Padang Pariaman Dilanda Banjir Bandang, Tiga Warga Meninggal, 13 Kecamatan Terendam

Sabtu, 9 Maret 2024 - 20:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Padang Pariaman saat melakukan evakuasi warga korban banjir. Matapedia6.com/ Dok BNPB Padang Pariaman

Petugas dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Padang Pariaman saat melakukan evakuasi warga korban banjir. Matapedia6.com/ Dok BNPB Padang Pariaman

MATAPEDIA6.com, PADANG – Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat dilanda banjir bandang, sebanyak 29 Nagari (Desa) yang tersebar di 13 kecamatan terendam Banjir, tiga warga ditemukan meninggal dan 2.958 warga harus dievakuasi.

Banjir yang melanda Kabupaten Pariaman tersebut terjadi pada Jumat (8/4/2024). Hal tersebut diakibatkan cuaca ekstrem yang terjadi sejak Rabu (6/4/2024).

Di kutip dari laman Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Padang Pariaman, 800 unit rumah warga tersebar di 13 kecamatan dan 10 hektare sawah masih tergenang banjir dengan ketinggian muka air 30 centimeter – mencapai 3 meter.

Ketinggian muka air tersebut diperparah akibat besarnya volume luapan sungai setempat yang tak mampu membendung hujan deras yang masih mengguyur Padang Pariaman.

Sebanyak 2.958 warga terpaksa dievakuasi ke tenda darurat, atau fasilitas umum, dan beberapa lainnya mengungsi ke tempat sanak-saudara yang aman dari banjir dan tanah longsor.

Kepala Pelaksana BPBD Padang Pariaman Budi Mulya di Parik Malintang mengatakan akibat banjir tersebut sejumlah jembatan dan sawah rusak, serta rumah warga dan fasilitas ibadah terendam air.

Warga yang terdampak banjir sempat ke lokasi yang lebih aman, menunggu kondisi cuaca aman dan banjir surut.

Adapun nagari atau Desa yang terdampak banjir di Kecamatan Ulakan Tapakis yakni Kampuang Galapung Ulakan dan Manggopoh Palak Gadang, di Kecamatan Nan Sabaris, yakni Padang Kandang Pulau Aia, di Kecamatan Sintuak Toboh Gadang yakni Sintuak, Toboh Gadang Timur, sementara di Kecamatan V Koto yakni Kapalo Hilalang di Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, dan Campago.

Sedangkan bencana longsor di Nagari Kudu Gantiang di Kecamatan V Koto Timur, Campago di Kecamatan V Koto, Balah Aia dan Lareh Nan Panjang di Kecamatan VII Koto, serta Tandikek di Kecamatan Patamuan.

Saat ini untuk kondisi banjir di Padang Pariaman sudah mulai surut, namun cuaca masih turun hujan.

BNPB Padang Pariaman masih berjaga beberapa lokasi dan menghimbau warga agar tidak kembali ke desa, sebelum kondisi dinyatakan aman.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Editor: Redaksi

Berita Terkait

OJK Keluarkan Sejumlah Relaksasi Aturan untuk Perkuat Industri Pembiayaan dan Fintech
OJK dan ILO Luncurkan Sistem ERP untuk Buka Akses Pembiayaan Peternak Sapi Perah
SheHacks 2026 Dorong Perempuan UMKM Manfaatkan AI untuk Kembangkan Bisnis
Tebar Dividen Rp21,9 Triliun, Telkom Pertahankan Jajaran Direksi
Satgas PASTI Bongkar Penghimpunan Dana Ilegal Koperasi BLN, Ketua Koperasi Ditangkap
OJK Minta Korban Dugaan Investasi Bodong di Purwokerto Segera Melapor
Dadan Hindayana Ditahan, Kejagung Usut Dugaan Penyimpangan MBG
OJK Perkuat BPR dan BPRS, Aset Tembus Rp236,69 Triliun dan Kredit UMKM Terus Tumbuh

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:40 WIB

OJK Keluarkan Sejumlah Relaksasi Aturan untuk Perkuat Industri Pembiayaan dan Fintech

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:59 WIB

OJK dan ILO Luncurkan Sistem ERP untuk Buka Akses Pembiayaan Peternak Sapi Perah

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:03 WIB

SheHacks 2026 Dorong Perempuan UMKM Manfaatkan AI untuk Kembangkan Bisnis

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:55 WIB

Tebar Dividen Rp21,9 Triliun, Telkom Pertahankan Jajaran Direksi

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:53 WIB

Satgas PASTI Bongkar Penghimpunan Dana Ilegal Koperasi BLN, Ketua Koperasi Ditangkap

Berita Terbaru