MATAPEDIA6.com, BATAM – Satuan Tugas Koordinasi Wilayah I Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun langsung meninjau sejumlah proyek strategis daerah guna memastikan pelaksanaannya berjalan optimal, tepat sasaran, dan bebas dari potensi penyimpangan.
Peninjauan yang dilakukan pada Senin (6/4/2026) ini dipimpin oleh Kasatgas Koordinator Wilayah I KPK, Uding Juharudin.
Udi g menegaskan proyek-proyek dengan nilai anggaran besar harus benar-benar diselesaikan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Proyek strategis ini harus dilaksanakan dengan baik, tuntas, dan dapat berfungsi maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Uding.
Dalam kunjungan tersebut, tim KPK menyambangi sejumlah lokasi penting, di antaranya proyek revitalisasi dan rehabilitasi gedung shelter milik Dinas Sosial di kawasan Sekupang, peninjauan prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) di Perumahan Central Park Residence Tanjung Uncang, hingga penguatan Laboratorium Kesehatan Masyarakat di Baloi Permai.
Baca juga: KPK Minta DPRD Batam Perkuat Pengawasan Anggaran Daerah 2026
Selain itu, pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) tingkat SMP yang dikerjakan oleh Dinas Pendidikan juga tak luput dari perhatian.
Proyek-proyek ini dinilai strategis karena memiliki nilai anggaran signifikan sekaligus berperan langsung dalam peningkatan pelayanan publik.
Uding menyoroti bahwa sektor pengadaan barang dan jasa masih menjadi titik rawan terjadinya praktik korupsi di daerah. Ia menyebut, persoalan klasik yang kerap muncul meliputi pengadaan, jual beli jabatan, hingga perizinan.
“Karena itu, kami fokus mengawal proses pengadaan agar berjalan sesuai aturan dan terhindar dari praktik korupsi,” tegasnya.
Kehadiran KPK di lapangan, lanjut Uding, diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh pihak mulai dari perencana, pelaksana, hingga pengawas untuk bekerja secara profesional, transparan, dan akuntabel.
Dalam kesempatan tersebut, KPK juga mengapresiasi sejumlah proyek yang telah mulai difungsikan, meskipun sebelumnya sempat belum dimanfaatkan secara optimal.
Menurutnya, pemanfaatan aset yang sudah dibangun menjadi kunci agar anggaran yang telah digelontorkan tidak sia-sia.
Baca juga: Hari Pertama Kerja, Amsakar Gas Pol Tinjau Proyek Strategis Batam
“Kami ingin memastikan setiap bangunan benar-benar digunakan dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Lebih jauh, KPK menekankan bahwa pengawasan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat dan media sebagai kontrol sosial.
Dengan pengawalan yang ketat dan kolaborasi berbagai pihak, KPK berharap seluruh proyek strategis di Batam dapat berjalan sesuai ketentuan serta memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di daerah.
Penulis: Luci : Editor: Zalfirega


















