar seorang narasumber dalam sesi diskusi publik Expo Keuangan.

Expo Keuangan Kepri menjadi bukti bahwa edukasi finansial tidak harus kaku. Di tangan OJK, literasi menjadi gerakan sosial yang menyentuh berbagai kalangan.

Pelajar diajak memahami cara menabung digital, UMKM dibimbing mengakses pembiayaan legal, dan masyarakat umum diajak memahami arti penting asuransi serta dana pensiun.

Yang menarik, beberapa peserta bahkan membuka rekening dan asuransi mikro langsung di lokasi — menandai perubahan konkret dari edukasi menjadi aksi.

Inilah bukti nyata: literasi finansial tidak berhenti di spanduk atau seminar, tapi membentuk perilaku ekonomi baru.

Peringatan ulang tahun OJK tahun ini mengangkat semangat “Menjaga Kepercayaan, Menguatkan Keberlanjutan.” Dan di Kepri, pesan itu diterjemahkan dengan lugas: menjaga kepercayaan publik pada sistem keuangan nasional berarti melindungi mereka dari jebakan digital yang menipu.

OJK menyadari bahwa di era serba digital, kecepatan bukan lagi keunggulan — yang utama adalah keamanan dan edukasi.

Karena masyarakat yang melek finansial tidak hanya tahu cara meminjam, tapi juga paham kapan tidak perlu meminjam.

Expo Keuangan Kepri bukan sekadar perayaan ekonomi, tapi refleksi nasional: bahwa pembangunan sejati bukan hanya pada angka PDRB, melainkan pada kesejahteraan masyarakat yang sadar dan terlindungi.

Dari Batam, semangat itu disuarakan: bahwa literasi finansial bukan kemewahan, tapi kebutuhan hidup. Dan OJK, di usia ke-14 tahun, terus memegang kompas moralnya — memastikan setiap kemajuan digital tetap berpijak pada nilai kemanusiaan.

Baca juga: Inklusi Keuangan Jadi Jalan Pemerataan: OJK Hadirkan Gerakan Nasional dari Surabaya

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

TNI AL Bongkar Dugaan Penyelundupan LTJ dan Unsur Radioaktif Senilai Triliunan di Kepri
Momen Iduladha di Batam, Pemko Catat 1.020 Titik Salat Id dan 7.011 Hewan Kurban
Panbil Group Salurkan 24 Hewan Kurban hingga Pulau Ngenang dan Tanjung Sauh di Batam
Lapas Batam Sembelih 8 Hewan Kurban, Warga Binaan Ikut Berpartisipasi di Idul Adha 1447 H
Rutan Batam Sembelih 22 Hewan Kurban, Jumlah Meningkat Tajam dari Tahun Lalu
Aweng Kurniawan: Gerindra Turun Langsung Salurkan Kurban, Sapi 1 Ton dari Prabowo untuk Pulau Kasu
Tambah 19 Unit Armada, Trans Batam Pangkas Waktu Tunggu dan Perkuat Layanan Port to Port
Pemko Batam Raih Penghargaan Kemendikbud, Kolaborasi Sekolah Swasta dalam SPMB

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:25 WIB

TNI AL Bongkar Dugaan Penyelundupan LTJ dan Unsur Radioaktif Senilai Triliunan di Kepri

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:11 WIB

Panbil Group Salurkan 24 Hewan Kurban hingga Pulau Ngenang dan Tanjung Sauh di Batam

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:00 WIB

Lapas Batam Sembelih 8 Hewan Kurban, Warga Binaan Ikut Berpartisipasi di Idul Adha 1447 H

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:13 WIB

Rutan Batam Sembelih 22 Hewan Kurban, Jumlah Meningkat Tajam dari Tahun Lalu

Rabu, 27 Mei 2026 - 10:33 WIB

Aweng Kurniawan: Gerindra Turun Langsung Salurkan Kurban, Sapi 1 Ton dari Prabowo untuk Pulau Kasu

Berita Terbaru

tangkapan layar screenshot google rupiah pada Kamis (28/5/2026). Foto:ist

Bisnis

Rupiah Anjlok ke Rp 17.859 per Dolar AS

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:13 WIB