Januari 2024 Polda Kepri Ungkap 51 Kasus Peredaran Narkoba

Selasa, 30 Januari 2024 - 14:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Kepri Irjen Pol Yan Fitri pimpin Konferensi pers pengungkapan kasus peredaran narkotika di Kepri, Selasa (30/1/2024).Matapedia6.com/ luci

Kapolda Kepri Irjen Pol Yan Fitri pimpin Konferensi pers pengungkapan kasus peredaran narkotika di Kepri, Selasa (30/1/2024).Matapedia6.com/ luci

MATAPEDIA6.com, BATAM – Belum lewat satu bulan di tahun 2024. Polda Kepri berhasil mengungkap sebanyak 51 Kasus peredaran narkotika dan tetapkan 72 orang tersangka.

Kapolda Kepri Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah memberikan apresiasi kepada jajaran Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kepri yang sudah berhasil mengungkap 51 kasus peredaran narkotika sebelum 100 dirinya menjabat Kapolda Kepri.

“Ini pencapaian yang luar biasa, dan menyelematkan ribuan generasi bangsa,” kata Yan Fitri Halimansyah saat memimpi konfrensi pers ungkap kasus di lobi utama Polda Kepri, Selasa (30/1/2024).

Yan Fitri merincikan dari 51 kasus narkotika yang diungkap, Polisi mengamankan barang bukti berupa 4.089 butir ekstasi 1.279 gram ganja kering 10,4 ribu gram sabu dan 479 butir pil happy five.

Sementara untuk tersangka yang diamankan terdiri dari 64 laki -laki warga negara Indonesia, 7 wanita warga negara Indonesia dan 1 laki laki warna negara Malaysia.

Yan Fitri juga menjelaskan kasus peredaran narkotika yang diungkap Polda Kepri, hampir disemua wilayah di Kepri, mulai dari Batam, Tanjungpinang, Lingga, Natuna, Anambas, Karimun dan Bintan.

”Peredaran narkoba di Kepri ini bukan hanya di Batam saja, tetapi sudah hampir di tujuh kabupaten kota yang ada di Kepri,” kata Yan Fitri.

Dia juga menjelaskan tidak bisa dipungkiri bahwa Kepri yang merupakan daerah kepulauan dan bertetangga langsung dengan negara tetangga, sehingga memudahkan barang haram tersebut masuk ke Kepri.

Sementara kata Yan Fitri pengungkapkan peredaran narkotika yang dilaksanakan oleh Ditresnarkoba Polda Kepri tidak terlepas dari dukungan stake holder dan lintas instansi yang ada di Kepri.

“Saya juga memohon dukungan dan kerjasama dari Bea Cukai Batam dan Karimun, untuk memberantas peredaran narkotika di Kepri,” kata Yan Fitri.

Dia menjelaskan Bea Cukai memiliki alat untuk mendeteksi masuk dan keluarnya barang narkotika di Kepri.

”Mereka yang punya alat, jadi saya mohon untuk bisa bekerjasama, mengendalikan peredaran Narkotika di Kepri,” kata Yan Fitri.

Penulis: luci | Editor: Redaksi

Berita Terkait

Sidang Dugaan Pembunuhan Calon LC di Batam, Saksi Ungkap Pembongkaran CCTV di Lokasi Kejadian
Polisi Tangkap Jambret yang Sasar Warga Hendak Hadiri Pesta di Sungai Beduk
Polsek Bengkong Gerak Cepat Jemput Terduga Pelaku Pencurian Usia Ditangkap Warga
Tiga Pencuri Ponsel Mahasiswi di Batam Dibekuk dalam Hitungan Jam, iPhone Korban Berhasil Diselamatkan
Sidang Kasus Pembunuhan Calon LC di PN Batam Berlanjut, Jaksa Hadirkan Enam Saksi
Polresta Barelang Bongkar 12 Kasus Narkotika Saat Libur Iduladha, 12 Tersangka Diamankan
Komplotan Pencuri HP Beraksi di Rajawali, Modus Isi BBM dan Belanja di Toko 24 Jam
Polisi Bongkar Judi Online Omzet Rp10 Miliar per Bulan di Perumahan Mewah Batam

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 20:21 WIB

Sidang Dugaan Pembunuhan Calon LC di Batam, Saksi Ungkap Pembongkaran CCTV di Lokasi Kejadian

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:28 WIB

Polisi Tangkap Jambret yang Sasar Warga Hendak Hadiri Pesta di Sungai Beduk

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:38 WIB

Polsek Bengkong Gerak Cepat Jemput Terduga Pelaku Pencurian Usia Ditangkap Warga

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:19 WIB

Tiga Pencuri Ponsel Mahasiswi di Batam Dibekuk dalam Hitungan Jam, iPhone Korban Berhasil Diselamatkan

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:33 WIB

Sidang Kasus Pembunuhan Calon LC di PN Batam Berlanjut, Jaksa Hadirkan Enam Saksi

Berita Terbaru