Pertamina Patra Niaga Sumbagut Pasok LSFO di Batam

Selasa, 27 Agustus 2024 - 15:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal yang isi LSFO di Batam, Selasa (27/8). Foto:Dok/Pertamina

Kapal yang isi LSFO di Batam, Selasa (27/8). Foto:Dok/Pertamina

MATAPEDIA6.com, BATAM– PT Pertamina Patra Niaga Sumbagut menjual LSFO di Terminal Batam, Kepulauan Riau, pada 9 Agustus 2024. Volume 400 ton.

PT Pelita Global Logistik menjadi konsumen perdana Low Sulphur Marine Fuel Oil. Penjualan melalui jetty ke kapal supply MT Namsey Maru yang selanjutnya dilakukan proses ship-to-ship ke MV Dewi Saraswati.

Region Manager Corporate Sales Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Anggoro Wibowo menyebut produk LSFO merupakan salah satu produk PT Pertamina Patra Niaga yang berjenis Fuel Oil yang digunakan sebagai bahan bakar kapal.

“Produk ini memiliki keunggulan dengan nilai sulfurnya yang rendah, yaitu di bawah 500 ppm. Dengan nilai sulfur yang rendah, menjadikan produk ini sebagai produk yang lebih ramah lingkungan karena akan menghasilkan pembakaran yang maksimal dan rendah karbon pada emisi gas buang” ungkap Anggoro, dalam keterangan, Selasa (27/8/2024).

LSFO adalah bahan bakar kapal dengan viskositas maksimum 180 cSt pada suhu 50 derajat Celcius, digunakan pada industri perkapalan dengan mesin diesel putaran rendah dan kandungan sulfur maksimum 0.5 persen.

“Sesuai regulasi Marpol dan peraturan Dirjen Perhubungan Laut, LSFO membantu mengurangi emisi sulfur dioksida.” imbuhnya.

PT Pertamina Patra Niaga menyediakan LSFO di Terminal Terpadu Batam sejak 28 Juli 2024 untuk pasar bunker kapal di wilayah tersebut. LSFO tidak hanya sebagai bahan bakar, tetapi juga solusi untuk lingkungan dengan dukungan industri yang kuat.

Cek berita artikel lainnya di Google News 

Editor:Meizon

Berita Terkait

PNBP BP Batam Tembus Rp899 Miliar, Amsakar Fokus Percepat Infrastruktur
Bank Indonesia Naikkan BI-Rate ke 5,75 Persen untuk Jaga Rupiah dan Kendalikan Inflasi
Telkom Perkuat Transformasi Bisnis dan ESG Lewat Sustainability Report 2025
Andre Rosiade Sebut BP Batam Jadi Contoh Pengelolaan Anggaran Berbasis PNBP
Investasi Batam Lampaui Target, Data Centre Jadi Mesin Baru Ekonomi
Investasi Batam Tembus Rp69,3 Triliun, Amsakar-Li Claudia Fokus Benahi Infrastruktur dan Banjir
BEI Gelar Public Expose Live 2026, 8 Emiten Siap Paparkan Strategi Bisnis ke Investor
Bakrie Group Jajaki Investasi Energi di Batam, BP Batam Tawarkan Potensi Kawasan Strategis 

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:38 WIB

Bank Indonesia Naikkan BI-Rate ke 5,75 Persen untuk Jaga Rupiah dan Kendalikan Inflasi

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:02 WIB

Telkom Perkuat Transformasi Bisnis dan ESG Lewat Sustainability Report 2025

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:23 WIB

Andre Rosiade Sebut BP Batam Jadi Contoh Pengelolaan Anggaran Berbasis PNBP

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:50 WIB

Investasi Batam Lampaui Target, Data Centre Jadi Mesin Baru Ekonomi

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:01 WIB

Investasi Batam Tembus Rp69,3 Triliun, Amsakar-Li Claudia Fokus Benahi Infrastruktur dan Banjir

Berita Terbaru

General Manager MaxOne Hotel Batam, Dian,  saat Media Gathering di 1.1 Dining & Lounge Restaurant MaxOne Batam bersama wartawan, Jumat (19/6/2026). Foto:Rega/matapedia

Kuliner Wisata

MaxOne Batam Hotel Bidik Pasar Kuliner dan Small Meeting

Jumat, 19 Jun 2026 - 21:48 WIB