Pemko Batam Serahkan Kartu BPJS TK kepada 3.444 Nelayan

Rabu, 31 Januari 2024 - 18:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Perikanan Batam salurkan kartu BPJS TK bagi nelayan. Foto:Dok/Diskominfo Batam

Dinas Perikanan Batam salurkan kartu BPJS TK bagi nelayan. Foto:Dok/Diskominfo Batam

MATAPEDIA6.com, BATAM- Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Perikanan Kota Batam menyalurkan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada 3.444 Nelayan di Kota Batam.

Menurut Sekretaris Daerah Batam Jefridin sebanyak 203 Kartu BPJS Ketenagakerjaan diberikan kepada Nelayan di kelurahan Kasu, Pecong, Terong dan Pemping.

“Program ini murni kebijakan Bapak Wali Kota Batam, Muhammad Rudi untuk memberikan seluruh nelayan kecil BPJS Ketenagakerjaan, sebagai bentuk perhatian terhadap kehidupan dan kesejahteraan Nelayan se-Kota Batam,” katanya.

Jefridin menyebut dengan program ini para Nelayan kecil tidak perlu lagi khawatir ketika harus bekerja melaut, karena sudah terproteksi dengan BPJS Ketenagakerjaan.

“H. Muhammad Rudi selaku Wali Kota, telah menganggarkan premi sudah dibayarkan beliau, ketika ada persoalan kecelakaan kerja di laut maka insyallah ada jaminan dari pemerintah,” ujarnya.

Sebelumnya telah dilakukan sosialisasi terkait Kartu BPJS Ketenagakerjaan bagi Nelayan Kecil ini. Ia berharap para nelayan dapat memahami apa saja hak dan bagaimana mengeklaim serta menghubungi pihak pendamping dalam hal ini pemerintah.

Terpisah, Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Kota Batam, Ridwan Afandi menyebut kartu BPJS Ketenagakerjaan diberikan merupakan  program Wali Kota Batam Muhammad Rudi.

“Ini diberikan supaya keselamatan dan kesejahteraan mereka (nelayan) terjamin,” kata Ridwan pada matapedia6, Rabu (31/1/2024).

Kata dia, para nelayan yang hendak melaut bisa dengan tenang karena sudah masuk dalam program BPJS TK.

Selain itu, program BPJS Ketenagakerjaan ini bisa dapat menjadi antisipasi seandainya nelayan mengalami kecelakaan kerja saat di laut.

“Apa bila ada terjadi kecelakaan kerja, maka keluarganya akan ada penopang untuk bisa melanjutkan kehidupan,” tutup dia.

Cek berita artikel lainnya di Google News

Penulis:Zalfirega|Editor:Redaksi

Berita Terkait

Kisah Sharifah Nur Nafisya, Siswi MTsN 1 Batam yang Tak Pernah Juara Akademik Kini Menjadi Juara 1 WCR 2026
Hampir Seluruh Warga Kepri Terlindungi JKN, Kepesertaan Tembus 97,53 Persen
Pemilik Toko Material, Rika: Tagihan Material Proyek Pulau Kasu Sudah Lunas Sejak Mei 2026
Polda Kepri Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase di Terowongan Pelita Batam, Dijuluki “Rayap Besi”
Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Personel Polda Kepri Gotong Royong Bersihkan Masjid di Batam
Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase Terowongan Pelita, Li Claudia Ajak Pengusaha Besi Tolak Barang Curian
Yusril Koto Buka Suara soal Demo di Kantor LIRA
Penataan UMKM Mega Legenda: BP Batam Beri Tenggat Hingga Akhir Tahun

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:59 WIB

Kisah Sharifah Nur Nafisya, Siswi MTsN 1 Batam yang Tak Pernah Juara Akademik Kini Menjadi Juara 1 WCR 2026

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:40 WIB

Hampir Seluruh Warga Kepri Terlindungi JKN, Kepesertaan Tembus 97,53 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:19 WIB

Pemilik Toko Material, Rika: Tagihan Material Proyek Pulau Kasu Sudah Lunas Sejak Mei 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:51 WIB

Polda Kepri Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase di Terowongan Pelita Batam, Dijuluki “Rayap Besi”

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:23 WIB

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Personel Polda Kepri Gotong Royong Bersihkan Masjid di Batam

Berita Terbaru