Panbil Group Kembangkan 3 Kawasan Industri Batam, Serap 60 Ribu Pekerja Baru

Selasa, 14 Oktober 2025 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pekerja tengah menggarap proyek Panbil Group. Foto:Istimewa

Pekerja tengah menggarap proyek Panbil Group. Foto:Istimewa

MATAPEDIA6.com, BATAM — Panbil Group kembali memperluas ekspansi bisnisnya lewat tiga proyek industri strategis di Muka Kuning, Tembesi dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Sauh.

Langkah ini bukan sekadar ekspansi bisnis biasa—tetapi dorongan besar yang bisa menyerap lebih dari 60.000 tenaga kerja baru dan memperkuat posisi Batam sebagai episentrum industri hijau Indonesia.

Langkah agresif ini datang di tengah tingginya tingkat pengangguran terbuka (TPT) Batam yang masih mencapai 7,68 persen melampaui rata-rata provinsi Kepri sebesar 6,89 persen (BPS 2024).

Baca juga:Panbil Group Industrial Estate Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Investasi Global di Batam

Dengan proyek yang tersebar di tiga titik strategis, Panbil Group ingin menjadikan Batam sebagai barometer pertumbuhan ekonomi berbasis investasi hijau.

“Selama hampir empat dekade, Panbil Group berkomitmen untuk terus tumbuh bersama masyarakat Batam dengan menghadirkan kawasan industri yang berdaya saing dan berkelanjutan,” kata Corporate Marketing Communication Manager Panbil Hospitality Group, Hanna Kurniawati dalam keterangannya, Selasa (14/10/2025).

Didirikan sejak 1987, Panbil Group kini dikenal sebagai salah satu pengembang kawasan industri swasta terbesar di Indonesia bagian barat.

Kawasan Muka Kuning Industrial Park yang dibuka sejak 1999 kini telah menampung lebih dari 20.000 tenaga kerja dengan lahan produktif seluas 100 hektar.

Baca juga:Warga Pulau Ngenang dan PT BSP Rayakan HUT RI ke-80 dengan Semangat Kebersamaan

Tahap pengembangan berikutnya di area ini—Muka Kuning Tahap 2—menargetkan masuknya investor baru dari sektor manufaktur dan logistik.

Sementara di Tembesi, Sagulung, Panbil melalui PT Tanjung Piayu Makmur membangun kawasan industri ramah lingkungan seluas 100 hektar yang dikonsep sebagai Eco Low-Carbon Industrial Park.

Kawasan ini diarahkan menjadi pusat industri elektronik dan teknologi tinggi, dengan potensi menyerap hingga 30.000 tenaga kerja. Investor dari Singapura, China, Jepang, Jerman, dan Amerika Serikat dikabarkan telah menyatakan minat.

Tak berhenti di situ, Panbil Group juga memperluas pengaruhnya ke luar Pulau Batam lewat KEK Tanjung Sauh—yang diresmikan lewat PP Nomor 24 Tahun 2024.

Kawasan seluas 800 hektar ini ditargetkan menyerap 18.000 tenaga kerja hingga 2030. Hingga kini, 817 pekerja sudah beraktivitas di area tersebut, yang berjarak hanya 2 kilometer dari Pulau Batam dan berada tepat di jalur perdagangan strategis Selat Singapura.

Tiga proyek ini menegaskan ambisi Panbil Group membangun ekosistem industri yang bukan hanya masif, tapi juga berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Baca juga:Panbil Group Siapkan Kaveling untuk Relokasi Warga Tembesi Tower di Sei Daun Piayu Batam

“Panbil Group berkomitmen membangun masa depan ekonomi Batam yang lebih kokoh, hijau, dan berdaya saing global,” imbuhnya.

Dengan ekspansi senilai triliunan rupiah dan fokus pada industri hijau, Panbil Group bukan hanya memperluas kawasan industri—tetapi mengubah wajah ekonomi Batam menuju era baru: industri hijau berdaya saing global.

 

Baca juga:Tim Terpadu Layangkan SP 1, PT TPM Minta Warga Segera Pindah ke Kavling Siap Huni di Sei Daun Piayu 

Editor:Zalfirega

 

Berita Terkait

Transformasi Telkom Mulai Berbuah, InfraNexia Raup Pendapatan Rp7,7 Triliun di Semester I 2026
Batam Jadi Etalase Teknologi Maritim Dunia, IMOX 2026 Bidik Transaksi Rp326 Miliar
Pemulihan Bisnis Seluler Dongkrak Laba Telkom, Pendapatan Semester I 2026 Tembus Rp75,9 Triliun
Batam Dinobatkan sebagai Daerah Terbaik untuk Investasi, Transformasi Digital Jadi Magnet Baru Investor
OJK Kepri Gandeng APPI Batam Perangi Pembiayaan Ilegal, Dorong Industri Tumbuh Sehat
Indosat Raup Pendapatan Rp30,7 Triliun pada Semester I 2026, AI Jadi Motor Pertumbuhan Bisnis
Telkom Raih Lestari Award 2026, Strategi Pengembangan Talenta Jadi Pengungkit Transformasi Bisnis
CERNIVAL 2026 Dibuka di Batam, BI Pacu Transaksi QRIS dan UMKM Kepri

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Transformasi Telkom Mulai Berbuah, InfraNexia Raup Pendapatan Rp7,7 Triliun di Semester I 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Batam Jadi Etalase Teknologi Maritim Dunia, IMOX 2026 Bidik Transaksi Rp326 Miliar

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Pemulihan Bisnis Seluler Dongkrak Laba Telkom, Pendapatan Semester I 2026 Tembus Rp75,9 Triliun

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:29 WIB

Batam Dinobatkan sebagai Daerah Terbaik untuk Investasi, Transformasi Digital Jadi Magnet Baru Investor

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:35 WIB

OJK Kepri Gandeng APPI Batam Perangi Pembiayaan Ilegal, Dorong Industri Tumbuh Sehat

Berita Terbaru

Terduga pelaku saat diamankan Polisi pada Kamis (6/8/2026). Foto:Istimewa

Hukum Kriminal

Polisi Ungkap Dugaan Curas Driver Ojol Maxim di Sekupang

Jumat, 7 Agu 2026 - 11:03 WIB