Lik Khai Datangi Polda Kepri, Beri Keterangan ke Penyidik Penimbunan DAS di Baloi Indah

Kamis, 10 April 2025 - 22:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kepri Lik Khai bersama perwakilan dari DPP Partai NasDem Husni Thamrin di gedung Ditreskrimsus Polda Kepri, Kamis (10/4/2025). Matapedia6.com/ Istimewa

Anggota DPRD Kepri Lik Khai bersama perwakilan dari DPP Partai NasDem Husni Thamrin di gedung Ditreskrimsus Polda Kepri, Kamis (10/4/2025). Matapedia6.com/ Istimewa

MATAPEDIA6.com, BATAM – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Lik Khai, akhirnya angkat bicara usai memberikan keterangan kepada penyidik Ditreskrimsus Polda Kepri, Kamis (10/4/2015).

Lik Khai dimintai klarifikasi oleh penyidik Subdit II Eksus terkait dugaan penimbunan Daerah Aliran Sungai (DAS) di kawasan Baloi Indah, Batam.

Dengan mengenakan kemeja biru dan pin DPRD yang tersemat di dadanya, Lik Khai terlihat tegar saat keluar dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 15.00 WIB, setelah menjalani pemeriksaan.

Dia didampingi tiga kuasa hukum, termasuk pengacara dari DPP Partai NasDem, Husni Thamrin.

“Saya diminta klarifikasi, dan saya sampaikan apa yang saya ketahui,” ujar Lik Khai singkat kepada awak media.

Dia menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian.

Di tempat yang sama kehadiran Husni Thamrin sebagai perwakilan dari DPP Partai NasDem menunjukkan adanya dukungan penuh partai terhadap kadernya.

Husni menegaskan kehadirannya adalah bagian dari tugas resmi DPP bidang Advokasi untuk mendampingi Lik Khai dalam menghadapi proses klarifikasi ini.

“Ini masih tahap klarifikasi, bukan pemanggilan sebagai saksi. Kami ingin memastikan proses ini berjalan adil dan transparan,” ujar Husni.

Menurutnya, informasi yang berkembang di publik saat ini belum sepenuhnya mencerminkan fakta di lapangan.

Dia mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh oleh informasi menyesatkan.

Husni menegaskan, dugaan bahwa Lik Khai terlibat dalam penimbunan DAS Baloi tidak berdasar.

Justru sebaliknya, inisiatif yang dilakukan oleh Lik Khai berangkat dari aspirasi warga setempat yang menginginkan adanya normalisasi sungai akibat kondisi aliran yang kotor dan tersumbat.

“Surat permintaan normalisasi dari RT dan RW sudah disampaikan ke kelurahan. Sebagai wakil rakyat, wajar jika Pak Lik Khai menindaklanjuti aspirasi tersebut,” jelas Husni.

Ia pun memastikan bahwa tim hukum akan terus mengawal proses ini hingga tuntas, dan berharap klarifikasi ini menjadi awal terbukanya fakta yang sesungguhnya.

Penulis: Luci |Editor: Meizon

Berita Terkait

Ruko di Harbour Bay Dibobol, Kamera, Laptop hingga Drone Raib: Polisi Tangkap Pemuda 19 Tahun
Miris! Bayi di Bengkong Batam Tewas Dicekik dan Dibanting Pengasuh
Polisi Tangkap Suami Siri Korban Pembunuhan yang Mayatnya Ditemukan Membusuk di Hutan Sekupang
Motor Raib Saat Salat hingga Tidur: Polsek Sagulung Ringkus Pelaku, 17 Motor Diamankan
Terdakwa Kasus Kematian Calon LC di Batam Akui Menyesal, Keluarga Siap Besarkan Anak Korban
Kapal MV Ocean Porter Berbendera Tanzania Bawa 2,6 Ton Sabu Cair Dicegat Tim Gabungan di Bengkalis
Tuntutan Dju Seng Ditunda untuk Keempat Kalinya, Ini Alasannya
Carolein Divonis 3 Tahun 6 Bulan Penjara di Kasus Gelapkan Mobil Rental 

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 17:43 WIB

Ruko di Harbour Bay Dibobol, Kamera, Laptop hingga Drone Raib: Polisi Tangkap Pemuda 19 Tahun

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:30 WIB

Miris! Bayi di Bengkong Batam Tewas Dicekik dan Dibanting Pengasuh

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:04 WIB

Polisi Tangkap Suami Siri Korban Pembunuhan yang Mayatnya Ditemukan Membusuk di Hutan Sekupang

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:03 WIB

Motor Raib Saat Salat hingga Tidur: Polsek Sagulung Ringkus Pelaku, 17 Motor Diamankan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:50 WIB

Terdakwa Kasus Kematian Calon LC di Batam Akui Menyesal, Keluarga Siap Besarkan Anak Korban

Berita Terbaru