Pertumbuhan Ekonomi Tembus 6,89 Persen, BP Batam Optimistis Sambut 2026

Rabu, 31 Desember 2025 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BP Batam Amsakar dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia. Foto:Humas BP

Kepala BP Batam Amsakar dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia. Foto:Humas BP

MATAPEDIA6.com, BATAM— Badan Pengusahaan (BP) Batam menutup 2025 dengan kinerja solid di tengah tekanan ekonomi global. Arus investasi tetap terjaga, aktivitas industri berjalan konsisten, dan pertumbuhan ekonomi menunjukkan tren menguat.

Pada triwulan III 2025, Batam mencatat pertumbuhan ekonomi 6,89 persen secara tahunan (year-on-year). Kinerja ini ditopang sektor investasi sebagai motor utama, diikuti industri pengolahan, perdagangan, dan logistik. BP Batam menilai capaian tersebut mencerminkan aktivitas ekonomi riil yang terus bergerak.

Kepala BP Batam Amsakar Achmad mengapresiasi kinerja internal serta sinergi lintas pemangku kepentingan sepanjang 2025. Ia menegaskan dukungan pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi faktor penentu capaian Batam tahun ini.

Baca juga:OJK Sebut Pasar Modal Indonesia Menguat dan Berintegritas Sepanjang 2025

“Sepanjang 2025, Batam membukukan realisasi investasi yang kuat dan pertumbuhan ekonomi yang terjaga. Ini membuktikan kepercayaan investor tetap tinggi meski dunia menghadapi ketidakpastian,” ujar Amsakar.

Dari sisi investasi, Batam mencatat realisasi penanaman modal sebesar Rp54,7 triliun hingga triwulan III 2025. Nilai ini meningkat dibanding periode yang sama tahun sebelumnya dan menempatkan Batam sebagai salah satu daerah dengan capaian investasi tertinggi secara nasional.

Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menyoroti pergeseran struktur investasi yang semakin sehat, terutama dari penanaman modal dalam negeri (PMDN).

“Investasi dalam negeri yang menguat menandakan ekosistem Batam makin dipercaya pelaku usaha nasional. Rantai pasok lokal tumbuh, industri pendukung menguat, dan nilai tambah tinggal di dalam negeri. Ini fondasi penting bagi daya saing jangka panjang Batam,” kata Li Claudia.

BP Batam juga mengaitkan penguatan investasi dengan kebijakan pemerintah pusat sepanjang 2025. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan arahan agar Batam diperkuat sebagai destinasi investasi strategis guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam Fary Francis menyatakan arahan Presiden menjadi pijakan utama dalam menyusun langkah ke depan.

“Presiden menegaskan peran Batam dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Kami menindaklanjuti arahan itu dengan memastikan investasi yang masuk produktif, inklusif, dan berdampak langsung pada aktivitas ekonomi serta kesejahteraan masyarakat,” ujar Fary.

Ke depan, BP Batam memprioritaskan percepatan layanan investasi, penyederhanaan regulasi, dan penguatan ekosistem usaha. Langkah ini ditujukan untuk meningkatkan daya saing Batam sebagai tujuan investasi utama, baik nasional maupun internasional.

Dengan kinerja sepanjang 2025 tersebut, BP Batam optimistis Batam mampu melanjutkan momentum pertumbuhan pada 2026 dan memperkuat posisinya sebagai kawasan strategis nasional yang berorientasi pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.**

Baca juga:Transportasi Gratis Pelajar Hinterland, Pemko Batam Perluas Akses Pendidikan

 

Berita Terkait

Rp2,44 Triliun RKA BP Batam 2027, Infrastruktur dan Investasi Jadi Fokus
Dari Expo ke Transaksi, BI Kepri Perluas Pasar UMKM Lewat Gebyar Melayu Pesisir 2026
Padi Reborn Tampil di GMP 2026, BI Kepri Bidik Perputaran Ekonomi UMKM
Dari Sampah, Energi hingga Kain Tradisional: Menelusuri Jejak Program Pemberdayaan Pertamina di Batam
Bukan Cuma Industri, Batam Kini Bidik Investasi Kesehatan Berstandar Internasional
STANIA Gandeng Asahi Solder, Timah Indonesia Dibidik Naik Kelas ke Industri Elektronik
Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen, BP Batam Bidik Manufaktur hingga Data Center
BP Batam Tawarkan Proyek Sampah Jadi Energi ke Perusahaan Jepang

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 11:25 WIB

Rp2,44 Triliun RKA BP Batam 2027, Infrastruktur dan Investasi Jadi Fokus

Rabu, 16 September 2026 - 10:42 WIB

Dari Expo ke Transaksi, BI Kepri Perluas Pasar UMKM Lewat Gebyar Melayu Pesisir 2026

Selasa, 15 September 2026 - 15:47 WIB

Padi Reborn Tampil di GMP 2026, BI Kepri Bidik Perputaran Ekonomi UMKM

Senin, 14 September 2026 - 19:50 WIB

Dari Sampah, Energi hingga Kain Tradisional: Menelusuri Jejak Program Pemberdayaan Pertamina di Batam

Minggu, 13 September 2026 - 13:52 WIB

Bukan Cuma Industri, Batam Kini Bidik Investasi Kesehatan Berstandar Internasional

Berita Terbaru