Lonjakan Tajam Investor Pasar Modal: 19 Juta SID Tercapai, BEI Sukses Dorong Gelombang Investasi Anak Muda

Jumat, 7 November 2025 - 12:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Bursa Efek Indonesia IDX di Jakarta. Foto:dok/matapedia

Kantor Bursa Efek Indonesia IDX di Jakarta. Foto:dok/matapedia

MATAPEDIA6.com, JAKARTA – Pasar modal Indonesia mencatat sejarah baru. Hingga penutupan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2025, jumlah investor pasar modal menembus 19,15 juta Single Investor Identification (SID).

Dari angka itu, 8 juta di antaranya adalah investor saham aktif, menandai pertumbuhan pesat partisipasi masyarakat, terutama kalangan muda.

Peningkatan ini bukan sekadar angka. Sepanjang 2025, Bursa Efek Indonesia (BEI) berhasil mencetak 4,28 juta investor baru melonjak 58,4% dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca juga: Bursa Efek Indonesia Kian Dominan di Asia Tenggara, 15 Persen Investor dari Sumatra Berkontribusi

Sementara itu, jumlah investor saham baru tumbuh 51,2% menunjukkan gairah tinggi terhadap instrumen investasi berisiko menengah.

Direktur Utama BEI, Iman Rachman, menegaskan capaian ini adalah buah dari strategi masif edukasi pasar modal yang dilakukan BEI bersama pemangku kepentingan di seluruh Indonesia.

“Kesadaran berinvestasi semakin kuat, terutama dari generasi muda di bawah usia 30 tahun. Mereka kini lebih percaya diri menjadi bagian dari ekosistem pasar modal,” ujar Iman dalam keterangannya, Jumat (7/11/2025).

Selama Maret hingga Oktober 2025, BEI menggelar 101 kegiatan Road to Capital Market Summit & Expo (CMSE) di berbagai daerah dengan lebih dari 185 ribu peserta menghasilkan tambahan 184 ribu investor baru.

Baca juga:Strategi Bertahan di Tengah Gejolak Politik Global

Puncaknya, CMSE 2025 sukses mencatatkan lonjakan pengunjung. Total pendaftar mencapai 25.180 orang naik 105,9% dibanding tahun sebelumnya.

Acara dua hari ini menghadirkan 13 narasumber nasional 88 booth serta 95 tenant, baik secara langsung maupun virtual.

Melalui jaringan Kantor Perwakilan BEI di seluruh Indonesia, sepanjang tahun ini telah dilaksanakan 14.993 kegiatan edukasi menjangkau lebih dari 14,3 juta peserta.

Sebanyak 319 ribu peserta langsung membuka rekening efek usai mengikuti kegiatan tersebut.

Digitalisasi juga memainkan peran besar. Dari total kegiatan itu, lebih dari 5.400 digelar secara daring memperluas jangkauan literasi keuangan hingga pelosok daerah.

Peningkatan jumlah investor ini mempertegas arah BEI dalam membangun ekosistem investasi yang inklusif, kolaboratif, dan berkelanjutan.

Melalui program seperti Sekolah Pasar Modal, Guruku Investor Saham, serta dukungan terhadap FinExpo 2025 dan Virtual Trading Competition (VTC) BEI terus menyiapkan generasi baru investor yang melek keuangan dan tangguh menghadapi dinamika pasar.

“Ke depan, kami ingin masyarakat tak hanya mengenal pasar modal, tapi benar-benar memanfaatkannya sebagai sarana menumbuhkan kesejahteraan,” tutup Iman.

Baca juga:CMSE 2025: Pasar Modal untuk Rakyat, Satu Pasar Berjuta Peluang

Editor:Zalfirega

 

Berita Terkait

OJK Genjot Digitalisasi Keuangan untuk Perluas Akses Pembiayaan UMKM Indonesia Timur
OJK Siapkan Tiga Fokus Pengembangan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah pada 2026
OJK Limpahkan Tersangka Kasus Asuransi Jiwa Prolife ke Kejari Jaksel, Aset Senilai Puluhan Miliar Disita
OJK Limpahkan Tersangka Kasus BPR SAWA ke Kejari Sidoarjo, Diduga Manipulasi Kredit Rp5,8 Miliar
OJK Sita Aset Rp114 Miliar dalam Penyidikan Eks Pengendali PT Asuransi Jiwa Prolife Indonesia
OJK Dorong Tata Kelola dan Integritas untuk Perkuat Stabilitas Sistem Keuangan
HUT Ke-61 Telkom, Perkuat Transformasi Digital Lewat Gerakan UMKM dan Kompetisi AI
OJK Limpahkan Tersangka Kasus PT BPR DCN ke Jaksa, Dugaan Kerugian Capai Puluhan Miliar Rupiah

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:30 WIB

OJK Genjot Digitalisasi Keuangan untuk Perluas Akses Pembiayaan UMKM Indonesia Timur

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:50 WIB

OJK Siapkan Tiga Fokus Pengembangan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah pada 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:14 WIB

OJK Limpahkan Tersangka Kasus Asuransi Jiwa Prolife ke Kejari Jaksel, Aset Senilai Puluhan Miliar Disita

Senin, 13 Juli 2026 - 17:32 WIB

OJK Limpahkan Tersangka Kasus BPR SAWA ke Kejari Sidoarjo, Diduga Manipulasi Kredit Rp5,8 Miliar

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:56 WIB

OJK Sita Aset Rp114 Miliar dalam Penyidikan Eks Pengendali PT Asuransi Jiwa Prolife Indonesia

Berita Terbaru