Indosat Dorong Lompatan Digital Sektor Tambang Lewat Indonesia AI Day

Jumat, 25 April 2025 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Indosat. Foto:Dok/Ist

Indosat. Foto:Dok/Ist

MATAPEDIA6.com, JAKARTA– Transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan keharusan di tengah dinamika global. Menyadari hal ini, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) menyelenggarakan Indonesia AI Day for Mining Industry sebagai bentuk komitmen dalam mendorong akselerasi adopsi kecerdasan artifisial (AI) di sektor pertambangan nasional.

Dengan tema ‘Navigating the Future of Indonesia’s Mining Industry”, acara ini menghadirkan ratusan peserta dari berbagai kalangan: pelaku industri, regulator, dan mitra teknologi.

Lebih dari sekadar forum diskusi, kegiatan ini menjadi panggung kolaborasi strategis untuk mempercepat digitalisasi tambang—dengan tujuan utama: meningkatkan efisiensi, keselamatan kerja, keberlanjutan, dan daya saing industri di tingkat global.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara dunia usaha dan pemerintah.

“Kami mengapresiasi langkah konkret Indosat. AI bukan lagi tren, tetapi kebutuhan strategis dalam memperkuat daya saing industri dan mendorong transisi menuju energi berkelanjutan. Pemerintah pun siap mendukung regulasi dan pengembangan SDM yang relevan,” ujarnya dikutip dalam siaran pers, Jumat (25/4/2025).

Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menyampaikan bahwa perusahaannya tengah berevolusi menjadi AI TechCo.

“Kami percaya masa depan industri pertambangan sangat ditentukan oleh pemanfaatan teknologi. Melalui Indonesia AI Day ini, kami ingin membangun ekosistem cerdas yang inklusif dan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi nasional,” jelasnya.

Acara ini juga menghadirkan sesi diskusi bersama tokoh-tokoh penting seperti Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Dirjen Minerba Kementerian ESDM Tri Winarno, serta pemimpin industri seperti Rachmat Makkasau (PT Amman Mineral) dan perwakilan McKinsey & Company.

Mereka membedah peta jalan transformasi digital industri tambang serta peran AI dan IoT dalam menciptakan ekosistem yang lebih tangguh dan kompetitif.

Dengan inisiatif ini, Indosat mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi lintas sektor, mengakselerasi adopsi teknologi, dan mengembangkan talenta digital guna menciptakan masa depan industri pertambangan yang lebih adaptif, cerdas, dan berkelanjutan.

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

OJK Genjot Digitalisasi Keuangan untuk Perluas Akses Pembiayaan UMKM Indonesia Timur
OJK Siapkan Tiga Fokus Pengembangan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah pada 2026
OJK Limpahkan Tersangka Kasus Asuransi Jiwa Prolife ke Kejari Jaksel, Aset Senilai Puluhan Miliar Disita
OJK Limpahkan Tersangka Kasus BPR SAWA ke Kejari Sidoarjo, Diduga Manipulasi Kredit Rp5,8 Miliar
OJK Sita Aset Rp114 Miliar dalam Penyidikan Eks Pengendali PT Asuransi Jiwa Prolife Indonesia
OJK Dorong Tata Kelola dan Integritas untuk Perkuat Stabilitas Sistem Keuangan
HUT Ke-61 Telkom, Perkuat Transformasi Digital Lewat Gerakan UMKM dan Kompetisi AI
OJK Limpahkan Tersangka Kasus PT BPR DCN ke Jaksa, Dugaan Kerugian Capai Puluhan Miliar Rupiah
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:30 WIB

OJK Genjot Digitalisasi Keuangan untuk Perluas Akses Pembiayaan UMKM Indonesia Timur

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:50 WIB

OJK Siapkan Tiga Fokus Pengembangan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah pada 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:14 WIB

OJK Limpahkan Tersangka Kasus Asuransi Jiwa Prolife ke Kejari Jaksel, Aset Senilai Puluhan Miliar Disita

Senin, 13 Juli 2026 - 17:32 WIB

OJK Limpahkan Tersangka Kasus BPR SAWA ke Kejari Sidoarjo, Diduga Manipulasi Kredit Rp5,8 Miliar

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:56 WIB

OJK Sita Aset Rp114 Miliar dalam Penyidikan Eks Pengendali PT Asuransi Jiwa Prolife Indonesia

Berita Terbaru