Pertamina Patra Niaga Sumbagut Pastikan stok LPG di Batam Aman

Selasa, 17 September 2024 - 15:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gas elpiji untuk masyarakat. Foto:Ist

Gas elpiji untuk masyarakat. Foto:Ist

MATAPEDIA6.com, BATAM-PT Pertamina Patra Niaga Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) pastikan tidak ada kendala stok LPG 3 kilogram (kg) di Kota Batam. Sehingga masyarakat diminta untuk tidak panik dengan membeli secara berlebihan.

Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria mengatakan pihaknya memastikan distribusi dan stok LPG 3 kg di Batam dalam kondisi aman dan mencukupi.

“Jadi perlu kami informasikan bahwa untuk stok LPG 3 kg di Batam aman”, ujar Satria dalam keterangan, Selasa (17/09/2024).

Terkait dengan terjadinya informasi masyarakat yang tidak mendapatkan LPG 3 kg di Batam, ia menjelaskan hal tersebut telah dilakukan evaluasi dan identifikasi terhadap wilayah yang mengalami kendala dalam penyaluran gas bersubsidi.

“Mengenai masyarakat yang tidak mendapatkan LPG 3 kg merupakan sektoral, beberapa titik saja. Dan saat ini kami terus berkoordinasi dengan pemerintah kota Batam untuk memastikan distribusi LPG bersubsidi berjalan lancar,” kata dia.

Upaya mendorong percepatan pemulihan penyaluran LPG 3 kg dalam memenuhi kebutuhan masyarakat tercukupi, Pertamina Patra Niaga SA Kepri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Batam dan Hiswana Migas telah mengadakan operasi pasar Tahap Pertama pada tanggal 16 September 2024, di 3 titik Kecamatan Bengkong dan Kecamatan Batam Kota. Sementara operasi pasar Tahap Kedua akan dilaksanakan pada 18 September 2024 dengan titik lokasi di Kecamatan Batu Aji, Kecamatan Sekupang dan Kecamatan Sagulung.

“Atas inisiasi Disperindag, Pertamina dan Hiswana Migas, kami telah melakukan operasi pasar secara langsung kemarin (16/9), yang berjalan di tiga lokasi dengan total 4.480 tabung dan akan dilanjutkan di Batu Aji, Sekupang dan Sagulung,” ujar Satria.

Lebih lanjut, Bagus Handoko, Sales Area Manager Kepri menyatakan bahwa secara keseluruhan pihaknya juga menyalurkan fakultatif tambahan untuk ke seluruh pangkalan di Batam sebanyak 24.080 tabung.

“Silahkan melakukan pembelian LPG sesuai dengan reguler normal, tidak perlu panik, karena permasalahan di beberapa titik yang terindikasi masalah sudah kita atasi melalui fakultatif dan operasi pasar yang kita jalankan,” kata Bagus.

Bagus juga menambahkan beberapa waktu lalu (13/9), Pertamina Patra Niaga SA Kepri bersama Disperindag Kota Batam serta Hiswana Migas Kepri, juga melaksanakan Sidak penggunaan gas LPG 3 kg ke sejumlah usaha binatu (laundry), di Batam.

Pada hasil sidak tersebut, masih ditemukannya pemilik usaha binatu di kota Batam yang masih menggunakan gas LPG 3 kg dalam menjalankan usahanya.

“Dari hasil sidak, masih ditemukan banyak usaha laundry yang menggunakan LPG subsidi. Ditemukan sekitar 7 usaha laundry aktif menggunakan LPG 3 kg,” jelas dia.

Seperti diketahui terdapat beberapa usaha yang dilarang untuk menggunakan LPG bersubsidi yang tertuang dalam surat edaran Direktur Jenderal Migas No.B-2461/MG.05/DJM/2022. Beberapa usaha yang dilarang itu antara lain, hotel, restoran, usaha penatu, peternakan, tani tembakau, batik, usaha jasa las dan lain-lain.

“Karena pada dasarnya LPG bersubsidi 3 kg merupakan upaya pemerataan akses energi bagi masyarakat sehingga peruntukannya pun harus tepat sasaran. Peran masyarakat, pemerintah dan stakeholder lainnya dibutuhkan untuk melakukan pengawasan,” paparnya.

Cek berita artikel lainnya di Google News 

Editor:Meizon

Berita Terkait

Dari Batam untuk Veddira, Merawat Persahabatan Indonesia dan Timor-Leste
Polda Kepri Intensifkan Patroli Malam di Batam, Sasar Balap Liar dan Kejahatan Jalanan
Dari Ketahanan Keluarga hingga Aksi Sosial, Ini Pesan Kapolda Kepri di HKGB ke-74
Kapolda Kepri Ajak IKTD Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Empat Personel Polda Kepri Diduga Terseret Kasus Etomidate, Kapolda Tegaskan Tak Ada Toleransi
Polda Kepri Ungkap 3 Kasus Pengiriman PMI Ilegal, 6 Orang Jadi Tersangka
Dari Panggung Literasi hingga Hari Guru, MTsN 1 Batam Siapkan Ruang Ekspresi bagi Siswa
Kenalkan Sistem Pemasyarakatan, Rutan Batam Ajak Siswa Belajar Langsung

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 18:04 WIB

Dari Batam untuk Veddira, Merawat Persahabatan Indonesia dan Timor-Leste

Minggu, 1 November 2026 - 13:02 WIB

Polda Kepri Intensifkan Patroli Malam di Batam, Sasar Balap Liar dan Kejahatan Jalanan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Dari Ketahanan Keluarga hingga Aksi Sosial, Ini Pesan Kapolda Kepri di HKGB ke-74

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Kapolda Kepri Ajak IKTD Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Empat Personel Polda Kepri Diduga Terseret Kasus Etomidate, Kapolda Tegaskan Tak Ada Toleransi

Berita Terbaru