Lantamal IV Batam Bantah Keterlibatan Mobil Dinas Dalam Penyelundupan Rokok Ilegal di Punggur

Senin, 19 Mei 2025 - 22:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Komandan Lantamal IV, Kolonel Laut (P) Ketut Budiantara

Wakil Komandan Lantamal IV, Kolonel Laut (P) Ketut Budiantara

MATAPEDIA6.com, BATAM – Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IV Batam dengan tegas membantah keterlibatan kendaraan dinasnya dalam kasus penyelundupan rokok ilegal yang sempat viral di media sosial.

Wakil Komandan Lantamal IV, Kolonel Laut (P) Ketut Budiantara, menjelaskan truk TNI AL yang terlihat membawa rokok di kawasan Telaga Punggur merupakan kendaraan bantuan yang digunakan atas permintaan resmi dari Bea Cukai Batam.

“Mobil dinas TNI AL yang beredar dalam video di media sosial bukan bagian dari jaringan penyelundupan. Kendaraan tersebut kami pinjamkan kepada Bea Cukai untuk membantu proses pengangkutan barang hasil penindakan,” tegas Ketut saat memberikan keterangan di Kantor Bea Cukai Batam, Senin (19/5/2025).

Ketut menyesalkan narasi menyesatkan yang berkembang di media sosial, dan mengimbau masyarakat untuk tidak langsung mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

“Kami ingin meluruskan informasi agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Justru TNI AL sangat mendukung penegakan hukum oleh Bea Cukai,” lanjutnya.

Ia juga menambahkan bahwa Lantamal IV Batam bersama aparat lainnya terus aktif melakukan operasi di wilayah Kepulauan Riau.

“Kami baru saja melakukan penindakan terhadap peredaran rokok ilegal di Natuna, dan juga menggagalkan upaya penyelundupan narkotika di perairan Karimun,” ungkap Ketut.

Sementara itu, Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan Bea Cukai Batam, Evi Octavia, turut membantah informasi yang menyebutkan truk TNI AL terlibat dalam penyelundupan.

Dia menjelaskan bahwa penindakan terhadap 3,5 juta batang rokok tanpa cukai dimulai dari laporan masyarakat.

“Penindakan ini murni hasil kerja lapangan. Saat kami melakukan patroli di sekitar Pelabuhan ASDP Telaga Punggur, petugas mencurigai aktivitas bongkar muat mencurigakan dari sebuah truk. Saat didekati, sopir dan buruh angkut melarikan diri,” jelas Evi.

Karena banyaknya barang bukti yang harus diamankan, pihak Bea Cukai kemudian meminta bantuan akomodasi kepada Lantamal IV untuk mengangkut barang-barang tersebut ke kantor Bea Cukai.

Dalam operasi ini, Bea Cukai berhasil menyita berbagai merek rokok ilegal seperti Manchester Double Drive, Rave Ice Menthol, HD Classic, dan Ovo Bold. Potensi kerugian negara dari kasus ini ditaksir mencapai Rp 2,67 miliar.

“Narasi-narasi yang menyudutkan institusi tertentu tanpa dasar hanya akan mengaburkan keberhasilan aparat dalam menegakkan hukum,” tutup Evi.

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Sidang Dugaan Pembunuhan Calon LC di Batam, Saksi Ungkap Pembongkaran CCTV di Lokasi Kejadian
Polisi Tangkap Jambret yang Sasar Warga Hendak Hadiri Pesta di Sungai Beduk
Polsek Bengkong Gerak Cepat Jemput Terduga Pelaku Pencurian Usia Ditangkap Warga
Tiga Pencuri Ponsel Mahasiswi di Batam Dibekuk dalam Hitungan Jam, iPhone Korban Berhasil Diselamatkan
Sidang Kasus Pembunuhan Calon LC di PN Batam Berlanjut, Jaksa Hadirkan Enam Saksi
Polresta Barelang Bongkar 12 Kasus Narkotika Saat Libur Iduladha, 12 Tersangka Diamankan
Komplotan Pencuri HP Beraksi di Rajawali, Modus Isi BBM dan Belanja di Toko 24 Jam
Polisi Bongkar Judi Online Omzet Rp10 Miliar per Bulan di Perumahan Mewah Batam

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 20:21 WIB

Sidang Dugaan Pembunuhan Calon LC di Batam, Saksi Ungkap Pembongkaran CCTV di Lokasi Kejadian

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:28 WIB

Polisi Tangkap Jambret yang Sasar Warga Hendak Hadiri Pesta di Sungai Beduk

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:38 WIB

Polsek Bengkong Gerak Cepat Jemput Terduga Pelaku Pencurian Usia Ditangkap Warga

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:19 WIB

Tiga Pencuri Ponsel Mahasiswi di Batam Dibekuk dalam Hitungan Jam, iPhone Korban Berhasil Diselamatkan

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:33 WIB

Sidang Kasus Pembunuhan Calon LC di PN Batam Berlanjut, Jaksa Hadirkan Enam Saksi

Berita Terbaru