Rutan Batam Salurkan Gerobak Usaha dan Perkuat Ketahanan Pangan di HBP ke-62

Senin, 27 April 2026 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rutan Batam merayakan puncak HBP ke-62 pada Senin (27/4/2026). Foto:Rega/matapedia

Rutan Batam merayakan puncak HBP ke-62 pada Senin (27/4/2026). Foto:Rega/matapedia

71 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM — Rutan Kelas IIA Batam tak sekadar merayakan. Di Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Senin (27/4/2026), jajaran langsung menggenjot aksi nyata: dari bantuan usaha untuk keluarga warga binaan hingga penguatan program ketahanan pangan.

Rangkaian peringatan terhubung secara nasional melalui siaran langsung bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto. Dari Aula Rutan Batam, seluruh pegawai mengikuti tasyakuran serentak dengan tema “Pemasyarakatan Kerja Nyata, Pelayanan Prima.”

Kepala Rutan Batam, Fajar Teguh Wibowo, langsung mengunci pesan: pemasyarakatan harus terasa, bukan sekadar seremoni. Ia mendorong setiap program berdampak konkret bagi warga binaan dan masyarakat.

“Hari Bakti ini harus menghadirkan manfaat nyata. Masyarakat, warga binaan, hingga keluarga mereka harus merasakan langsung,” kata Fajar.

Baca juga:Polisi Ungkap Wanita Muda Pelaku Pencurian Tas di Waterpark Top 100 Tembesi

Rutan Batam pun tancap gas menjalankan program prioritas. Salah satunya, ketahanan pangan. Petugas memanfaatkan lahan di luar rutan sebagai ruang pembinaan produktif. Warga binaan dilibatkan untuk mengasah keterampilan sekaligus mendukung kemandirian pangan.

Di sisi lain, Fajar menutup rapat celah penyimpangan. Ia menegaskan komitmen bersih-bersih internal. Setiap petugas yang menyalahgunakan wewenang akan langsung ditindak.

“Kami tidak beri ruang. Penyimpangan kami sikat tegas agar institusi tetap profesional dan berintegritas,” ujarnya.

Puncak kegiatan tak berhenti di dalam tembok rutan. Rutan Batam menyerahkan bantuan gerobak usaha kepada keluarga warga binaan. Langkah ini menyasar ekonomi keluarga agar tetap bertahan dan berkembang.

“Kami dorong keluarga warga binaan punya peluang usaha. Dampaknya harus terasa di luar rutan,” tutup Fajar.

Baca juga:Kayu Bakau Ilegal Nyaris Lolos ke Singapura, Ditpolairud Polda Kepri Hadang di Perairan Batam

Penulis:Zalfirega|Editor: Miezon

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka
Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti
Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi
Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan
Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu
PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Teknologi Jadi Andalan Perkuat Keselamatan Kerja
Pulang ke Batam, Angela Lillo Bawa Identitas Kota Kelahiran ke Miss Global 2026 Thailand
DPRD Batam Sahkan Perubahan APBD 2026, Anggaran Naik Rp294 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:26 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Selasa, 15 September 2026 - 13:30 WIB

Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti

Selasa, 15 September 2026 - 08:22 WIB

Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi

Senin, 14 September 2026 - 23:43 WIB

Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan

Senin, 14 September 2026 - 16:58 WIB

Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu

Berita Terbaru