KKP Asah Kesiapan Tempur Laut: Awak Kapal Negara Ditempa Lewat Latihan Menembak di Batam

Jumat, 7 November 2025 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirjen PSDKP Pung Nugroho Saksono (Ipunk). Foto:Istimewa

Dirjen PSDKP Pung Nugroho Saksono (Ipunk). Foto:Istimewa

MATAPEDIA6.com, BATAM-Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), sebanyak 160 awak Kapal Negara (AKN), pengawas perikanan, dan polisi khusus pesisir ditempa dalam latihan menembak di markas Brimob Polda Kepri, Batam beberapa hari lalu.

Latihan ini bukan sekadar ajang uji kemampuan. Bagi aparat penegak hukum di laut, ketepatan membidik sama pentingnya dengan ketepatan bertindak di lapangan.

“PSDKP adalah satu-satunya unit di KKP yang memiliki kewenangan menggunakan senjata api. Karena itu, kemampuan ini harus terus diasah agar digunakan sesuai aturan dan tujuan,” kata Dirjen PSDKP Pung Nugroho Saksono (Ipunk) dalam keterangannya, Jumat (7/11/2025).

Ipunk menekankan, kemampuan menembak mencerminkan profesionalisme. “Menembak sama dengan bekerja—fokus jadi kunci utama. Ketika menarik pelatuk, harus tenang, disiplin, dan mampu mengendalikan diri,” ujarnya.

Baginya, nilai-nilai dalam menembak—ketenangan, konsentrasi, dan pengendalian diri—adalah cermin integritas petugas PSDKP yang bertugas di garis depan menjaga laut Indonesia.

Baca juga:PSDKP Sosialisasikan  PP 28 & 25/2025 Berlaku, Batam Jadi Pilot Project Perizinan Maritim

Dalam penegakan hukum di laut, penggunaan senjata bukan untuk gagah-gagahan. “Ada SOP yang ketat. Peluru yang dilepaskan harus punya alasan hukum yang jelas,” tegas Ipunk.

Kewenangan aparat PSDKP untuk memegang dan menggunakan senjata diatur dalam Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 sebagai bagian dari pelaksanaan tugas pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan.

Selain meningkatkan kemampuan teknis, latihan ini juga memperkuat semangat korps di antara awak kapal pengawasan.

“Kita bukan hanya berhadapan dengan pencuri ikan, tapi juga menjaga martabat bangsa di laut. Profesionalisme dan solidaritas harus jadi senjata utama,” tutup Ipunk.

 

Baca juga:KKP Ringkus Kapal Vietnam Pencuri Ikan di Laut Natuna Utara

Editor:Zalfirega

 

Berita Terkait

AJI Indonesia Desak Hentikan Sensor dan Swasensor, Soroti Ancaman Serius bagi Kebebasan Pers
Patroli Malam, Satlantas Polresta Barelang Tindak 35 Motor Knalpot Brong
BP Batam Kaji Penataan Lahan Puskopkar, Warga Tunggu Kepastian UWT dan HGB
Polda Kepri Bagikan 200 Helm Gratis untuk Pekerja Saat May Day di Batam
Perpanjangan UWT Rumah Puskopkar Batu Aji, BP Batam Belum Terima Tahap Awal dari Pengembang
Ketua IKTD Batam 2004–2009 H. Isnur Fauzi Wafat, H. Arlon Veristo Kenang Sosok Pemersatu Perantau
May Day 2026 Batam Diisi Aksi Bersih Lingkungan, Amsakar–Claudia Apresiasi Peran Buruh
Amsakar Dorong Kadin Batam Percepat Investasi, Ekonomi Tembus Rp69,3 Triliun

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:23 WIB

AJI Indonesia Desak Hentikan Sensor dan Swasensor, Soroti Ancaman Serius bagi Kebebasan Pers

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:43 WIB

Patroli Malam, Satlantas Polresta Barelang Tindak 35 Motor Knalpot Brong

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:15 WIB

BP Batam Kaji Penataan Lahan Puskopkar, Warga Tunggu Kepastian UWT dan HGB

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:03 WIB

Polda Kepri Bagikan 200 Helm Gratis untuk Pekerja Saat May Day di Batam

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:47 WIB

Ketua IKTD Batam 2004–2009 H. Isnur Fauzi Wafat, H. Arlon Veristo Kenang Sosok Pemersatu Perantau

Berita Terbaru