OJK Tekankan Literasi dan Kepercayaan Publik Sebagai Benteng dari Penipuan Investasi

Kamis, 9 Oktober 2025 - 18:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

OJK International Webinar bertema “Empowering Investors: Invest Wisely and Stay Safe from Fraud and Scams” yang digelar hybrid, Kamis (9/10/2025). Foto:OJK Kepri

OJK International Webinar bertema “Empowering Investors: Invest Wisely and Stay Safe from Fraud and Scams” yang digelar hybrid, Kamis (9/10/2025). Foto:OJK Kepri

MATAPEDIA6.com, JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan kembali pentingnya literasi dan perlindungan konsumen sebagai tameng utama melawan maraknya penipuan dan kejahatan di sektor jasa keuangan.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, menekankan, kepercayaan publik adalah fondasi yang tidak bisa ditawar dalam menjaga kestabilan sistem keuangan.

Baca juga:OJK Dorong Mahasiswa Jadi Motor Literasi Asuransi Syariah, Siapkan Generasi Finansial Tangguh untuk Indonesia Emas

“Pasar yang kuat tanpa kepercayaan akan runtuh. Membangun keyakinan konsumen bukan pilihan, tapi keharusan,” tegas Friderica dalam OJK International Webinar bertema “Empowering Investors: Invest Wisely and Stay Safe from Fraud and Scams” yang digelar hybrid, Kamis (9/10/2025).

Menurutnya, konsumen yang melek keuangan dan terlindungi akan lebih bijak serta percaya diri dalam berinvestasi. Karena itu, edukasi dan kolaborasi lintas lembaga menjadi kunci membangun ekosistem keuangan yang sehat dan berkelanjutan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari World Investor Week (WIW) 2025, inisiatif global yang diinisiasi oleh International Organization of Securities Commissions (IOSCO) untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap investasi yang aman dan bertanggung jawab.

Ketua Komite IOSCO untuk Investor Ritel Kanada, Camille Beaudoin, mengapresiasi langkah OJK yang dinilainya konsisten mengedukasi masyarakat tentang risiko investasi bodong.

“Edukasi publik dan literasi keuangan yang kuat adalah benteng pertama melawan kejahatan di sektor jasa keuangan,” ujar Beaudoin.

Webinar internasional ini menghadirkan pembicara dari berbagai negara seperti India, Jepang, Hong Kong, dan Singapura, yang membahas dua topik utama: “Cerdas Berinvestasi dari Investor Pemula Menuju Investor Sejahtera” dan “Waspada Penipuan: Lindungi Aset Investasi.”

Lebih dari 2.400 peserta dari berbagai kalangan, mulai pejabat pemerintah hingga mahasiswa, mengikuti webinar tersebut secara daring.

Baca juga: OJK Segarkan Struktur Pimpinan, Perkuat Stabilitas dan Kepercayaan Publik

OJK menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat perlindungan investor melalui kerja sama internasional dan kampanye literasi keuangan berkelanjutan.

“Kami ingin membangun ekosistem investasi yang inklusif, transparan, dan berintegritas. Kepercayaan publik adalah modal utama,” tutup Friderica.

Baca juga:Expo Keuangan Kepri: OJK dan Gubernur Ansar Dorong Masyarakat Melek Finansial, Waspadai Pinjol Ilegal

Editor:Redaksi

Berita Terkait

OJK Genjot Digitalisasi Keuangan untuk Perluas Akses Pembiayaan UMKM Indonesia Timur
OJK Siapkan Tiga Fokus Pengembangan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah pada 2026
OJK Limpahkan Tersangka Kasus Asuransi Jiwa Prolife ke Kejari Jaksel, Aset Senilai Puluhan Miliar Disita
OJK Limpahkan Tersangka Kasus BPR SAWA ke Kejari Sidoarjo, Diduga Manipulasi Kredit Rp5,8 Miliar
OJK Sita Aset Rp114 Miliar dalam Penyidikan Eks Pengendali PT Asuransi Jiwa Prolife Indonesia
OJK Dorong Tata Kelola dan Integritas untuk Perkuat Stabilitas Sistem Keuangan
HUT Ke-61 Telkom, Perkuat Transformasi Digital Lewat Gerakan UMKM dan Kompetisi AI
OJK Limpahkan Tersangka Kasus PT BPR DCN ke Jaksa, Dugaan Kerugian Capai Puluhan Miliar Rupiah

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:30 WIB

OJK Genjot Digitalisasi Keuangan untuk Perluas Akses Pembiayaan UMKM Indonesia Timur

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:50 WIB

OJK Siapkan Tiga Fokus Pengembangan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah pada 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:14 WIB

OJK Limpahkan Tersangka Kasus Asuransi Jiwa Prolife ke Kejari Jaksel, Aset Senilai Puluhan Miliar Disita

Senin, 13 Juli 2026 - 17:32 WIB

OJK Limpahkan Tersangka Kasus BPR SAWA ke Kejari Sidoarjo, Diduga Manipulasi Kredit Rp5,8 Miliar

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:56 WIB

OJK Sita Aset Rp114 Miliar dalam Penyidikan Eks Pengendali PT Asuransi Jiwa Prolife Indonesia

Berita Terbaru