Solar Langka di Batam, Organda Desak Pertamina Bertindak Cepat

Jumat, 21 Februari 2025 - 23:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Antrean mobil saat hendak mengisi bahan bakar di salah satu SPBU yang ada di Kota Batam, Jumat (21/2/2025). Matapedia6.com/Luci

Antrean mobil saat hendak mengisi bahan bakar di salah satu SPBU yang ada di Kota Batam, Jumat (21/2/2025). Matapedia6.com/Luci

MATAPEDIA6.com, BATAM – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar kembali terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Batam.

Akibatnya, antrean panjang kendaraan kerap mengular hingga mengganggu arus lalu lintas dan membuat penumpang angkutan umum terlantar.

Humas Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Batam, Jhon Sinaga, mengungkapkan bahwa dalam sepekan terakhir antrean pengisian solar di berbagai SPBU terus terjadi.

Salah satu titik terparah terjadi di SPBU Top 100 Tembesi, Genta III Batuaji, dan SPBU Merapi Subur.

“Saya sudah melakukan pengecekan langsung ke lapangan. Pada Selasa (19/2/2025), saya mendapati SPBU di Pintu I Tanjung Piayu kehabisan solar sejak pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB. Hal ini menyebabkan antrean panjang kendaraan yang berdampak pada kemacetan lalu lintas,” ujar Jhon, Kamis (20/2/2025).

Kondisi ini juga berdampak pada bus Trans Batam yang mengalami keterlambatan, sehingga penumpang pun terpaksa menunggu lebih lama. Tak hanya itu, bus pariwisata yang seharusnya membawa wisatawan juga harus ikut mengantre berjam-jam.

“Bayangkan jika bus pariwisata yang membawa wisatawan harus tertahan di SPBU hanya karena keterlambatan distribusi solar. Ini tentu merugikan sektor pariwisata Batam,” tegas Jhon.

Jhon menambahkan, Pemerintah Kota Batam tengah menggalakkan penggunaan bus Trans Batam sebagai transportasi umum yang aman dan nyaman. Namun, keterlambatan distribusi solar bisa menghambat program tersebut jika penumpang terus mengalami keterlambatan.

Menanggapi kondisi ini, Officer Commrel Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Nur Imam Mohamad, mengakui adanya keterlambatan dalam penyaluran solar ke sejumlah SPBU. Namun, ia menegaskan bahwa stok BBM jenis solar di Batam tetap aman.

“Ada keterlambatan penyaluran di beberapa SPBU, tetapi ini hanya bersifat sementara dan diperkirakan kembali normal dalam waktu dekat,” ujar Imam.

Ia juga menambahkan bahwa lonjakan permintaan solar menjelang bulan puasa turut menjadi faktor meningkatnya antrean di SPBU. Meski demikian, Pertamina berjanji akan memastikan distribusi solar kembali berjalan lancar.

“Kami memastikan penyaluran solar akan kembali normal mulai besok,” tutupnya.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Meizon

Berita Terkait

Ruko di Harbour Bay Dibobol, Kamera, Laptop hingga Drone Raib: Polisi Tangkap Pemuda 19 Tahun
Miris! Bayi di Bengkong Batam Tewas Dicekik dan Dibanting Pengasuh
Polisi Tangkap Suami Siri Korban Pembunuhan yang Mayatnya Ditemukan Membusuk di Hutan Sekupang
Motor Raib Saat Salat hingga Tidur: Polsek Sagulung Ringkus Pelaku, 17 Motor Diamankan
Terdakwa Kasus Kematian Calon LC di Batam Akui Menyesal, Keluarga Siap Besarkan Anak Korban
Kapal MV Ocean Porter Berbendera Tanzania Bawa 2,6 Ton Sabu Cair Dicegat Tim Gabungan di Bengkalis
Tuntutan Dju Seng Ditunda untuk Keempat Kalinya, Ini Alasannya
Carolein Divonis 3 Tahun 6 Bulan Penjara di Kasus Gelapkan Mobil Rental 

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 17:43 WIB

Ruko di Harbour Bay Dibobol, Kamera, Laptop hingga Drone Raib: Polisi Tangkap Pemuda 19 Tahun

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:30 WIB

Miris! Bayi di Bengkong Batam Tewas Dicekik dan Dibanting Pengasuh

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:04 WIB

Polisi Tangkap Suami Siri Korban Pembunuhan yang Mayatnya Ditemukan Membusuk di Hutan Sekupang

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:03 WIB

Motor Raib Saat Salat hingga Tidur: Polsek Sagulung Ringkus Pelaku, 17 Motor Diamankan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:50 WIB

Terdakwa Kasus Kematian Calon LC di Batam Akui Menyesal, Keluarga Siap Besarkan Anak Korban

Berita Terbaru