Kronologi Pengeroyokan Anak Anggota DPRD Kepri 

Sabtu, 6 Januari 2024 - 00:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Reskrim Kompol R. Moch Dwi Ramadhanto, saat berbincang dengan para tersangka pengeroyokan anak Anggota DPRD Kepri, saat ekspos kasus di Polresta Barelang, Jumat (5/1/2024)
Matapedia6.com/ Dok Polresta

Kasat Reskrim Kompol R. Moch Dwi Ramadhanto, saat berbincang dengan para tersangka pengeroyokan anak Anggota DPRD Kepri, saat ekspos kasus di Polresta Barelang, Jumat (5/1/2024) Matapedia6.com/ Dok Polresta

MATAPEDIA6.com, BATAM- Satreskrim Polresta Barelang menangkap 4 orang diduga pelaku penganiayaan terhadap anak anggota DPRD Kepri Nyanyang Haris Pratamura.

Bagaimana kronologi kejadiannya?

Minggu 30 Desember 2023

Pelaku merupakan bintang tamu menghadiri acara malam tahun baru di kafe Patam Lestari Sekupang, Kota Batam.

“Terjadi percekcokan dan pertikaian di lanjutkan di luar teras kafé. Pelaku merupakan bintang tamu saat acara malam tahun baru di kafé tersebut,” ujar Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol R. Moch Dwi Ramadhanto dampingi Kasi Humas Polresta Barelang AKP Tigor Sidabariba dan Wakasat Reskrim AKP Thetio Nardianto serta IPDA Riyanto, SH, IPDA Nurdeni dalam jumpa pers di Polresta Barelang, Jumat (6/1/2024).

Senin, 1 Januari 2024

Pukul 01.00 WIB

Di dalam kafe tersebut pelaku bersama tiga rekannya terlibat perselisihan dengan korban dan diduga mengeroyok korban.

“Telah terjadi pengeroyokan dilakukan 4 pelaku yang dilaporkan oleh orang tua korban,” ujarnya.

“4 orang pelaku inisial SMN (oknum seleb tiktok), AD, RSP, dan DJ,” tambah dia.

SMN menendang bagian punggung korban serta memukul wajah korban secara berulang-ulang dari arah belakang dengan menggunakan tangan kanannya.

“Untuk pelaku RSP menendang kaki kanan korban sebanyak 2 kali dengan menggunakan kaki kanannya, pelaku DJ menendang bagian paha korban sebanyak 1 kali dengan menggunakan kaki kanannya,” bebernya.

Akibatnya, korban mengalami luka di bagian bibir, kepala belakang, lengan kanan memar, dan pergelangan tangan kiri bengkak hingga akhirnya orang tua korban melaporkan ke polisi.

Kamis, 4 Januari 2024

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, polisi akhirnya menangkap Satria Mahathir bersama dengan rekannya.

Jumat 5 Januari 2024

Satria Mahathir bersama dengan rekannya di hadirkan dalam jumpa pers di Polresta Barelang.

Kini untuk mempertanggungjawabkan perbuatan pelaku dijerat Pasal 80 Ayat (1) Juncto Pasal 76c dan/atau pasal 170 KUHP dengan ancaman penjara maksimal 5 tahun 6 bulan.

Cek berita artikel lain di Google News

Penulis:Rega|Editor:Redaksi

Berita Terkait

Polisi Ungkap Dugaan Pembunuhan Perempuan di Batam, Dipicu Sakit Hati karena Ucapan
PN Batam Catat 34 Perkara Perlindungan Anak hingga Oktober 2026
Pria di Batam Tewas Ditikam 25 Kali, Polisi Ungkap Dendam dan Masalah Asmara
Laporan Pencurian Xpander di Batam Diduga Palsu, Tiga Orang Ditangkap
Polda Kepri Amankan 17 Orang dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Ekstasi di Batam
Pembacokan di PJB Sagulung, Korban Terjebak di Drainase dan Pelaku Masih Diburu Polisi 
Polisi Tangkap 2 Pria, Diduga Aniaya Pekerja Proyek di Sagulung Batam karena Persoalan Gaji
Ruko di Harbour Bay Dibobol, Kamera, Laptop hingga Drone Raib: Polisi Tangkap Pemuda 19 Tahun

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Polisi Ungkap Dugaan Pembunuhan Perempuan di Batam, Dipicu Sakit Hati karena Ucapan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:57 WIB

PN Batam Catat 34 Perkara Perlindungan Anak hingga Oktober 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Pria di Batam Tewas Ditikam 25 Kali, Polisi Ungkap Dendam dan Masalah Asmara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Laporan Pencurian Xpander di Batam Diduga Palsu, Tiga Orang Ditangkap

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Polda Kepri Amankan 17 Orang dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Ekstasi di Batam

Berita Terbaru