Polda Kepri Bongkar Modus Baru Penyelundupan Narkotika dari Luar Negeri

Senin, 29 April 2024 - 16:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sabu dalam bentuk cairan yang dikemas ke dalam botol minuman yang berhasil di bongkar Ditresnarkoba Polda Kepri, bersama petugas keamanan Bandara Hang Nadim Batam.Matapedia6.com/ Luci

Sabu dalam bentuk cairan yang dikemas ke dalam botol minuman yang berhasil di bongkar Ditresnarkoba Polda Kepri, bersama petugas keamanan Bandara Hang Nadim Batam.Matapedia6.com/ Luci

MATAPEDIA6.com, BATAM – Modus baru penyelundupan narkotika di Provinsi Kepri, kemas dalam bentuk cairan dan masukkan ke dalam botol minuman. Satu liter cairan narkotika bisa hasilkan dua kilogram sabu bentuk kristal.

Modus baru tersebut berhasil diungkap Polda Kepri bersama Petugas keamanan Bandara Hang Nadim Kota Batam, saat hendak di kirim keluar Batam.

Direktur Reserse Narkotika (Dirresnarkotika) Polda Kepri Kombes Pol Dony Alexander menjelaskan pengungkapan kasus tersebut berawal dari penangkapan pelaku yakni Muliadi Abdi alias Imul bin Masrial Safri pada Minggu (14/4/2024) lalu di Tanjungriau Sekupang.

Dony mengatakan narkotika jenis cairan tersebut berhasil diungkap saat melewati pemeriksaan barang bawaan penumpang di Bandara Hang Nadim Batam.

Petugas yang curiga melakukan pemeriksaan dan dari hasil pemeriksaan, cairan di botol minuman tersebut merupakan narkotika.

“Cairan itu mengandung zat Metamfetamin, dan dari hasil pemeriksaan laboratorium dimana dari satu liter cairan tersebut bisa menghasilkan 2,5 kilogram sabu serbuk kristal,” kata Dony, Senin (29/4/2024)

Dia juga mengungkapkan modus penyelundupan narkotika jenis cairan tersebut baru pertama ditemukan.” Ini modus baru, belum pernah terjadi,” katanya.

Di tempat yang sama Kapolda Kepri Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah mengatakan sabu bentuk cairan diduga sudah sering lolos dari Kepri ke daerah daerah lain di Indonesia.

“Ini kemasannya botol minuman, jika kita lihat sekilas siapapun tidak akan curiga atas barang tersebut,” kata Yan Fitri.

Dia juga mengatakan pelaku berani membawa barang tersebut karena besar kemungkinan sudah pernah lolos, sehingga pelaku berani membawa dalam jumlah banyak.

“Harapan kita kepada pihak terkait khusunya petugas Bea Cukai dan juga petugas Bandara agar memaksimalkan pengecekan di pintu keberangkatan dan juga kedatangan untuk meminimalisir lolosnya barang haram tersebut dari Kepri,” kata Yan Fitri.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Polisi Bongkar Judi Online Omzet Rp10 Miliar per Bulan di Perumahan Mewah Batam
Jaksa Hadirkan Saksi KPHL Batam di Sidang Dju Seng Kasus Perusakan Hutan Lindung, Fakta Baru Terungkap
Keluarga Korban Teriaki Wilson Lukman Pembunuh Saat Tiba di PN Batam, Sidang Pembunuhan Dwi Putri 
Polisi Amankan Terduga Pencuri Kabel di Baloi Permai Usai Laporan 110
Polresta Barelang Ungkap Kasus Eksploitasi Seksual Anak di Hotel Lubuk Baja, Libatkan WNA Malaysia
Polda Kepri Bongkar Markas Judi Online Internasional di Batam, 24 WNA Diamankan
Pembunuhan Perempuan di Lingga Terungkap, Pelaku Residivis Ditangkap di Lumajang
Polresta Jambi Musnahkan Barang Bukti Narkoba Awal 2026, 38 Tersangka Diamankan

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:34 WIB

Polisi Bongkar Judi Online Omzet Rp10 Miliar per Bulan di Perumahan Mewah Batam

Jumat, 22 Mei 2026 - 07:25 WIB

Jaksa Hadirkan Saksi KPHL Batam di Sidang Dju Seng Kasus Perusakan Hutan Lindung, Fakta Baru Terungkap

Senin, 18 Mei 2026 - 18:33 WIB

Keluarga Korban Teriaki Wilson Lukman Pembunuh Saat Tiba di PN Batam, Sidang Pembunuhan Dwi Putri 

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:58 WIB

Polisi Amankan Terduga Pencuri Kabel di Baloi Permai Usai Laporan 110

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:06 WIB

Polresta Barelang Ungkap Kasus Eksploitasi Seksual Anak di Hotel Lubuk Baja, Libatkan WNA Malaysia

Berita Terbaru

Plh Kepala BP Batam Li Claudia Chandra saat meninjau saluran drainase di beberapa titik wilayah Batam, Kamis (28/5/2026). Foto: Humas BP Batam

Batam

Li Claudia Tinjau Proyek Jalan dan Drainase di Batam

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:35 WIB