Satu Unit Rumah Warga di Belakang Padang Roboh Dihantam Gelombang Tinggi

Senin, 15 Desember 2025 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga bersama kepolisian dari Sektor Belakang Padang saat membantu evakuasi barang-barang dari rumah yang roboh dihantam gelombang di Kelurahan Sekanak Raya, Kecamatan Belakang Padang, Senin (15/12/2025). Matapedia6.com/Dok Polresta

Warga bersama kepolisian dari Sektor Belakang Padang saat membantu evakuasi barang-barang dari rumah yang roboh dihantam gelombang di Kelurahan Sekanak Raya, Kecamatan Belakang Padang, Senin (15/12/2025). Matapedia6.com/Dok Polresta

MATAPEDIA6.com, BATAM – Satu unit rumah milik warga di Kampung Bugis RT 002 RW 001, Kelurahan Sekanak Raya, Kecamatan Belakang Padang, roboh setelah dihantam gelombang laut tinggi, Senin (15/12/2025) pagi.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 WIB, saat gelombang pasang menghempas kawasan pesisir Belakang Padang.

Rumah panggung yang berada di bibir laut itu tidak mampu menahan tekanan gelombang, sehingga ambruk dan mengalami kerusakan parah.

Kapolsek Belakang Padang, AKP Asril, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Namun, satu keluarga terpaksa mengungsi akibat rumah yang mereka tempati sudah tidak layak huni.

Baca juga: Bakamla Zona Barat Kirim 70 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Sumatra

“Rumah tersebut dihuni oleh Bapak M. Ilyas bersama istrinya Sumiati, adik iparnya Ratma, serta seorang anak bernama Sahrul. Seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri,” ujar AKP Asril.

Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, robohnya rumah disebabkan oleh pasang air laut yang cukup tinggi, ditambah kondisi tonggak rumah yang sudah miring dan tidak lagi kokoh.

Struktur bangunan yang melemah membuat rumah tidak mampu menahan beban saat diterjang gelombang.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel Polsek Belakang Padang bergerak cepat ke lokasi untuk membantu proses evakuasi, melakukan pendataan, serta berkoordinasi dengan instansi terkait.

Polisi juga melakukan pendokumentasian sebagai bagian dari laporan perkembangan situasi kepada pimpinan.

Proses evakuasi berlangsung aman dan lancar dengan mengutamakan keselamatan warga serta mengedepankan pendekatan humanis.

Situasi di lokasi kejadian pun tetap terkendali dan kondusif.

Baca juga: Cegah Balap Liar, Satlantas Polresta Barelang Intensifkan Patroli Malam di Titik Rawan

AKP Asril menegaskan, kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan, terutama saat warga tertimpa musibah.

“Polri akan selalu hadir untuk membantu masyarakat dan menjadi bagian dari solusi, demi terciptanya rasa aman dan kepedulian sosial,” kata Asril.

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Imigrasi Batam Deportasi 24 WN Tiongkok Usai Operasi Wira Waspada di Opus Bay
Polda Kepri Bongkar Judi Online di Batam, Operator Kelola 212 Ribu Akun Bot
KKJ Kepri Kecam Penghalangan Aksi Hari Kebebasan Pers di Depan Pemko Batam
Ketua DPD Gerindra Kepri Iman Sutiawan Minta Publik Lihat Polemik Li Claudia Secara Utuh
DPRD Batam Hadiri May Day 2026, Buruh Serukan UU Ketenagakerjaan Baru dan Tolak Outsourcing
AJI Indonesia Desak Hentikan Sensor dan Swasensor, Soroti Ancaman Serius bagi Kebebasan Pers
Patroli Malam, Satlantas Polresta Barelang Tindak 35 Motor Knalpot Brong
BP Batam Kaji Penataan Lahan Puskopkar, Warga Tunggu Kepastian UWT dan HGB

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:29 WIB

Imigrasi Batam Deportasi 24 WN Tiongkok Usai Operasi Wira Waspada di Opus Bay

Senin, 4 Mei 2026 - 20:44 WIB

Polda Kepri Bongkar Judi Online di Batam, Operator Kelola 212 Ribu Akun Bot

Senin, 4 Mei 2026 - 17:57 WIB

KKJ Kepri Kecam Penghalangan Aksi Hari Kebebasan Pers di Depan Pemko Batam

Senin, 4 Mei 2026 - 13:20 WIB

Ketua DPD Gerindra Kepri Iman Sutiawan Minta Publik Lihat Polemik Li Claudia Secara Utuh

Senin, 4 Mei 2026 - 11:12 WIB

DPRD Batam Hadiri May Day 2026, Buruh Serukan UU Ketenagakerjaan Baru dan Tolak Outsourcing

Berita Terbaru