Cerita Pilu Wanita Korban Jambret Saat Hadir di Polsek Batam Kota

Jumat, 13 Juni 2025 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fitri korban jambret di Batam Kota tepatnya di jalan kawasan Industri dua Batam Centre pada Rabu (4/6/2025) lalu. Matapedia6.com/Luci

Fitri korban jambret di Batam Kota tepatnya di jalan kawasan Industri dua Batam Centre pada Rabu (4/6/2025) lalu. Matapedia6.com/Luci

MATAPEDIA6.com, BATAM — Siang itu, Rabu (4/6/2025), menjadi momen yang tak akan dilupakan Fitri, warga Batam Kota. Dalam perjalanan menuju tempat kerja, ia menjadi korban penjambretan di Kawasan Industri Tunas 2, Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota.

Saat melintas sekitar pukul 12.30 WIB, seorang pengendara motor tiba-tiba menyusul dari belakang dan merampas tas milik Fitri yang tergantung di stang motornya. Fitri sempat kehilangan kendali hingga terjatuh dan terseret beberapa meter di aspal.

“Saya tidak tahu, tiba-tiba motor dari belakang langsung menarik tas saya. Motor saya oleng dan jatuh,” ungkap Fitri saat ditemui wartawan, Jumat (13/6/2025).

Fitri menuturkan, saat itu ia melaju dengan kecepatan sekitar 70 km/jam. Menurutnya, kecepatan itu masih wajar mengingat kondisi lalu lintas di kawasan tersebut cukup ramai. Namun, aksi penjambret yang begitu cepat membuatnya tidak sempat bereaksi.

Akibat terjatuh, lutut kanan Fitri mengalami luka parah dan masih terasa sakit hingga kini. Ia juga mengaku mengalami trauma, terutama saat kembali mengendarai motor.

“Sampai sekarang saya masih takut naik motor. Kaki kiri saya juga belum bisa lurus karena luka di lutut belum sembuh,” ujarnya sambil menunjukkan perban di kakinya.

Fitri mengingat bahwa beberapa saat setelah terjatuh, seorang perempuan menghampiri dan membantunya ke pinggir jalan. Tak lama kemudian, warga lain berdatangan memberi pertolongan.

Soal pelaku, Fitri hanya sempat melihat sekilas. Ia memperkirakan ada dua orang pelaku, namun tidak mengenali jenis motor yang digunakan karena kondisi saat itu terlalu cepat dan penuh kepanikan.

“Saya cuma lihat dua orang, tapi jenis motornya nggak tahu. Kejadiannya cepat sekali,” tuturnya.

Dalam tas yang dirampas, Fitri menyebutkan tidak menyimpan barang berharga selain dua unit ponsel—Vivo dan iPhone XR—serta uang tunai Rp30 ribu.

“Kalau barang lain nggak ada. Tapi ya mungkin memang lagi apes,” ucapnya pasrah.

Baca juga:Polisi Tembak Dua Pelaku Jambret Sadis di Kota Batam, Korban Wanita Luka Parah Diseret di Aspal

Penulis : Luci

Editor : Zalfirega

Berita Terkait

Jual Motor Curian Tengah Malam, Dua Pemuda Sagulung Disergap Polisi
Polisi Bongkar Penipuan Calo Tiket Pelni di Batu Ampar, Kacab Pelni Edwin: Pelaku Bukan Pegawai
Polisi Ringkus Tiga Calo Tiket Roro di Pelabuhan Punggur, Penumpang Ditipu Saat Arus Mudik
Tiga Terdakwa Kasus PNBP Batam Divonis 1 Tahun, Satu Hakim Tipikor Sampaikan Dissenting Opinion
Pemuda 19 Tahun di Sekupang Ditangkap Polisi Usai Curi Motor Warga
Cinta Segitiga Sesama Jenis di Nongsa Batam Berujung Maut, Berawal dari Asmara hingga Pembunuhan Berencana
Kejari Batam Minta Maaf atas Pernyataan Jaksa di Replik Sidang Sabu 1,9 Ton
Vonis Kasus Narkotika 1,9 Ton Berbeda-beda, Ini Penjelasan PN Batam

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 17:45 WIB

Jual Motor Curian Tengah Malam, Dua Pemuda Sagulung Disergap Polisi

Rabu, 18 Maret 2026 - 04:11 WIB

Polisi Bongkar Penipuan Calo Tiket Pelni di Batu Ampar, Kacab Pelni Edwin: Pelaku Bukan Pegawai

Senin, 16 Maret 2026 - 03:43 WIB

Polisi Ringkus Tiga Calo Tiket Roro di Pelabuhan Punggur, Penumpang Ditipu Saat Arus Mudik

Minggu, 15 Maret 2026 - 17:05 WIB

Tiga Terdakwa Kasus PNBP Batam Divonis 1 Tahun, Satu Hakim Tipikor Sampaikan Dissenting Opinion

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:44 WIB

Pemuda 19 Tahun di Sekupang Ditangkap Polisi Usai Curi Motor Warga

Berita Terbaru