Warga Resah, Klub Malam Atlas di Dream Land Ganggu Kenyamanan Lingkungan

Senin, 12 Mei 2025 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto kondisi klub malam Atlas di Dream Land Marina Kota Batam saat malam hari. Warga sekitar resah atas aktivitas di lokasi, Senin (12/5/2025). Matapedia6.com/ Istimewa

Foto kondisi klub malam Atlas di Dream Land Marina Kota Batam saat malam hari. Warga sekitar resah atas aktivitas di lokasi, Senin (12/5/2025). Matapedia6.com/ Istimewa

MATAPEDIA6.com, BATAM – Keberadaan Tempat Hiburan Malam (THM) Atlas di kawasan Ruko Dream Land, Marina, Sekupang, menuai keluhan dari warga sekitar.

Aktivitas malam hari yang ramai hingga dini hari, suara musik keras, serta kerumunan wanita berpakaian minim dinilai sangat mengganggu ketenangan warga perumahan Dream Land.

Setiap malam, suasana di sekitar THM tersebut selalu dipenuhi pengunjung. Tidak sedikit wanita berpakaian seksi terlihat menunggu tamu di luar lokasi.

Hal ini menimbulkan keresahan, khususnya bagi warga yang memiliki anak-anak dan mendambakan lingkungan hunian yang nyaman dan aman.

“Yang paling membuat kami tidak nyaman adalah banyaknya wanita berpakaian seksi di luar tempat hiburan itu, padahal letaknya sangat dekat dengan pemukiman,” ujar Rendi, salah satu warga Dream Land 1, pada Senin (12/5/2025).

Tak hanya itu, menurut Rendi, para pengunjung yang keluar dari klub sering membuat keributan hingga larut malam. Musik yang diputar pun terdengar keras dan mengganggu waktu istirahat warga.

“Kami ingin tinggal dengan tenang. Anak-anak kami tidak seharusnya melihat atau mendengar hal-hal yang bisa berdampak buruk bagi tumbuh kembang mereka,” lanjutnya.

Keluhan serupa juga disampaikan Wanda, warga Dream Land lainnya. Ia mengaku sudah beberapa kali menyampaikan keberatan kepada RT setempat.

Namun, pengurus lingkungan mengaku tidak pernah memberikan izin kepada pihak THM untuk beroperasi.

“Kami sudah coba berbicara dengan pengelola, tapi mereka berdalih bahwa tempat itu berada di kawasan pertokoan dan bisnis,” jelas Wanda.

Ia menegaskan bahwa warga yang tinggal di Dream Land bukanlah penghuni kawasan ilegal.

“Kami membeli rumah di sini untuk hidup nyaman. Bukan untuk mendengar musik keras dan melihat pemandangan seperti itu setiap malam,” katanya.

Menanggapi keluhan warga, Kapolsek Sekupang Kompol Benhur Gultom menyatakan pihaknya akan mengambil langkah tegas.

“Kami akan tingkatkan patroli di kawasan tersebut dan memanggil pihak pengelola untuk menanyakan langsung soal izin operasional tempat hiburan itu,” tegas Benhur.

Masyarakat kini menantikan respons nyata dari pemerintah dan aparat keamanan agar keresahan mereka segera diatasi, serta menjaga agar lingkungan permukiman tetap kondusif dan layak huni.

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Polisi Amankan Terduga Pencuri Kabel di Baloi Permai Usai Laporan 110
Polresta Barelang Ungkap Kasus Eksploitasi Seksual Anak di Hotel Lubuk Baja, Libatkan WNA Malaysia
Polda Kepri Bongkar Markas Judi Online Internasional di Batam, 24 WNA Diamankan
Pembunuhan Perempuan di Lingga Terungkap, Pelaku Residivis Ditangkap di Lumajang
Polresta Jambi Musnahkan Barang Bukti Narkoba Awal 2026, 38 Tersangka Diamankan
Polda Kepri Bongkar Judi Online di Batam, Operator Kelola 212 Ribu Akun Bot
Digerebek di Kamar Kos, Pria 46 Tahun Diduga Cabuli Keponakan di Sagulung
Polsek Sagulung Ringkus Pencuri Motor di Tembesi, Residivis Beraksi Saat Warga Gotong Royong

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:06 WIB

Polresta Barelang Ungkap Kasus Eksploitasi Seksual Anak di Hotel Lubuk Baja, Libatkan WNA Malaysia

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:26 WIB

Polda Kepri Bongkar Markas Judi Online Internasional di Batam, 24 WNA Diamankan

Senin, 11 Mei 2026 - 21:37 WIB

Pembunuhan Perempuan di Lingga Terungkap, Pelaku Residivis Ditangkap di Lumajang

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:15 WIB

Polresta Jambi Musnahkan Barang Bukti Narkoba Awal 2026, 38 Tersangka Diamankan

Senin, 4 Mei 2026 - 20:44 WIB

Polda Kepri Bongkar Judi Online di Batam, Operator Kelola 212 Ribu Akun Bot

Berita Terbaru