DLH Batam Rancang TPS di Tiap Perumahan, Efisiensi Pengangkutan Sampah di Batam

Kamis, 23 April 2026 - 18:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam Dohar Mangalando Hasibuan, saat memberikan keterangan kepada media di Batam Centre, Kamis (23/4/2026). Matapedia6.com/Luci

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam Dohar Mangalando Hasibuan, saat memberikan keterangan kepada media di Batam Centre, Kamis (23/4/2026). Matapedia6.com/Luci

58 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam mulai merancang langkah baru dalam penanganan sampah dengan menghadirkan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di setiap kawasan perumahan.

Program ini juga dibarengi dengan target peningkatan frekuensi pengangkutan sampah hingga setiap hari.

Kepala DLH Batam, Dohar Magalondo Hasibuan, mengatakan gagasan tersebut muncul setelah dirinya melakukan studi banding ke Jakarta Barat bersama Tim PKK Kota Batam beberapa waktu lalu.

Menurutnya, sistem TPS terpusat di lingkungan perumahan dinilai mampu membuat proses pengangkutan sampah menjadi lebih efisien.

“Rencananya, setiap perumahan memiliki TPS sendiri. Dengan begitu, petugas tidak perlu lagi mengambil sampah satu per satu dari depan rumah warga, tetapi cukup dari satu titik,” ujar Dohar saat ditemui di Batam Centre, Kamis (23/4/2026).

Baca juga: Bapemperda Batam Revisi Perda Sampah, Targetkan Solusi Komprehensif

Tak hanya menyiapkan titik pembuangan, DLH juga berencana meningkatkan kualitas fasilitas TPS dengan melakukan pengecoran di setiap lokasi.

Langkah ini diharapkan mampu menjaga kebersihan area, meminimalisir bau, serta memudahkan perawatan.

Dari sisi layanan, DLH menargetkan pengangkutan sampah bisa dilakukan minimal dua hari sekali.

Namun, Dohar menegaskan pihaknya akan berupaya agar pengangkutan dapat dilakukan setiap hari demi menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat.

“Kita maksimalkan pengangkutan, paling lambat dua hari sekali, dan kalau memungkinkan setiap hari,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mendukung program tersebut. Keterlibatan warga melalui RT/RW dinilai krusial agar penentuan lokasi TPS dan pengelolaannya dapat berjalan efektif.

Baca juga: DLH Batam Kebut Pembersihan Tumpukan Sampah di Rumah Pompa Pintu Air Jodoh

“Dukungan masyarakat sangat penting. Melalui RT dan RW, kita harapkan program ini bisa berjalan lancar tanpa menimbulkan persoalan baru,” tambahnya.

Namun, rencana ini tidak sepenuhnya mendapat sambutan positif. Muhammad Yusuf, warga Perumahan Batuaji mengaku ragu dengan penerapan TPS di kawasan perumahan yang sudah padat dan lama berkembang.

“TPS di perumahan itu bagus di konsep, tapi realisasinya sulit. Lokasinya di mana? Tidak semua warga mau ada TPS di dekat rumahnya,” ujarnya.

Menurutnya, rencana tersebut mungkin lebih mudah diterapkan di perumahan baru yang masih memiliki lahan kosong. Sementara untuk kawasan lama, keterbatasan lahan menjadi tantangan utama.

Selain itu, ia juga menyoroti komitmen pengangkutan sampah selama ini yang sering molor bahkan belum berjalan dengan baik.

Yusuf juga mengatakan pembangunan TPS di setiap Perumahan akan menimbulkan masalah baru seperti bau dan penumpukan sampah.

“Kalau tidak diangkut tepat waktu, pasti menimbulkan bau. Lalu siapa yang bertanggung jawab?” katanya.

Baca juga: DLH Batam Kantongi Rp200 Miliar untuk Tuntaskan Masalah Sampah pada 2026

Dia juga mengatakan selama ini pengangkutan sampah belum pernah bagus di Kota Batam. “Tidak mungkin warga buang sampah sembarangan atau buang sampah di jalan kalau sampah dari perumahan diangkut,” kata Yusuf.

Yusuf juga mencontohkan di Sagulung sampai saat ini hampir disetiap sudut terdapat tumpukan sampah.

Hal itu kata Yusuf karena pengaungkatan sampah dari Komplek tidak pernah teratur, dan kalaupun sampah diangkut di tong sampah masih banyak sampah tertinggal.

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Srikandi PLN Batam Hidupkan Semangat Kartini: 87 Kantong Darah Terkumpul, Perempuan Didorong Tampil dan Berdampak
Mako Bakamla Terbesar di Indonesia Diresmikan di Batam, Amsakar: Keamanan Maritim Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Wanita di Batam Jadi Tersangka Penggelapan Mobil Rental, Sewa Kendaraan Lalu Digadaikan
Kadisdikcapil Batam Ungkap Penyebab Antrean Membludak di Disdukcapil
Komisaris Utama Pertamina Patra Niaga Tinjau AFT Hang Nadim dan IT Tanjung Uban, Pastikan Distribusi Energi Andal di Barat Indonesia
Rutan Batam Tegas Perang Halinar: Petugas dan Warga Binaan Satu Barisan
Sekda Batam Dorong Birokrasi Berinovasi, BIA 2026 Jadi Mesin Perubahan Layanan Publik
Imigrasi Batam Amankan 29 WNA di Proyek Opus Bay, Diduga Langgar Izin Tinggal

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 18:23 WIB

DLH Batam Rancang TPS di Tiap Perumahan, Efisiensi Pengangkutan Sampah di Batam

Kamis, 23 April 2026 - 17:54 WIB

Srikandi PLN Batam Hidupkan Semangat Kartini: 87 Kantong Darah Terkumpul, Perempuan Didorong Tampil dan Berdampak

Kamis, 23 April 2026 - 17:54 WIB

Mako Bakamla Terbesar di Indonesia Diresmikan di Batam, Amsakar: Keamanan Maritim Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 23 April 2026 - 16:31 WIB

Wanita di Batam Jadi Tersangka Penggelapan Mobil Rental, Sewa Kendaraan Lalu Digadaikan

Kamis, 23 April 2026 - 13:26 WIB

Kadisdikcapil Batam Ungkap Penyebab Antrean Membludak di Disdukcapil

Berita Terbaru