Tahanan Kasus Penipuan Polsek Dukuh Pakis Surabaya Kabur, 4 Polisi Diperiksa Propam

Senin, 15 April 2024 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tahanan Polsek Dukuh Pakis Surabaya Jawa Timur, kasus tipu muslihat melarikan diri, Jumat (12/3/2024). matapedia6.com/ Ilustrasi Net

Tahanan Polsek Dukuh Pakis Surabaya Jawa Timur, kasus tipu muslihat melarikan diri, Jumat (12/3/2024). matapedia6.com/ Ilustrasi Net

MATAPEDIA6.com, SURABAYA – Empat orang anggota Polsek Polsek Dukuh Pakis diperiksa Propam Polrestabes Surabaya Jawa Timur, atas kasus tahanan kabur hari ke empat setelah hari raya idulfitri tepatnya, Jumat (12/3/2024) lalu.

Belum diketahui penyebab kaburnya Tanahan dari Polsek tersebut. Tahanan yang kabur diketahui merupakan tahanan kasus penipuan yang sedang ditangani polisi.

Dikutif dari Tribunnews.com, Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Haryoko Widhi mengatakan tahanan itu adalah tahanan perkara 378 tentang perbuatan tipu muslihat.

Saat tahanan Polsek Dukuh Pakis melarikan diri, saat itu ada empat polisi yang sedang piket. Namun, mereka baru mengetahui pelaku tidak ada di tempat tahanan setelah mengecek ruangan.

Hasil perkiraan polisi pelaku kabur dengan cara naik menjebol bagian jendela teralis di ruang tahanan.

Setelah tralis lepas, tahanan menutup kembali jendela teralis dengan potongan asbes.

“Ini masih dalam proses penyelidikan. Mohon doanya saat ini tim gabungan masih berupaya mengejar pelaku,” kata AKP Haryoko Widhi.

Meski demikian, belum diketahui identitas para polisi yang diperiksa tersebut.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Editor: Redaksi

Berita Terkait

OJK Satukan Industri Keuangan Syariah, Cetak Biru Baru Diluncurkan di Makassar
Dugaan Penyimpangan Dana BPR DCN Malang Capai Rp54,9 Miliar, OJK Serahkan Dua Direksi ke Jaksa
Investasi Bukan Sekadar Cari Cuan, BEI Dorong Investor Lebih Tangguh Hadapi Fluktuasi
OJK Dorong Industri Asuransi dan Dana Pensiun Perkuat Bisnis Berkelanjutan hingga 2030
Pendapatan AI Indosat Tembus US$50 Juta, Bidik Dua Kali Lipat hingga Akhir 2026
Satgas PASTI Tindak 330 Aktivitas Keuangan Ilegal, 11 Pergadaian Ditutup
TelkomGroup Siapkan 4 Teknologi Digital, dari AI hingga Marketplace UMKM
OJK Jatuhkan Denda Rp2,52 Triliun kepada Pelanggar Pasar Modal, DSSA-BREN-CUAN Didenda Rp2,1 Triliun

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:54 WIB

OJK Satukan Industri Keuangan Syariah, Cetak Biru Baru Diluncurkan di Makassar

Minggu, 1 November 2026 - 11:06 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana BPR DCN Malang Capai Rp54,9 Miliar, OJK Serahkan Dua Direksi ke Jaksa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Investasi Bukan Sekadar Cari Cuan, BEI Dorong Investor Lebih Tangguh Hadapi Fluktuasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:34 WIB

OJK Dorong Industri Asuransi dan Dana Pensiun Perkuat Bisnis Berkelanjutan hingga 2030

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Pendapatan AI Indosat Tembus US$50 Juta, Bidik Dua Kali Lipat hingga Akhir 2026

Berita Terbaru